Black Veil Brides Rilis Single ‘Crimson Skies’ untuk Album Baru

Black Veil Brides Rilis Single ‘Crimson Skies’ untuk Album Baru

  • By:
  • Jumat, 2 July 2021
  • 65 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Dalam rangka menuju album barunya, Black Veil Brides kembali menyuguhkan single anyar kepada para penggemar. Unit heavy metal asal California Amerika Serikat tersebut membagikan single bertajuk Crimson Skies pada awal Juni lalu.

'Crimson Skies' disertai dengan video animasi yang memperluas cerita yang mendasari konsep album mendatang berdasarkan ide oleh vokalis Black Veil Brides, Andy Biersack. Video animasi untuk single baru ini dibuat oleh Ale & Cake Illustration dan Tim Edwards, video tersebut menggambarkan konfrontasi antara karakter utama "The Blackbird" dan para pengikutnya saat menghadapi musuh utama mereka bernama "Nine" (9).

Mengumumkan video di Twitter, Biersack menulis: “Video ini mengikuti kanon video musik TPT dan merupakan bab ke-3 dalam cerita. Rekaman dan komik terhubung meriam tetapi mengikuti garis waktu yang berbeda untuk Blackbird. Setelah menonton Crimson Skies, apa prediksimu untuk chapter selanjutnya?”

Adapun, single baru ini sudah dipastikan bakal masuk ke dalam track list dari album kelima Black Veil Brides yang diberi tajuk The Phantom Tomorrow. Berbicara kepada Kerrang pada April lalu, single Crimson Skies akan menjadi salah satu trek yang paling berat di album The Phantom Tomorrow.

“Ada beberapa teriakan (scream), tentu saja, dan beberapa riff yang sangat metal, tetapi pada umumnya tujuannya adalah untuk melukis gambar yang lebih gelap, dan membuat album yang kurang mengkilap. Ada momen-momen rock arena langsung di The Phantom Tomorrow, tetapi secara nada, ini jelas merupakan rekor yang lebih gelap. Dan jika Anda mencari berat, ada lagu seperti Shadows Rise dan Crimson Skies yang memberikan hal itu," jelas Biersack.

Lebih jauh Andy Biersack menjelaskan bahwa tujuan mereka di album baru Black Veil Brides adalah mengembangkan dan memperluas jenis musik, namun tetap tidak melepaskan akar musik metal yang sudah melekat pada band bentukan 2006 ini. Intinya, album The Phantom Tomorrow akan menyuguhkan musik metal cadas seperti di album debut Black Veil Brides, Stitch This Wounds, serta warna musik yang berbeda atau baru.

“Melakukan Re-Stitch This Wounds adalah kesempatan bagi kami untuk melakukan suara metalcore itu lagi, tetapi sehubungan dengan The Phantom Tomorrow, tujuan kami adalah mengembangkan suara kami. Dari segi katalog kami, album ini mungkin paling sesuai dengan Wretched And Divine (album ketiga Black Veil Brides)," jelas Biersack.

“Hal utama dalam hal suara dan segala sesuatu tentang The Phantom Tomorrow, bagaimanapun, adalah detail dan waktu yang kami ambil untuk benar-benar membangun hal ini dan membuatnya multi-faceted. Ada banyak lapisan pada apa yang kami buat, dan itu adalah sesuatu yang sangat kami banggakan," ujarnya.

Black Veil Brides sendiri sudah merilis single pertama untuk album barunya nanti pada November 2020 berjudul Scarlet Cross. Black Veil Brides juga sekaligus merilis video musik dari lagu tersebut. Kemudian pada 12 April lalu, Black Veil Brides merilis single kedua dari album barunya ini berjudul Fields of Bone.

Baca juga: Menanti Album Kelima Black Veil Brides di Tahun 2021

Pada kesempatan itu pula, Black Veil Brides memberi kabar bahwa proses penggarapan album The Phantom Tomorrow terganggu akibat pandemi COVID-19 yang masih melanda. Oleh karena itu, jadwal perilisan album yang awalnya direncanakan hadir pada 4 Juni, harus mundur menjadi 29 Oktober 2021.

"Seperti yang kalian ketahui, pandemi COVID-19 telah mempengaruhi industri produksi di setiap level. Industri musik telah terpukul keras dalam arti bahwa ada penundaan besar dalam pembuatan hal-hal seperti piringan hitam dan produk fisik dan bagian integral lainnya untuk merilis album," jelas Andy Biersack sebagai perwakilan Black Veil Brides.

"Ketika kami selesai merekam 'The Phantom Tomorrow', kami sangat bersemangat tentang album ini sehingga kami ingin mengeluarkannya sesegera mungkin, jadi kami menetapkan tanggal rilis 4 Juni. Kami segera menyadari bahwa dengan memiliki tanggal rilis 4 Juni itu, kami tidak akan dapat memiliki piringan hitam, media fisik lainnya, seri buku komik – semua hal yang telah kami rencanakan untuk rilis," lanjutnya.

"Jadi kami akan menunda rilis rekaman hingga 29 Oktober 2021 di mana kami akan dapat memiliki beberapa variasi vinil, seri buku komik, multimedia yang berbeda, dan hal-hal yang dapat mengatur seluruh rilis ini dengan baik. Kami tahu bahwa ini akan mengecewakan bagi kalian yang menantikan untuk mendengar album penuh pada tanggal 4 Juni, tetapi saya berjanji kepada Anda bahwa Anda akan mendengar musik sekitar tanggal itu dan lebih banyak lagi yang akan datang di masa depan," tuturnya.

Andy juga menjelaskan bagaimana Black Veil Brides bisa sampai berencana untuk menerbitkan buku komik. Dikabarkan olehnya, Black Veil Brides sedang menggarap materi-materi yang diperlukan. Menurut sang vokalis Black Veil Brides itu mulai menulis buku komik itu pada Januari 2020 dan punya ide untuk sebuah cerita.

"Saya sebenarnya baru saja menutup telepon pagi ini dengan perusahaan penerbitan buku komik. Kami sedang mengembangkan semua karya seni dan segalanya untuk itu," jelasnya.

"Saya banyak menggambar saat saya menulis juga. Saya tidak hebat, tapi saya suka bisa mewakili ide saya dengan cara itu. Jadi saya menulis keseluruhan cerita ini dan menggambar desain karakter, dan kemudian, sekitar satu setengah minggu kemudian, kami siap untuk memasuki studio, dan ini kebetulan bahwa seluruh aliran ide ini datang kepada saya," tambahnya.

"Saya mencoba untuk membuat yang satu ini lebih terbuka. Karena saya tidak ingin menulis tentang hal-hal yang tidak saya ketahui; saya ingin itu tentang pengalaman saya. Dan tidak ada yang benar-benar tentang cerita kami yang tidak meniru situasi saat ini, apakah itu pada tingkat pribadi dengan orang-orang yang saya ketahui, atau pada tingkat sosio politik, dengan kegilaan dunia saat ini. Ide-idenya bersifat universal, sehingga membuatnya sedikit lebih mudah untuk melewati perjalanan ini," ujarnya.

Adapun, album The Phantom Tomorrow adalah prekuel dari album konsep mereka sebelumnya Wretched and Divine: The Story of the Wild Ones yang dirilis Black Veil Brides pada 2013 silam. Selain itu, album ini adalah album terakhir Black Veil Brides bersama bassis Ashley Purdy sebelum berpisah dengan band pada November 2019 serta album terakhir yang dirilis melalui Republic Records.

Sementara untuk debut mereka, Black Veil Brides meluncurkan album We Stitch These Wounds pada Juli 2010. Ini merupakan satu-satunya album Black Veil Brides bersama drummer wanita, Sandra Alvarenga, sebelum memutuskan hengkang dan bergabung dengan band Modern Day Escape.

 

Image source: Instagram/Black Veil Brides

0 COMMENTS