Bruce Springsteen

Bruce Springsteen Rasakan Pencapaian Terbaik Selama Berkarya

  • By:
  • Sabtu, 28 November 2020
  • 253 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Rasanya sudah sepantasnya jika Bruce Springsteen dianggap sebagai salah satu musisi legendaris saat ini. Berkat pencapaian dan perjalanan kariernya, Bruce Springsteen kerap kali melahirkan karya-karya yang tidak lekang oleh waktu. Hal tersebut selaras dengan pencapaian terkini Bruce Springsteen sebagai musisi pertama yang selalu masuk ke dalam daftar peringkat lima album terbaik versi Billboard Hot 200 selama enam dekade ke belakang.

Untuk karya terbarunya, Bruce Springsteen baru saja merilis album terbaru yang juga jadi album ke-20 selama kariernya sebagai musisi pada Oktober 2020, berjudul Letter To You. Album tersebut menambah daftar pencapaian Bruce Springsteen sebagai seorang musisi yang konsisten berhasil berada di posisi lima teratas untuk tangga album Billboard Hot 200 yang juga dikenal secara internasional. Pencapaian album Letter To You juga hadir untuk mengulangi kesuksesan yang Bruce Springsteen dapatkan melalui album Western Stars yang dirilis pada tahun 2019. 

Tidak hanya para pendengar setianya yang merasakan bahwa album terbaru dari Bruce Springsteen tersebut layak mendapatkan pencapaian di posisi lima besar. Nyatanya para kritikus dan media musik pun mengagumi karya terbaru dari Bruce Springsteen. Menurut para kritikus dan media musik internasional, album terbaru dari Bruce Springsteen ini dianggap memiliki kualitas terbaik untuk bersanding dengan album The Rising yang dirilis pada tahun 2002. Album ini juga dianggap sebagai sebuah akumulasi perasaan dan pengalaman pribadi dari Bruce Springsteen yang menceritakan tentang perjalanan hidupnya di masa lampau serta perjuangannya untuk tetap menghadirkan karya terbaik dan menjaga eksistensinya di industri musik hingga saat ini.

Demi menggambarkan emosi yang dirasakan oleh sang musisi yang kini berusia 71 tahun tersebut, Bruce Springsteen bekerja sama dengan Apple TV untuk merilis sebuah film dokumenter berjudul Letter To You. Secara garis besar, film dokumenter ini menceritakan tentang proses rekaman yang harus dilalui oleh Bruce Springsteen. Dengan lini waktu shooting selama empat hari, film dokumenter berdurasi satu jam ini menampilkan dinamika proses kreatif antara Bruce Springsteen dengan E Street Band selama 20 tahun berkarya bersama. Di film dokumenter ini juga mengangkat kisah tentang Bruce Springsteen yang merupakan satu-satunya anggota The Castilles yang masih hidup hingga saat ini. The Castilles merupakan sebuah band yang dibentuk oleh Bruce Springsteen semasa remaja. 

Menggunakan proses rekaman sebagai latar utama pada film dokumenter ini, para penonton diharapkan dapat menemukan sudut pandang lain dari Bruce Springsteen, terutama tentang bagaimana dirinya harus bertahan melawan rasa sedih dan ketakutannya tentang kematian. Meskipun dikemas dengan nuansa melankolis, film dokumenter ini juga berhasil menangkap keceriaan yang dirasakan oleh Bruce Springsteen. Keceriaan tersebut kerap hadir ketika Bruce Springsteen masuk ke dalam studio untuk dapat bertukar ide bersama para anggota band lainnya serta berkat kehadiran sang istri, Patti Scialfa.

Film dokumenter tentang perjalanan hidup dan karier Bruce Springsteen ini juga dilengkapi dengan komentar dari orang-orang terdekatnya. Salah satunya adalah Steven Van Zandt yang merupakan pemain gitar di dalam tubuh E Street Band, Menurut sang gitaris, Bruce Springsteen tidak hanya merupakan seorang musisi yang bertalenta, namun juga memiliki kepribadian yang hangat dan terbuka. Setiap anggota di dalam band merasa memiliki kedekatan yang erat, layaknya sebuah keluarga. Bruce Springsteen selalu menilai keberadaan orang di sisinya adalah hal penting yang harus dirinya jaga dan hormati. Untuk aspek musikalitasnya, film dokumenter ini menangkap dengan baik sisi profesionalitas dari Bruce Springsteen dan E Street Band. Hal tersebut ditunjukkan melalui permainan musik yang tidak pernah terdengar sumbang dan setiap anggota band sangat peka terhadap alat musik yang dimainkannya.

Dokumenter Letter To You juga menjelaskan tentang cerita tiga buah lagu yang masuk ke dalam nomor di album baru Bruce Springsteen tersebut. Melalui komentar dari sang musisi, dirinya mengakui bahwa tiga lagu tersebut sudah ditulis kurang lebih 50 tahun lalu. Hitungan tersebut melebihi dari waktu ketika Bruce Springsteen pertama kali muncul ke permukaan bersama album perdananya di tahun 1973.

Kembali ke pencapaiannya sebagai musisi dengan album terbaik, di era 1970-an sendiri, Bruce Springsteen berhasil meraih posisi teratas pada tangga lagu ternama tersebut melalui dua buah albumnya yang berjudul Born to Run di tahun 1975 dan album berjudul Darkness On The Edge Of Town yang rilis pada tahun 1978. 

Bruce Springsteen kembali mengulangi kesuksesannya di era 1980-an. Kali ini tidak tanggung, tanggung, total ada lima buah album rilisan Bruce Springsteen yang berhasil masuk ke dalam peringkat lima terbaik dan album berjudul The River yang rilis di tahun 1980 berhasil meraih posisi teratas pada tangga album tersebut. Untuk karya selanjutnya dari Bruce Springsteen di era tersebut diikuti oleh Nebraska, Born In The USA, Bruce Springsteen & The E Street Band 1975-1985, dan Tunnel Of Love.

Masuk ke dekade 1990-an, Bruce Springsteen sempat meraih posisi kedua dan ketiga untuk chart album Billboard Hot 200 melalui karyanya yang berjudul Human Touch dan Lucky Town di tahun 1992. Ini adalah kali pertama Bruce Springsteen mendapati namanya berhasil meraih posisi tiga teratas dalam tahun yang sama. Tidak hanya itu, bahkan album kompilasi lagu-lagu terbaiknya pun yang dirilis Bruce Springsteen pada tahun 1995 berhasil merajai tangga album internasional kala itu. Sedangkan di era 2000-an, melalui album berjudul The Rising, Devils & Dust, We Shall Overcome: The Seeger Sessions, Magic, dan Working On A Dream secara konsisten mampu meraih posisi lima teratas. 

0 COMMENTS