BRUCE DICKINSON: Konser di Tengah Zona Perang

  • By: NTP
  • Selasa, 31 January 2017
  • 1435 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Menembus zona perang demi menampilkan musik adalah pernyataan berani yang hanya bisa diucapkan segelintir musisi, salah satunya adalah Bruce Dickinson. Vokalis Iron Maiden ini sempat tampil bersama proyek solonya ketika perang saudara membara di Sarajevo, Bosnia & Herzegovina tahun 1994. Kesaksian para penonton konser tersebut akhirnya diterjemahkan menjadi sebuah film dokumenter berjudul Scream For Me Sarajevo.

“Ide ini terbesit di suatu malam ketika saya sedang membaca tulisan Chris Dale (bassis Sack Trick) tentang konser Bruce Dickinson, tahun 1994 di Sarajevo. Kemudian kami mulai mencari para penonton yang hadir di BKC malam itu, kesaksian mereka akhirnya menjadi sebuah film. Saya mengerjakan film ini bersama Tatjana Bonny, Alex Elena, Tarik Hodzic dan Adnan Cuhara. Film ini akan menunjukkan orang-orang yang hidup normal di tengah semua kekejaman dan horor pengepungan Sarajevo. Scream For Me Sarajevo berbicara soal kehidupan,” jelas pihak penggarap film Jasenko Pasic.

Dickinson menjelaskan apa yang mendasari keputusan untuk tampil di tengah situasi mencekam perang Yugoslavia dalam trailer yang dirilis pada 25 Januari 2017. Vokalis sekaligus pilot pesawat Iron Maiden ini mengatakan bahwa saat itu Sarajevo terputus dari dunia luar dan penduduknya diteror oleh penembakan, pengeboman, dan kelaparan. Di saat itu, ketika suplai listrik dan air sangat langka, Dickinson bersama band solonya, menembus garis depan dan tampil di hadapan para warga yang sedang terjebak.

Dalam wawancara pada segmen The Aebyss di Radio Sarajevo pada December 2015, Dickinson menyatakan bahwa pertimbangan keamanan di era terorisme sekarang sangat menentukan rute tur suatu band agar bisa tampil di hadapan penggemar mereka.

 “Sejujurnya saya akan tetap tampil. Sebetulnya yang harus dipikirkan adalah mereka yang terjebak dan tak punya pilihan. Konser tahun 1994 itu adalah pilihan kolektif kami, kami merasa cukup gila untuk mencoba menggelar konser dengan menembus peperangan di Sarajevo,” papar Dickinson.

Film yang didalangi penulis naskah Jasenko Pasic dan sutradara Tarik Hodzic ini sebelumnya sudah ditayangkan di Sarajevo Film Festival pada bulan Agustus 2016. Dokumenter yang diproduseri Prime Time Productions ini akan dirilis secara komersial di akhir tahun 2017.

0 COMMENTS