“Brighter Days” Single Kedua The Sun Goes Down yang Easy Listening

“Brighter Days” Single Kedua The Sun Goes Down yang Easy Listening

  • By:
  • Selasa, 1 December 2020
  • 276 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

The Sun Goes Down, unit emo-rock asal Mojokerto, Jawa Timur ini kembali meluncurkan single terbarunya. Single terbaru yang dikeluarkan oleh The Sun Goes Down, yaitu berjudul “Bright Days”. Band yang meluncurkan lagu “Bright Days” ini terdiri dari personil Krisno Suwono (vokal), Dhani Rahardian (gitar), Farusma Okta (bass), dan Winaldy Senna (drum). Lagu “Bright Days” sebagai pembuka dari band ini yang telah kembali ke dunia musik pada awal tahun 2019 setelah mereka sempat rehat sejenak. Band yang telah terbentuk sejak 2017 ini telah menunjukkan eksistensinya melalui single perkenalan pertamanya yang berjudul “Poison” yang sudah beredar di berbagai platform music pada tahun 2018 silam. Dalam mengeksekusi lagu ini, The Sun Goes Down berkolaborasi dengan gitaris asal Bandung yang juga tergabung di band Slap It Out yaitu Pras Gs.

Sebenarnya, The Sun Goes Down tidak merencanakan untuk membuat karya “Brighter Days” sejak lama, namun The Sun Goes down mencanangkan tahun 2020 ini sebagai tahun pembuatan dan sebagai tahun perilisan album The Sun Goes Down dengan muatan 10 lagu ciptaannya. Dikarenakan dengan adanya wabah virus Corona, rencana awal mereka menjadi terhambat yang pada akhirnya The Sun Goes Down melahirkan single “Brighter Days” di luar albumnya. The Sun Goes Down membuat lagu “Brighter Days” yang terinspirasi dari wabah pandemi yang sedang terjadi di seluruh dunia. Menurut The Sun Goes Down, lagu ini tepat diproduksi pada situasi saat ini sebagai obat penenang untuk kita semua yang khawatir akan wabah ini dan yang selalu menantikan situasi wabah pandemi ini segera berakhir. The Sun Goes Down lagu ini dapat menimbulkan rasa optimisme dalam situasi ini.

Dalam lagu “Bright Days” menyampaikan sebuah materi yang mengingatkan bahwa suatu saat akan ada titik terang yang pasti akan ditemukan oleh kita. Dalam lagu “Bright Days” ini terdapat lirik, “We all heroes, without flying, mask and rope, the world will shine and we’ll go through this together.” Mengartikan bahwa walaupun dalam melawan bencana wabah ini menimbulkan banyak duka, satu hal yang perlu diingat dan dipastikan bahwa kita tidak sendiri dalam melawan wabah ini. Pada lagu “Brighter Days” ini, The Sun Goes Down pun menyisipkan ucapan terima kasih kepada para pejuang yang telah berusaha sekuat mungkin untuk menekan penyebaran virus Corona. Baik yang disiplin untuk melakukan isolasi karantina mandiri, maupun pihak garda-garda terdepan seperti petugas kesehatan yang telah rela berkorban untuk membantu dalam melawan virus Corona ini.

Selain merilis lagu “Bright Days”, The Sun Goes Down juga membuat video lirik yang berkolaborasi dengan seorang animator berasal dari Mojokerto, lulusan DOES University, Yogyakarta. The Sun Goes Down mempersiapkan video lirik tersebut secara matang dan serius yang telah dirilis pada tanggal 15 Juni 2020 yang lalu. Video lirik tersebut menggunakan konsep animasi yang merupakan hasil kolaborasi dengan seorang animator. Dalam video lirik “Brighter Days” tersebut menampilkan kegiatan-kegiatan kita selama wabah pandemi. Seseorang yang memakai masker, melakukan kegiatan membersihkan rumah, membaca koran, menonton televisi, serta keadaan kita yang sekarang. Di dalam video lirik tersebut juga menampilkan seseorang yang sedang sedih, menangis, rasa panik, serta anxiety yang seperti kita rasakan.

Memproduksi dengan Mandiri

Secara keseluruhan, lagu ini diproduksi secara mandiri oleh The Sun Goes Down. Lagu “Bright Days” ditulis oleh Krisno Suwono, serta pengerjaan artwork dilakukan oleh visual artist asal Mojokerto, Maulana. Semua dilakukan di studio The Sun Goes Down sendiri, terkecuali khusus isian gitar PraGs dieksekusi di studionya sendiri lalu hasilnya dikirim ke personel The Sun Goes Down. Setelah isian gitar telah dikirim ke The Sun Goes Down, maka dilanjutkan dengan dilakukan mixing dan mastering yang dipercayakan untuk dieksekusi oleh drummer The Sun Goes Down, Winaldy Senna, yang sekaligus sebagai audio engineer. Proses rekamannya juga dilakukan di studio The Sun Goes Down sendiri. Dalam menggarap lagu “Bright Days”, The Sun Goes Down menghabiskan waktu selama kurang lebih tiga minggu.

Secara teknis untuk post-production dan sound design, The Sun Goes Down mengadaptasi dari model produksi yang dilakukan oleh Periphery (Nolly Getgood), Joel Lindfors, serta David Maxim Micic. Dalam mengambil referensi musikal, The Sun Goes Down tidak mengacu pada satu aliran saja tetapi ide-ide yang disalurkan dikeluarkan secara spontan dan langsung diaplikasikan dengan nuansa rock. Lagu ini diterapkan formula modern rock yang diberi sentuhan harmoni gitar yang dieksekusi oleh Pras Gs. “Dalam konstruksi musikalnya, kami menyajikan kontruksi musik yang cenderung keras dengan nuansa gitar yang hi-gain namun tetap dikemas secara easy listening dan cukup ‘halus’ sehingga tetap dapat didengar dengan baik oleh orang yang tidak familiar dengan hal yang berbau distorsi. Tujuan dari dibuatnya seperti itu adalah untuk menjangkau berbagai telinga atau pendengar agar bisa didengarkan dan bisa menikmati musik kami,” kata band The Sun Goes Down.

Kehadiran single kedua dari The Sun Goes Down tersebut membuat kita bersama-sama untuk optimisme dalam melewati wabah pandemi ini dan berterima kasih kepada garda-garda terdepan yang sudah rela berkorban demi menekan penyebaran virus Corona ini. Lirik lagu dan video lirik yang diciptakan dan dirilis oleh The Sun Goes Down memberikan banyak makna. Video lirik yang ditampilkan juga sangat berkarakter yang akan relate dengan situasi kita pada saat ini. Lagu “Bright Days” sudah tersedia di berbagai kanal musik digital sejak 9 Mei 2020 lalu dan sudah dapat kita nikmati di berbagai platform tersebut. Mari dengarkan lagu “Bright Days” oleh The Sun Goes Down untuk mendukung karya-karya terbaik dari musisi anak bangsa Indonesia.

0 COMMENTS