madukina peach

Debut Penuh Warna dari Madukina dalam 'Peach'

  • By: NND
  • Jumat, 11 October 2019
  • 346 Views
  • 3 Likes
  • 4 Shares

Adalah Madukina, solois R&B perempuan yang tergabung dalam roster GZZ records. Bersama label rekamannya itu, Madu—begitu akrabnya ia dipanggil—mengusung musik R&B yang banyak mengambil pengaruhnya dari halaman musik pop dan hip-hop Korea Selatan. Beda kisahnya dengan pendekatan tarik suaranya; ia memilih untuk membidik NIKI, Hoody dan Kehlani sebagai kiblatnya. Kedua elemen itulah yang kemudian menyusun keunikannya dalam merancang musik.

Pada bulan Juli lalu, Madu telah berhasil menelurkan single debutnya, bertajuk “Peach”. Trek R&B yang hadir dengan summer vibes ini seraya menjadi langkah awal sang solois untuk mengenalkan musik dan pribadinya yang aneh, unik, dan ajaib kepada publik luas.

Apa yang disajikan dalam trek ini cukup menarik: kerumitan detil dalam beats terasa tidak menggerus habis telinga, berpadu serasi dengan permainan chord ala “Hotline Bling” milik Drake. Ketika vokal Madu naik panggung, terasa sekali sentuhan K-Pop yang hendak ia tahbiskan, tapi lirik bahasa Inggris serta vokal yang setia dalam karakteristik R&B seraya membantu menaburkan benih-benih “barat” ke dalam trek berdurasi tiga menit 32 detik itu.

Solois pertama dari label rekaman GZZ Records ini mengungkapkan kalau “Peach” bercerita tentang sebuah hubungan yang kandas, lalu dilanjutkan dengan sang pria yang sudah move on ke perempuan yang baru. Narasi yang diangkat masih berkutat dengan tema-tema yang biasa dikupas oleh musik R&B, sehingga relevansinya cukup aman.

Sekarang, trek ini sudah memiliki intepretasi video klipnya. “Peach” turut serta merangkul Prialangga sebagai sutradaranya. Sang sineas itu mengaku terinspirasi dari makna lagu tersebut dan menciptakan sebuah narasi yang sangat familiar di sekitar kita.

“Fenomenanya banyak terjadi di sekitar kita lah. Perselingkuhan dan persaingan antar teman sendiri, Konsepnya udah dibuat lama, kebetulan tiba-tiba ditodong Madu buat video ini, ya udah, tinggal diplesetin. Kebetulan Madu tingkahnya emang lucu dan nggak bisa diem, jadi aku tinggal menangkap sisi centil dan feminin dari dia,” ungkap Prialangga.

Meski mengemban narasi yang cukup sedih, tidak begitu jadinya di video klipnya. Warna-warna berani dan cerah hadir dengan lantang, memperkuat karakter Madukina. Riasan wajah dan hairdo yang mentereng juga turut ambil peran dalam hal itu. Madukina—yang juga terjun ke dunia make-up artist—juga tertantang untuk menciptakan look yang dia banget sekaligus mewakili warna warni romansa yang hadir di video tersebut.“Aku make-up sendiri dan pakai wig warna-warni biar nuansa colorful-nya dapet banget,” paparnya.

Simak “Peach” di bawah ini:

 
1 COMMENTS
  • hendrapare151@yahoo.com

    Pokoke mantul

Info Terkait

superbuzz
21 views
superbuzz
28 views
superbuzz
18 views
superbuzz
115 views
superbuzz
125 views