massive attack

Massive Attack Gelar Penelitian Perangi Polusi Hasil Industri Musik

  • By: NND
  • Senin, 2 December 2019
  • 291 Views
  • 8 Likes
  • 6 Shares

Massive Attack, duo elektronik/trip-hop asal Inggris hadir dengan berita baru. Bersama dengan badan penelitian lingkungan Tyndall Centre for Climate Change Research, mereka memulai penelitian untuk menerka “jejak-jejak karbon yang dihasilkan oleh siklus tur sebuah band, serta untuk menghasilkan pilihan yang mampu dijalankan secepatnya,” dilansir dari Pitchfork.

Menyadari bahwa hasil penelitian tersebut mampu berlaku untuk mayoritas manusia, mereka akan membuka secara utuh hasil penemuan, riset, dan rekomendasi yang nantinya dihasilkan.

Sumber foto

Kepada The Guardian, sang vokalis Robert Del Naja—atau “3d” juga menyatakan bahwa mereka sempat mempertimbangkan berhenti tur. Namun, menurutnya aksi satu atau dua band tidak akan berdampak jika tidak dijalankan secara mendasar melalui langkah-langkah tandingan yang mampu diaplikasikan ke seluruh industri secara luas.

“Untuk menciptakan sebuah perubahan sistemik, tidak ada alternatif lain selain gerakan kolektif,” ungkapnya.

Melalui siaran pers yang mereka majukan terkait perkara kelestarian lingkungan, Massive Attack menyatakan bahwa beberapa upaya yang sudah ada sekarang memiliki batasannya tertentu.

“Dalam konteks darurat, carbon offsetting (penyeimbangan karbon) dan reboisasi tidak begitu berdampak besar, mereka tidak mengurangi emisi karbon yang masuk ke atmosfer.

Tidak ada upaya penyeimbangan karbon yang mampu menyikapi situasi ini. Sejumlah bukti juga berkata bahwa ada efek samping negatif dari (penyeimbangan karbon) kepada daerah-daerah rural dan komunitas di belahan bumi selatan.

‘Offset and forget’ tidak akan bisa dijalankan dalam situasi darurat iklim," tulis Massive Attack.

Studi yang dijalankan Tyndall Centre dan Massive Attack ini akan menyorot ranah-ranah penyajian musik live yang memiliki jejak karbon paling besar seperti transportasi pengunjung, produksi dan transportasi band, serta emisi venue.

Berbicara kelestarian lingkungan, awal bulan ini Coldplay mengumumkan bahwa mereka akan menunda tur untuk menyikapi perkara karbon dan emisi.

Sementara, adapula musisi-musisi seperti Thom Yorke dan Brian Eno yang belum lama ini mendukung sebuah surat terbuka Extinction Rebellion yang menyikapi tuduhan “hipokrit” dari sejumlah jurnalis kepada para musisi yang bergiat di masalah lingkungan hidup.

Feature photo: sumber

0 COMMENTS

Info Terkait

superbuzz
108 views
superbuzz
42 views
superbuzz
216 views
superbuzz
195 views
superbuzz
182 views