Curation Records Miniatur Skena Musik Los Angeles Garapan Brent Rademaker

Curation Records Miniatur Skena Musik Los Angeles Garapan Brent Rademaker

  • By:
  • Selasa, 4 May 2021
  • 45 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Tidak ada yang lebih membanggakan dan memuaskan bagi seorang Brent Rademaker selain berkontribusi untuk komunitas dan daerah yang sudah membesarkan namanya. Menghabiskan hidup selama lebih dari 3 dekade di California, Los Angeles, Amerika Serikat, Brent memutuskan membentuk label rekaman sendiri dengan nama Cuaration Records.

Brent Rademaker bukan nama baru di skena musik California, sejak tahun 90-an ia sudah malang melintang bermain di band-band terkenal LA. Mulai dari band indie rock Further di awal 90-an, kemudian bermain di proyek bandnya yang paling sukses, Beachwood Sparks, di awal tahun 00-an, kemudian beberapa tahun belakangan ini bermain di band folk-rock, GospelbeacH.

Dengan segudang pengalaman nge-band, menjadi roster di sebuah label rekaman, Brent Rademaker sudah paham betul dengan skema bisnis di industri musik. Dengan statusnya sebagai veteran musik di Los Angeles, Brent akhirnya mendirikan Curation Records yang resmi dirilis pada 2019 dengan slogan "California curated cool".

"Awalnya, saya membantu banyak band di LA, membuat mereka bisa tampil, memberi mereka kontrak rekaman, intinya cuma menggaet orang dan musisi. Kemudian ada seorang teman berkata, "Saya suka band Mapache yang Anda bantu. Apakah Anda yang membawa mereka?" Saya berkata, "Tidak, tidak, saya hanya menyukai mereka dan saya hanya mencoba membuat orang lain mendengarkan mereka," kata Brent Rademaker kepada Notreble.

"Kemudian dia berkata kalau saya harus membuat label rekaman sendiri," ujarnya.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Curation Records (@curation_records)

Dari situ, Brent Rademaker mulai menghubungi rekan-rekannya di Beachwood Sparks yang sudah lama tak merilis album dan menawarkan untuk membuat karya baru di bawah label garapan Brent. Ide itu disambut baik oleh rekan-rekannya dan berlanjut dengan datangnya roster lain.

Salah satu proyek sampingan personel Beachwood Sparks, Farmer Dave, Farmer Dave and the Wizards of the West lantas bergabung. Kemudian penulis lirik untuk GospelbeacH, Trevor Beld Jimenez, bergabung, dan GospelbeacH sendiri juga ikut menjadi roster Curation Records setelah merampungkan kontrak rekaman dengan label lain.

"Saya mulai berpikir, "Wow, kami punya banyak rekaman di sini. Mari kita kurasi karya-karya ini, LA versi kecil saya ada di sini di Hyland Park. Ayo buat label rekaman dan itulah yang terjadi," jelas Brent Rademaker.

Dengan semangat melestarikan warisan musik di Los Angeles, membikin Curation Records tidak pandang bulu soal genre musik. Mulai dari lo-fi, atau nuansa musik 70-an, psychedelia ada di sana. Selain band atau artis yang berasal dari kenalan Brent selama tiga dekade bermusik, Curation Records juga memiliki roster muda dalam diri Pacific Range yang baru saja merilis album debut, High Upon.

"Saya berharap pengalaman saya yang membedakan kami dari label rekaman lain, melakukan kurasi langsung dari komunitas teman yang telah saya ajak bermusik selama 25 tahun terakhir. Kami memiliki proyek seniman muda (Pacific Range), FDWOW, dan seniman warisan (The Tyde) yang semuanya membuat rekaman di Curation Records. Kami tidak selalu tentang "garis bawah" atau untuk menghasilkan uang, melainkan memperkaya warisan musik kota Los Angeles selalu menjadi motivasi utama saya," ujar Brent Rademaker.

Meski berada di jalur label indie, Brent Rademaker tak mau Curation Records membuat artis mereka kewalahan mengurusi semua hal dari produksi musik, promosi, hingga distribusi. Bukan tak menghargai prinsip DIY (did it yourself), bagi Brent situasi ideal adalah ketika band harus menjalankan tugas band begitupun label yang semestinya bertugas sebagai label.

“Jika Anda melakukan segalanya, kapan Anda akan punya waktu untuk menulis lagu? Itu adalah mimpi saya sebagai seorang seniman: bahwa ada seseorang menjual rekaman saya dan membuat rekaman saya didengarkan. Saya ingin menjadi pria itu," kata Brent.

"Ketika artis datang kepada saya, saya selalu berkata, 'Percayalah kepada saya karena saya sudah melakukan ini begitu lama.' Saya benar-benar senang membantu orang," ujarnya.

Brent Rademaker jelas punya pengalaman untuk melakukan hal tersebut dengan perjalanannya bermusik selama puluhan tahun. Lebih jauh kepada Notreble, Brent juga menjelaskan bagaimana perannya sebagai bassist selama bermusik, membuatnya mengerti bagaimana cara menjadi sosok yang suportif.

"Pemain bass biasanya adalah manajer band. Itu juga peran pendukung. Dengan Curation Records, dengan Beachwood Sparks, dan semua band yang pernah saya ikuti, saya selalu menjadi orang yang mendapatkan tawaran gigs dan membuat rekaman. Jika ada hal yang tidak ingin dilakukan orang lain, saya selalu melakukannya," jelasnya.

Lebih lanjut, Brent Rademaker mengungkapkan harapannya terkait nasib musisi di masa mendatang. "Lima tahun lalu orang-orang menilai band atau penyanyi dari jumlah follower di Twitter. Sekarang semua tentang angka pendengar di Spotify. Saya berharap kita kembali ke kualitas, bukan kuantitas."

 

Image source: notreble

0 COMMENTS