Compadres Rilis Lagu Anyar Sarat Makna, ‘Mannasiya’

Compadres Rilis Lagu Anyar Sarat Makna, ‘Mannasiya’

  • By:
  • Selasa, 15 June 2021
  • 102 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Single baru dihadirkan oleh grup musik asal Jakarta, Compadres. Single baru ini merupakan tunggalan keenam mereka yang diberi tajuk Mannasiya (Berhulu Hina Berhilir Fana). Selaras dengan judulnya yang begitu filosofis, single anyar dari Compadres kali ini mengangkat tema soal peradaban manusia yang sangat dinamis, beriringan dengan zamannya.

Lagu bernuansa pop era 70-an ini sarat dengan komposisi yang menghadirkan tata suara klasik dan padat instrumen. Compadres berhasil menjahit tema lagu dengan nuansa musik yang mudah untuk didengarkan sambil mengingatkan makna hidup kita sebagai manusia yang punya beragam peran di dunia.

 “Ada yang namanya harum dan mencapai marwah yang tinggi setelah sebelumnya pernah mengalami kejatuhan dan kehinaan. Ada juga lakon manusia sebagai insan yang mengaku ber-Tuhan namun sikap dan pemikirannya justru sebaliknya, lebih mengedepankan logika ketimbang perintah dari Tuhannya. Seakan-akan logikanya lebih di-Tuhankan daripada Tuhannya sendiri,” ungkap Adhi Rahman, penulis musik dan lirik, arranger dan pemain instrumen keyboard, backing vocal serta perkusi di Compadres.

Di tengah gempuran lirikal yang lugas, Compadres justru menghadirkan diksi-diksi Indonesia yang tidak lumrah digunakan dan multi tafsir. Selain untuk pengingat para personel di Compadres, lagu ini juga menawarkan pengalaman bagi pendengar untuk menikmati lirikal yang filosofis, santun, namun punya banyak perspektif.

“Kami ingin mengoptimalkan penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa yang agung, dan penggunaan diksi yang so called tidak biasa itu sebagai upaya kami untuk menghindari penulisan lirik yang klise,” ujar Adhi.

Dengan dirilisnya lagu ini juga sekaligus menjadi penanda kesiapan mereka akan perilisan album penuh Compadres yang rencananya dirilis dalam waktu dekat. Campur tangan Indra Q untuk mengola tata suara mereka di album ini patut kita nanti. Proses rekaman dilakukan di Lontar Studio oleh Edi Kusnadi sebagai operator.

10 track dalam album sudah dipersiapkan dengan mengusung konsep musik bergaya combo/band dan juga format chamber dan symphony dengan melibatkan lini string oleh musisi-musisi yang biasa bermain di kelompok orkestra milik Erwin Gutawa.

Adapun lini woodwind antara lain digawangi oleh Harry Winanto. Bertindak sebagai orchestra conductor adalah Bowie Djati, seorang pemain dan praktisi orkestra Indonesia. Kini Mannasiya (Berhulu Hina Berhilir Fana) sudah dapat didengarkan di digital streaming platform kesayangan Anda.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Compadres (@compadres.music)

TENTANG COMPADRES

Compadres diambil dari bahasa latin yang berarti “kawan-kawan”. Band ini merupakan proyek musik yang ditujukan sebagai wadah untuk menuangkan idealisme bermusik para personelnya. Mereka adalah Adhi Rahman, Gilang Pramudya, Hario Nugroho, Viqi Fauzi yang melintasi berbagai genre dan sub genre.

Mereka memiliki visi untuk mengambil yang terbaik dari sumber daya setiap personel yang berbeda-beda untuk dijadikan karya musik Compadres. Bersama personelnya kini, Compadres selalu mengambil tema-tema yang positif untuk dituangkan ke dalam lagu-lagu mereka sesuai dengan slogannya “Kami bermusik untuk membuat orang senang, bukan berang.”

Sebelum merilis single Mannsiya, Compadres merilis single berjudul Terbiru pada April 2020. Disebutkan bahwa single ini punya nuansa berbeda dari lagu-lagu mereka sebelumnya. Di single ini, Compadres memadukan musik fusi California ditambah dengan 70's american rock dan city pop.

Terbiru sekaligus menjadi lagu cinta pertama yang dirilis oleh Compadres. Meski demikian, band yang pernah mengisi soundtrack untuk film Gundala tersebut tetap menawarkan nuansa yang tidak kalah fresh dari single-single sebelumnya. Suguhan aransemen musik yang beragam memberikan warna mengasyikan untuk mengiringi cerita asmara, dibalut dalam lirik yang menjauhi perspektif klise soal lagu cinta yang jamak terdengar di khalayak umum.

 

Image source: Dok. Compadres

0 COMMENTS