.feast

.Feast Kembali Tampilkan Sisi 'Cadas' di Single Baru, 'Di Padang Lumpuh'

  • By: NND
  • Sabtu, 2 May 2020
  • 1603 Views
  • 3 Likes
  • 22 Shares

Grup rock independen asal Jakarta, .Feast, hadir kembali dengan single terbaru mereka yang diberi judul “Di Padang Lumpuh.” Berdurasi empat menit lebih, lagu yang dirilis via label Sun Eater Coven ini sudah bisa kalian dengarkan melalui layanan streaming musik pada umumnya semenjak hari Jumat, 1 Mei 2020 kemarin. Mudahnya, kalian dapat menikmatinya di bawah ini:

Menilik siaran pers yang beredar, karya terbaru dari kuintet yang dikepalai oleh Baskara Putra (Hindia) ini bermuara dari beberapa pertanyaan yang mendalam. “Apakah mereka yang datang dari lingkungan tertentu dilarang ikut menyuarakan kebaikan? Seberapa sering sebuah dukungan dianggap tabu dan dirasa menjadi usaha komodifikasi tragedi, konflik, dan upaya kemanusiaan? Tolok ukur apa yang seharusnya dipakai untuk membedakan yang ikhlas dan berkepentingan? Apakah semua warisan yang kita pelihara cocok dengan keadaan hari ini?” Itulah pertanyaan yang berlaku sebagai motor penggerak dibalik terciptanya “Di Padang Lumpuh.”

Aransemen lagunya menghadirkan nuansa yang cukup berbeda ketimbang single yang sebelumnya mereka rilis, “Luar Jaringan.” Di mana single “Luar Jaringan” bermain dengan bahasa elektronika dari aksen-aksen synth dan sampling; “Di Padang Lumpuh” kembali memaparkan maskulinitasnya melalui instrumen konvensional. Racauan lirik bervokal distorsi serak dari Baskara terasa selaras dengan suasana aransemen “membandel” yang dibangun. Lagu ini berlaku sebagai sebuah pengingat--sebuah throwback ke musik yang mereka lantangkan di awal merintis karier sebagai sebuah grup “rock”.

“Lagu ini adalah sedikit gambaran dari apa yang kami lihat dan dengar sejak perkenalan pertama kami dengan aktivisme sosial saat masih menjadi mahasiswa,” cerita .Feast.

“Perbedaan pendapat adalah sesuatu yang sangat wajar, dan menurut kami seharusnya digunakan untuk mendapatkan common ground, terutama saat tujuannya sama-sama baik, bukan sebagai instrumen adu domba antar kelompok, apalagi dipelintir dan dibelokkan maknanya. Di manapun kita berada, jangan terpecah belah, ingat siapa musuh sebenarnya dan apa yang sama-sama diperjuangkan dari awal.” tutup .Feast.

Ditulis di awal Januari 2020, “Di Padang Lumpuh” direkam selama dua minggu di awal bulan Maret 2020. Enrico Octaviano didapuk sebagai produser, bersama dengan Bayu Perkasa selaku principal engineer dan Wisnu Ikhsantama sebagai vocal director. Adapula bantuan dari Rahan Noor di gitar dalam pengerjaan lagu ini. Artwork single "Di Padang Lumpuh" dirupa oleh Mikael Aldo dari Sun Eater Studio. Selamat menikmati!

 
0 COMMENTS