Petra Sihombing x Jevin Julian HPSF'19

Cerita di Balik Kolaborasi Petra Sihombing X Jevin Julian

  • By: NND
  • Jumat, 13 September 2019
  • 256 Views
  • 10 Likes
  • 2 Shares

Petra Sihombing dan Jevin Julian mungkin sudah tidak asing di telinga mereka yang gemar menggeluti dunia solois lokal—lebih-lebih mereka yang juga mendalami siapa saja produser-produser muda yang dimiliki Tanah Air dewasa ini. Ya! Keduanya merupakan bara yang membawa angin segar dalam pentas musik nasional, dan sekarang mereka berdua telah menggabungkan kekuatan kreatif mereka—menghasilkan karya-karya musik yang tentunya selalu berhasil menyihir siapapun yang mendengarkannya. Berawal dari sebuah single, kolaborasi ini berbuah menjadi sebuah kolektif bermusik yang apik, dan untuk itu, SUPERMUSIC merasa kita butuh membedah cerita di baliknya.

Beruntung, sebelum naik panggung di Hodgepodge Superfest 2019, Tim SUPERMUSIC berkesempatan untuk bercengkerama secara ekslusif bersama kedua produser muda ini. Petra dan Jevin ditemui di tenda backstage sesaat sebelum mereka bersiap pentas. Meski masih akan bermain, mereka menjalani sesi wawancara dengan sabar dan ramah—tidak ada kesan terburu-buru dari keduanya. Kami menanyakan bagaimana awal kolaborasi ini, apa rasanya bekerja dengan sesama produser, juga tentang perombakan set mereka. Simak wawancara lengkapnya, di bawah ini:

***

SMID: Awal mula kolaborasi ini kalau nggak salah bermuara dari single, ya? Itu gimana sih cerita di baliknya?

Petra: Jadi ceritanya, awalnya kita ketemu pas lagi liburan. Hahaha! Gue nggak bisa nyeritainnya kayak lo (sembari menoleh dan tertawa ke Jevin). Pokoknya lagi liburan nggak sengaja ketemu gara-gara gue ngobrol sama bininya. Terus dari situ, pas kita balik lagi ke Jakarta mulai ketemuan dan ngobrol-ngobrol. Tadinya nggak mau ngomongon musik, cuman tiba-tiba jadi ngomongin musik. Terus akhirnya gue main ke rumah dia dan terjadilah satu lagu itu, “Save Me, Poseidon”.

SMID: Jadi siapa nih dalangnya? Mas Petra? Atau Mas Jevin?

Petra: Dia sih, sebenarnya (menunjuk ke Jevin). Hahaha!

Jevin: Iya “Save Me, Poseidon” itu yang pertama, dan gue udah bikin aransemennya duluan, terus Petra dateng bawa ide baru untuk ditambahin, dan akhirnya ya udah Petra bilang, ‘gue main ke rumah lo aja, deh’ dan jadi kita kerjain bareng.

SMID: Akankah kolaborasi ini akan bermuara jadi sebuah EP? Atau sebuah album, bahkan?

Petra: Iya!

Jevin: Iya, kedepannya!

P&J: Amin!

Jevin: Kita sebenarnya udah rencana untuk meneruskan projek itu (EP/Album), tapi sampai sekarang belum kejadian aja—baru ada satu lagu dan itu aja belum selesai sebenarnya. Belum ketemu waktunya lagi buat kita nge-produce bareng-bareng.

SMID: Sejauh ini Indie, ya? Ada labelnya ngga?

Petra: Hmmm, kita punya label—tapi label sendiri, hahaha!

SMID: Lanjut! Kalian berdua inikan produser, ya; dan dalam membentuk proyek ini, apakah format dua produser itu sebuah kesamaan yang tidak direncanakan atau gimana?

Petra: Iya bisa dibilang begitu. Sebenarnya gue juga nggak nyari harus produser juga, sih. Gue pun kalau kolaborasi gue gak pernah kayak, ‘eh gue pengen kolaborasi sama ini ah’, gitu. Kadang yang ketemu di mana aja gitu, terus ngobrol-ngobrol dan nyambung. Gue lebih mending yang kaya begitu sih dibanding yang udah di planning harus colab sama siapa-siapanya. Beruntung, dapetnya produser juga!

SMID: Apa yang menarik dari kolaborasi antara dua produser?

Jevin: Hmmmm... Idea-nya sih sebenernya! Soalnya selama ini gue kerja sendiri, gue ada di bagian ini misalnya, dan gue gapernah nge-reach yang ada di bagian lain. Sama Petra, tiba-tiba dia bisa dateng bawa sesuatu dari bagian situ yang gak pernah gue sadar sebelumnya. Jadi kaya, wow! Gue jadi bisa nemuin idea baru lagi—bisa nemuin formula baru lagi. Nemu pelajaran baru, lah!

Petra: Betul banget! Ide!

SMID: Oke, lanjut lagi ya! Abis ngomongin musik kalian, sekarang kita ngomongin festival. Gimana nih, kesannya main di Hodgepodge Superfest 2019?

Petra: Gue selalu tegang.. hahaha! Selalu tegang kalau main di festival, karena banyak banget musisi lain yang bagus-bagus gitu.

Jevin: Kalo tegang sih pasti iya ada tegangnya. Itu pasti. Tapi at the same time gue juga excited, sih! Cuman agak ngeri aja. Agak ngeri di beberapa lagu karena takut lupa-lupa, takut blank aja gitu misalnya. Cuman biasanya kalau udah di atas panggung udah nggak sih.

Petra: Nah, sekarang kita bakal ngebawain sebuah konsep. Kaya kemarin gue sama Jevin udah garap tur dan sekarang kita bawain konsep live di tur itu ke panggung Hodgepodge Superfest 2019 ini. Jadi, bakal banyak changes kecil-kecil yang kita lakukan buat nge-fit konsep konser ini kedalam set festival yang durasinya lebih sebentar.

Jevin: Iya, soalnya set kita yang pas di tur itu dua jam! Hahaha!

SMID: Banyak yang dirombak dong berarti?

P&J: Banyak! Hahaha!

Petra: Makanya kita sedikit tegang!

Jevin: Iya jadi dipadetin sampe satu jam gitulah

SMID: Berarti hasilnya tinggal ditonton langsung aja nih, ya?

Petra: Langsung ditonton aja, betul!

SMID: Okedeh, terima kasih banyak Mas Petra dan Mas Jevin!

P&J: Sama-sama!

***

Tak lama kemudian, perombakan yang mereka itu tuturkan itu nampak tidak menjadi sebuah masalah besar bagi Petra dan Jevin. Set-nya berjalan mulus dan tentunya, semua penonton yang menyaksikan berhasil dipaku dengan musik-musik mereka yang unik dan cukup membius. Petra dan Jevin merupakan sebuah amunisi baru yang dimiliki oleh Indonesia; dua produser dan musisi penuh talenta yang masih memiliki karir yang panjang untuk terus berkiprah dan memberi warna-warna segar dalam belantika musik lokal.

Setelah mewawancarai Petra X Jevin, kita masih punya satu nama musisi lokal lagi yang sempat diwawancara? Penasaran siapa mereka? Bisakah kalian menebak? Pantau terus SUPERMUSIC agar tidak kelewatan, ya!

1 COMMENTS
  • Christianseanl

    Like

Info Terkait

superbuzz
125 views
superbuzz
181 views
superbuzz
600 views
supernoize
266 views
superbuzz
210 views