Bruce Dickinson ‘Iron Maiden’ Sesali Perbuatan Axl Rose Saat Konser 1988

  • By: LS
  • Rabu, 9 September 2015
  • 3182 Views
  • 1 Likes
  • 2 Shares

Tidak disangka ada sebuah masalah ketika Gun N’ Roses menjadi pembuka konser Iron Maiden di Quebec City, Canada, pada 16 Mei 1988 silam. Dalam wawancara yang Bruce Dickinson lakukan dengan Journal De Montreal, ia mengungkapkan frontman Gun N’ Roses Axl Rose memperlakukan audiens dengan buruk malam itu, hanya karena mereka berbicara dengan Bahasa Perancis padanya. Hal tersebut membuatnya sangat geram.

Axl memang terkenal tidak begitu ramah pada fans. Sebelumnya ia sempat menghina fans berkaos Slash dalam sebuah konser Gun N’ Roses dan mengatai fans dengan kata kasar pada konser lainnya. Hal yang dilakukan Axl dalam konser di Quebec 1988 seharusnya tidak terjadi, jika saja Axl paham 80% penduduk provinsi Quebec menggunakan Bahasa Perancis sebagai bahasa sehari-hari mereka. Sialnya, hal ini terjadi ketika Gun N’ Roses satu panggung dengan Iron Maiden.

Kejadian tersebut sampai saat ini masih membuat Dickinson kesal, karena menurutnya Axl tidak menghargai penonton Iron Maiden malam itu. “Seharusnya saya datang ke panggung dan memberikannya pukulan saat itu. Bagaimana bisa dia berani-beraninya berbicara seperti itu pada penonton saya malam itu? Saya selalu menyesal tidak memberinya pelajaran saat itu,” ujar Dickinson.

Meskipun kejadian tersebut sudah berlalu selama berpuluh-puluh tahun, Dickinson belum bisa memaafkan tindakan seseorang yang tidak menghargai fans-nya.

 

Foto: ibtimes.co.uk

0 COMMENTS

Info Terkait