Car Seat Headrest Hadirkan Nuansa Berbeda dari Album Terakhirnya

Car Seat Headrest Hadirkan Nuansa Berbeda dari Album Terakhirnya

  • By:
  • Rabu, 14 July 2021
  • 1008 Views
  • 1 Likes
  • 57 Shares

Pada pertengahan tahun 2020 lalu, Car Seat Headrest sempat merilis album ke-12 mereka berjudul Making A Door Less Open. Namun setelah satu tahun berlangsung, ternyata Car Seat Headrest masih belum selesai dalam mengolah segala macam potensi yang ada dari album tersebut. Di pertengahan tahun ini akhirnya Car Seat Headrest kembali dengan karya baru yang masih membawa semangat serta energi yang didapatkan dari album ke-12 mereka.

Semangat dan energi baru yang dimaksud oleh Car Seat Headrest ini hadir dalam sebuah mini album berisi lagu-lagu mereka di album ke-12 yang di-remix ulang oleh Will Toledo dan rekan-rekannya di dalam Car Seat Headrest serta beberapa nama musisi lainnya, seperti Superorganism, Scuba, dan Dntel. Dalam mini album bertajuk MADLO: Remixes, Car Seat Headrest merilis 5 buah lagu agar para teman sesama musisinya mampu menghadirkan interpretasi yang berbeda serta memberikan nyawa baru ke dalam musiknya. 

Selain merilis MADLO: Remixes, Car Seat Headrest juga merilis mini album cover. Dalam mini album tersebut, Will Toledo bersama anggota bandnya di Car Seat Headrest menyanyikan ulang lagu-lagu yang menjadi inspirasinya dalam menulis materi untuk Making A Door Less Open. Untuk mini album ini, Car Seat Headrest merilis 4 buah lagu cover yang terdiri dari Golden Years dari David Bowie, Substitute dari The Who, March Of The Pigs karya Nine Inch Nails, serta Running Up That Hill milik Kate Bush. Kedua mini album yang karya Car Seat Headrest tersebut sudah dirilis secara resmi dan tersedia di berbagai layanan musik streaming sejak akhir Juni lalu.

Berbicara mengenai album ke-12 Car Seat Headrest, diketahui dari penggarapan album Making a Door Less Open ini adalah, Car Seat Headrest telah mulai menggarap materi dasar sejak tahun 2015. Bahkan saat mereka belum bergabung di bawah naungan Matador Records. Pada awal penggarapannya, Will Toledo ingin membuat lagu dengan nuansa electro pop untuk Car Seat Headrest. Namun, proses tersebut akhirnya mundur dan akhirnya baru bisa direalisasikan pada tahun 2018. 

Will Toledo juga menyatakan bahwa album terbaru dari Car Seat Headrest ini cukup dipengaruhi dari berbagai macam genre yang saat ini mendominasi industri musik, seperti EDM, hip hop, futurism, doo-wop, soul, dan rock and roll. Pengaruh industri musik juga menghadirkan keunikan dari urutan track list yang berbeda-beda di setiap format album ini, baik dari piringan hitam, cd, maupun format streaming. Hal itu disebabkan karena Car Seat Headrest fokus untuk menjaring pendengar mereka yang lebih gemar mendengarkan lagu secara acak. Maka, setiap lagu di dalam album ini memiliki kekuatannya masing-masing.

Berisi 11 lagu, album Making a Door Less Open juga jadi karya baru dari hasil kerja sama Antara Car Seat Headrest dan Matador Records setelah kurang lebih 5 tahun Bersama. Untuk album terbarunya, proses penggarapan materi Car Seat Headrest ini cukup dipengaruhi dari musikalitas yang ditawarkan oleh 1 Trait Danger. 

1 Trait Danger merupakan sebuah proyek musik sampingan dengan nuansa pop elektronik yang diusung oleh Will Toledo dan drummer dari Car Seat Headrest, Andrew Katz. Pengaruh tersebut membawa nuansa baru bagi Car Seat Headrest sekaligus jadi alasan lain bagi Car Seat Headrest untuk merekam sebuah album dengan materi relatif baru. Pasalnya, dalam penggarapan album, Car Seat Headrest kerap kali menyantumkan lagu-lagu lama mereka yang lebih dulu dirilis sebagai single lepas.

Sebagai amunisi untuk mempromosikan album barunya, Car Seat Headrest tercatat telah merilis empat buah single, di antaranya adalah lagu berjudul Hollywood, Martin, Can’t Cool Me Down, dan yang terakhir di rilis di penghujung tahun 2020 adalah There Must Be More Than Blood. Untuk menghadirkan keunikan dalam perilisan single keempat dari album Making a Door Less Open ini, Car Seat Headrest memilih merilis There Must Be More Than Blood dalam format video klip akustik. Mengusung tema isolasi mandiri, dalam video klip tersebut terlihat Will Toledo sembari memakai topeng bermain gitar di dalam kamar atau studio rumahnya. 

Dirilis sebagai album ke-12, Making a Door Less Open merupakan karya terbaru dari Car Seat Headrest semenjak terakhir kali mengeluarkan album di tahun 2018, berjudul Twin Fantasy (Face to Face). Mendapat julukan sebagai salah satu band rock modern yang cukup produktif, tradisi ini sudah dilakukan oleh Will Toledo semenjak dirinya membangun Car Seat Headrest sebagai proyek solo musiknya. Sepanjang musim panas di tahun 2010, total ada empat buah album yang dirilis oleh Car Seat Headrest. 

Kala itu Will Toledo baru saja lulus sekolah menengah atas dan sedang menunggu untuk mengikuti pelajaran sebagai mahasiswa. Seusai merilis empat album awal bagi Car Seat Headrest, Will Toledo memutuskan untuk melanjutkan studinya di Virginia Commonwealth University. Di semester awal sebagai seorang mahasiswa, Will Toledo kembali merilis karya untuk Car Seat Headrest. Kali ini hadir dalam format EP berjudul Sunburned Shirts EP.

EP yang dirilis Car Seat Headrest semasa Will Toledo menjadi mahasiswa baru merupakan sebuah landasan untuk album kelimanya yang diberi judul My Back Is Killing Me Baby dan dirilis secara mandiri pada tahun 2011. Di tahun 2012, Car Seat Headrest baru pertama kali tampil dalam format full band. Kali ini, Will Toledo dibantu oleh teman kuliahnya Katie Wood, Austin Ruhf, dan Christian Northover. Hubungan antara keempat mahasiswa tersebut akhirnya menghasilkan sebuah album live berjudul Live at WCWM. Meskipun berhasil menelurkan sebuah karya bersama, nyatanya Will Toledo tidak melanjutkan kerja sama dengan ketiga koleganya tersebut.

 

Image courtesy of Carlos Cruz

0 COMMENTS