Bring Me The Horizon

Bring Me The Horizon Gandeng Musisi-Musisi Papan Atas untuk EP Terbarunya

  • By:
  • Selasa, 3 November 2020
  • 480 Views
  • 2 Likes
  • 1 Shares

Siapa yang tidak kenal dengan Bring Me The Horizon? Band yang pertama kali menggebrak dunia permusikan internasional melalui albumnya Suicide Season di tahun 2008 ini masih aktif berkarya meskipun sempat tidak terdengar kabarnya beberapa tahun ke belakang. Baru-baru ini Bring Me The Horizon menghembuskan nafas segar terkait karya terbarunya di tahun 2020.

Band metalcore asal Inggris ini baru-baru saja menginformasikan tentang EP terbarunya yang rilis di 30 Oktober 2020 lalu. EP terbaru dari Bring Me The Horizon ini diberi judul Post Human: Survival Horror. EP ini merupakan karya lanjutan dari album yang sempat dirilis di tahun 2019, Amo serta EP yang dirilis pada tahun yang sama yaitu Music to Listen To…

Secara keseluruhan, album terbaru dari Bring Me The Horizon ini berisi 9 buah lagu. Tiga diantaranya sudah pernah dirilis dalam format single dan soundtrack untuk video game. Pertama di tahun 2019, Bring Me The Horizon sempat merilis lagu berjudul Ludens yang merupakan salah satu soundtrack video game Death Stranding karya Hideo Kojima. Di dalam video game tersebut Bring Me The Horizon berbagi tempat bersama band dan musisi papan atas lainnya, seperti Chvrches, Major Lazer, dan Khalid. Selanjutnya di tahun 2020, sebagai penyambung untuk merayakan hadirnya EP terbaru mereka, Bring Me The Horizon merilis Parasite Eve di bulan Juni dan Obey di bulan September lalu. Obey merupakan single terbaru dari Bring Me The Horizon hasil kolaborasi bersama Yungblud.

Selain Yungblud, untuk pengerjaan EP terbarunya ini, Bring Me The Horizon juga mengajak kolaborasi musisi yang secara konsep musik dan visual memiliki keselarasan dengan citra dari band asal Inggris tersebut. Kolaborator untuk EP terbaru dari Bring Me The Horizon ini di antaranya adalah Babymetal, Amy Lee dari Evanescence, dan Nova Twins. Bersama Amy Lee, Bring Me The Horizon telah mempersiapkan judul lagunya, yaitu One Day the Only Butterflies Left Will Be in Your Chest as You March Towards Your Death. Informasi terkait judul lagu kolaborasi tersebut diinfokan melalui akun Twitter Amy Lee yang mengemukakan perasaannya untuk segera mendengar hasil akhirnya tersebut.

Untuk EP Post Human: Survival Horror ini, Oliver Sykes selaku vokalis dan frontman dari tubuh Bring Me The Horizon bersama sang pemain keyboard, Jordan Fish dan Mick Gordon mengambil peran sebagai produser. Bring Me The Horizon juga menyatakan bahwa ini adalah EP pertama dari sederet EP yang akan lahir di bawah tajuk Post Human. 

Oliver Sykes pun sempat bercerita tentang makna di balik Post Human menurut dirinya. Bagi vokalis Bring Me The Horizon tersebut, Post Human merupakan sebuah fase bagi manusia yang sudah mengalami evolusi dan tidak lagi masuk ke dalam kategori rantai makanan di dalam kehidupan ini. Ide tersebut diambil dari pemikirannya, jika manusia memiliki potensi untuk dapat menjadi kelompok makhluk hidup yang lebih baik lagi. Tidak lagi soal memikirkan diri sendiri, namun juga sudah mulai memiliki tanggung jawab dalam menjaga keberlangsungan alam. 

Sebelum mendapatkan ketenarannya seperti saat ini, Bring Me The Horizon lahir dari kegemaran Matt Nicholls (drum) dan Oliver Sykes yang sama-sama menyukai musik-musik metalcore dari Amerika Serikat, seperti Norma Jean dan Skycamefalling. Kedua pendiri Bring Me The Horizon ini sebenarnya berasal dari latar belakang musik yang berbeda antara metal dan rock. Namun keduanya sering bertemu di acara hardcore punk di Inggris. Di acara tersebut, akhirnya para pendiri Bring Me The Horizon ini bertemu dengan Lee Malia (gitar) yang cukup menyukai genre musik metal. Terutama thrash metal dan melodic death metal. Lee juga sebelumnya sempat bergabung di dalam sebuah band tribute Metallica. Dari pertemuan itu, para remaja yang kala itu masih berusia 17 hingga 19 tahun ini resmi membentuk Bring Me The Horizon di tahun 2004. Melengkapi formasinya Bring Me The Horizon pun merekrut Matt Kean (bass) dan Curtis Ward (gitar). Bring Me The Horizon pertama kali tampil di depan umum di sebuah acara kecil pada April 2004 silam.

Kelima anggota Bring Me The Horizon ini serius menggarap musik sesuai dengan visi dan misi yang mereka inginkan. Perjalanan karier Bring Me The Horizon dimulai dengan peluncuran album demo berjudul Bedroom Sessions dan EP perdana mereka This Is What the Edge of Your Seat Was Made For. EP yang dirilis pada September 2008 tersebut didistribusikan oleh Thirty Days of Night Records, sebuah label rekaman lokal di Inggris. 


Merasakan potensi besar di dalam tubuh Bring Me The Horizon melalui EP perdananya, This Is What the Edge of Your Seat Was Made For, label rekaman Visible Records akhirnya menawarkan kontrak kerja sama rekaman dengan isi kontrak sebanyak empat album. Selain mendapatkan kontrak rekaman, Bring Me The Horizon juga mendapatkan kesempatan untuk merilis ulang EP perdananya melalui label rekaman yang lebih besar tersebut. Melalui strategi tersebut, Bring Me The Horizon cukup mulai menarik banyak perhatian berkat bertenggernya EP perdananya di tangga album Inggris di peringkat 41. Selain itu, Bring Me The Horizon juga mendapatkan penghargaan sebagai musisi Inggris pendatang baru terbaik versi Kerrang! Awards di tahun 2006. Pencapaian yang didapat di usia muda tersebut, membuka pintu kesuksesan yang cukup lebar pada perjalanan karier Bring Me The Horizon. Meskipun terkesan mudah, nyatanya Bring Me The Horizon juga tidak jarang mendapatkan respon negatif bahkan komentar kontroversial terhadap karya-karyanya dari mata publik maupun pendapat para kritikus musik.

0 COMMENTS