Dengan “Awan Hitam”, Benten +62 Bangkit

Dengan “Awan Hitam”, Benten +62 Bangkit

  • By:
  • Kamis, 3 December 2020
  • 190 Views
  • 0 Likes
  • 2 Shares

Musik saat ini berkembang sangat pesat. Banyak band atau penyanyi ternama yang menghasilkan sebuah karya lewat lagu. Lagunya pun bisa diterima oleh masyarakat Indonesia, tergantung dari segi vokal, nada, irama, dan beat lagu yang disukai para pendengar. Kini, merilis lagu sangat mudah, hanya daftar ke platform musik digital, lalu masyarakat bisa menikmati lagunya dengan mudah, cepat, dan praktis. Apalagi, generasi saat ini sudah banyak mengerti tentang teknologi yang semakin canggih. Semua bisa diakses lewat sosial media.

Salah satunya pada 10 November 2020 adalah penggarapan Benten Indonesia bertajuk “Awan Hitam”. Band indie asal Indonesia, tepatnya di Bali, terdiri dari Acong (Drum), Ginting (Vokal/Gitar), dan Dona (Lead Gitar). Jauh sebelum cerita dari pembuatan album Benten Indonesia, mereka bingung untuk menemukan nama yang pas untuk bandnya. Lalu, tercetuslah nama grup band Benten +62 yang yaitu, Ben artinya Band dan Ten artinya angka sepuluh, dari angka sepuluh memiliki arti unik, yaitu Ginting (Vokal/Gitar) diibaratkan angka satu dan Acong (Drum) diibaratkan angka nol. Dan penambahan +62 tersebut dari Andre (Kanekuro) supaya membedakan nama Benten dari yang lainnya. Sejarah band ini didirikan oleh Ginting (Vokal/Gitar) dan Acong (Drum) tahun 2018 saat mereka sama-sama ada di bangku perkuliahan. Awal terbentuknya Benten +62, hanya berformasi Acong (Drum) dan Ginting (Vokal/Gitar). Lalu, mereka merasa ada yang kurang dan mengajak Febi (Bass) dan di tahun 2019 menambahkan Dona (Lead Gitar).

Pemilihan nama dari album perdana Benten Indonesia “Awan Hitam” adalah dari salah satu judul lagunya sendiri yaitu Awan Hitam. Banyak hal-hal yang terjadi selama proses pembuatan album perdana Benten Indonesia yaitu dimulai dari tahun 2019 di mana Dona (Lead Gitar) dan Benten +62 mempunyai pertentangan. Yang awalnya proses rekaman di home recording Nara (Pluto), setelah rekaman lalu beberapa personil kurang suka dengan hasil rekamannya, yang membuat semua personil Benten +62 berhenti untuk melanjutkan album perdana Benten Indonesia dan masing-masing personil balik ke kehidupan masing-masing di dunia perkuliahan saat itu. Dan setelah waktu berjalan cukup lama, akhirnya Acong (Drum) saat itu yang sudah lulus kuliah, barulah mereka melanjutkan untuk pembuatan album perdana Benten Indonesia yang sempat tersendat dan mereka merekam ulang di home Recording Ginting (Vokal/Gitar) untuk sedikit menghemat pengeluaran dalam pembuatan album perdana Benten Indonesia ini. Dan sesaat setelah itulah, para personil Benten +62 ini merasakan puas dengan hasil rekaman album perdana Benten Indonesia. Memang untuk mencapai kesuksesan adalah tidak mudah. Apalagi jika ada beberapa kepala di dalamnya. Untungnya, dalam pembuatan album perdana Benten Indonesia ini, mereka tidak menyerah dan tidak bosan untuk bangkit kembali dan sama-sama meraih mimpi sejak jaman perkuliahan mereka. Dan dalam proses pembuatan album perdana Benten Indonesia ini, mereka membuktikan jika persahabatan yang mereka jalin bukan terhenti sampai bangku perkuliahan, tapi sampai saat ini.

Dari album perdana Benten Indonesia tersebut, terdapat beberapa lagu di dalamnya, yaitu Kereta Malam: 16.00, Please Carefully: 09.57, And This: 20.06, Intro: 00.00, Awan Hitam: 01.25, Pinar: 24.15, dan Rantau: 05.40. Bisa didengar di platform musik digital, yaitu Spotify, iTunes, YouTube Music, dan lain-lain. Tidak lupa juga, selain meriliskan album perdana Benten Indonesia, mereka merilis Music Video pada 9 November 2020 yang di dalamnya ada beberapa lagu yang sudah disebutkan di atas. Setiap menit berubah-ubah lagunya yang berdurasi 26:25.

Sebelumnya perilisan resmi album perdana Benten Indonesia, mereka juga sudah merilis lagu pertama pada April 2019 bertajuk “And This”. Setelah single pertama yang berhasil di-publish dan diterima masyarakat, single kedua kembali dirilis pada 1 Juni 2020 berjudul “Rantau”.

Pengalaman dan sejarah lainnya dari pembuatan album perdana Benten Indonesia dalam membuat sebuah lagu juga salah satunya saat me-record lagu yang bertepatan pada hari Record Store Day di Bali.

Untuk melengkapi sebuah perilisan album perdana Benten Indonesia, maka diadakan merchandise khusus untuk fans Benten +62 yang isi didalamnya ada poster, dan CD. Mereka juga menjual baju Benten +62 yang didesain dengan kreatif, harga yang sangat terjangkau, cocok untuk dipakai sehari-hari. Jadi, kalau kalian tertarik membelinya, cek saja di Instagram resminya @bentenofficials.

Dari awal berkarya atau mulai perjalanan baru pasti ada kendala dalam membuat sebuah lagu, karena band yang masih muda dan butuh beberapa lama supaya dikenal banyak orang. Benten +62 tidak pantang semangat untuk terus berkarya di dalam bidang musik Indonesia. Mereka juga sudah manggung dari tempat ke tempat lainnya, tak heran skill dalam bermusik patut dikasih jempol, suara hingga nada lagunya dapat menenangkan hati pendengar. Sebuah prestasi yang harus diapresiasi dan dibanggakan, demi kemajuan musik Indonesia.

Terus dukung permusikan Indonesia, dengan cara kalian bisa membeli CD original, mendengarkan lagu di platform resmi digital, meng-share ke teman-teman kalian supaya makin banyak yang didengar, selalu support karya Benten +62, dengarkan terus album perdana Benten Indonesia di aplikasi streaming lainnya, serta me-follow akun sosial media Benten +62. Kalian bisa juga hadir dalam Live Performance (konser) atau nantikan info lewat Instagram dan media sosial Benten +62 lainnya.

0 COMMENTS