Bruce Dickinson ‘Iron Maiden’: Semakin Besar Musisi, Semakin Mudah Membuat Musik Sampah

  • By: LS
  • Kamis, 1 October 2015
  • 3101 Views
  • 1 Likes
  • 0 Shares

Bagaimana kita memandang karya-karya dari band besar seperti Metallica, Iron Maiden, Black Sabbath ataupun Iron Maiden? Mereka adalah band dengan jam terbang tinggi dan memiliki musikalitas yang disegani baik oleh pendengar, junior mereka, maupun musisi sejawat. Belasan sampai puluhan album mereka rilis dan mereka tetap digandrungi berbagai kalangan dari bermacam generasi.

Tentu, karya-karya terbaru mereka kita apresiasi dalam segala bentuk, dari mendengarkan, menyebarkan sampai membeli rilisan digital atau fisik. Tapi, karya legendaris mereka yang menjadi hits dunia dan timeless akan selalu terngiang dan kita tunggu untuk dinyanyikan bersama ketika mereka menggelar konser. Beberapa kalangan tidak peduli mereka pernah membuat karya buruk atau cuma merepetisi palet musik dari album-album sebelumnya. Lalu, timbul sebuah kesan, apapun yang musisi besar buat akan selalu dipandang baik oleh khalayak luas.

It's easy to make stuff, kind of, by numbers, and it gets easier the better you are. The better the musician that you are, the easier it is to make soulless, rubbish music.” Pernyataan Bruce Dickinson saat wawancara dengan CBC Radio One ini, menggambarkan keresahan yang dialami setiap musisi besar yang hingga saat ini masih berkarir musik.

Ketika mereka konstan menggarap materi dan seakan dikejar waktu, sulit untuk membuat sesuatu yang berbeda dari album sebelumnya. Tidak heran ia mengatakan bahwa membuat musik sampah yang akan dicintai semua orang itu sangat lah mudah.

Menurut Dickinson, ketika sebuah band di awal karirnya menelurkan satu sampai empat album yang mencapai kesuksesan besar, mereka bakal jadi bintang besar sampai dua puluh lima tahun ke depan. “Jika mereka bertahan sampai selama itu, mereka akan tetap memainkan lagu dari album sebelumnya. Setelah itu, mereka bakal sangat sulit membuat excitement yang sama,” ujar Dickinson.

Menggawangi salah satu band besar dan legendaris dalam industri musik rock dunia, Dickinson tidak menginginkan hal tersebut terjadi padanya. Mereka melakukan berbagai macam cara untuk terus membuat excitement yang sama. Setidaknya mereka mencoba.

“Kami melakukan sedikit goncangan berbeda, sedikit perubahan langkah, perubahan attitude, perubahan studio… Studio yang sangat bagus, yang memiliki old-school vibe dengan segala teknologi baru yang ada, tapi itu semua di balik tirai dan kalian harus menganggap itu semua tidak terjadi,” tutur Dickinson.

Apakah yang dilakukan Dickincon bersama Iron Maiden ini bisa dibilang berhasil sejauh 40 tahun yang mereka jalani dalam industri musik? It’s crystal clear.

Foto: teamrock.com, express.co.uk, metalirium.com

0 COMMENTS

Info Terkait

superbuzz
6646 views
superbuzz
1517 views
superbuzz
3142 views