Dropkick Murphys Rilis Dua Single Natal dan Umumkan Kabar Album Baru

Dropkick Murphys Rilis Dua Single Natal dan Umumkan Kabar Album Baru

  • By:
  • Sabtu, 26 December 2020
  • 618 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Usia bukan jadi alasan bagi Dropkick Murphys untuk tetap aktif berkarya kurang lebih selama 24 tahun berjalan. Band yang terbentuk di tahun 1996 ini kerap kali masih muncul ke permukaan mengumumkan tentang karya terbarunya. Bahkan di penghujung tahun 2020 ini, Dropkick Murphys secara langsung merilis dua buah single baru sekaligus. Kehadiran dua buah single ini selain untuk merayakan peralihan tahun, juga digunakan oleh Dropkick Murphys sebagai pengenalan tentang rencana rilisnya album ke-10 mereka yang akan dirilis pada tahun 2021 mendatang.

Di penghujung tahun ini, Dropkick Murphys meramaikan kancah permusikan dengan merilis dua single baru secara bersamaan. Kedua single tersebut lahir dengan judul Christmas (Baby Please Come Home dan I Wish You Were Here. Untuk lagu Christmas (Baby Please Come Home, lagu yang dirilis Dropkick Murphys tersebut merupakan upaya cover dari band celtic punk tersebut untuk mempopulerkan kembali lagu milik Darlene Love. Perilisan lagu cover yang dilakukan oleh Dropkick Murphys tersebut juga jadi salah satu cara bagi mereka memeriahkan dalam menunggu Hari Natal di akhir tahun ini.

Sedangkan lagu I Wish You Were Here merupakan single orisinal yang baru saja mereka rampungkan pada akhir tahun ini. Lagu orisinal terbaru dari Dropkick Murphys tersebut juga digunakan sebagai materi promosi dalam menyambut Hari Natal di tahun 2020 ini. Tidak hanya sekadar merilis lagu melalui platform streaming musik, Dropkick Murphys juga mempersiapkan dua buah single tersebut di dalam CD berukuran 7 inci secara terpisah. Melalui kabar perilisannya, Dropkick Murphys juga menyatakan bahwa mereka akan segera merilis album baru di awal tahun 2021 dengan info lengkap akan mereka kabarkan di bulan Januari mendatang.

Di tahun 2020, di tengah masa pandemi, Dropkick Murphys juga tidak kehabisan akal untuk tetap menampilkan aksi panggung bagi para penggemarnya. Bersama Bruce Springsteen, Dropkick Murphys sempat tampil untuk gelaran Straight Outta Fenway. Pada gelaran konser tersebut, Dropkick Murphys tampil di tengah-tengah Fenway Park, sebuah stadion baseball di Boston, Amerika Serikat pada bulan Mei lalu. Meskipun tampil secara live, acara tersebut tidak diperbolehkan untuk ada penonton sama sekali. Penampilan Dropkick Murphys dan Bruce Springsteen diselenggarakan secara live streaming. Acara tersebut juga digelar sebagai sebuah acara amal terkait penggalangan dana untuk dampak Covid-19, hasil kolaborasi tiga institusi, yaitu Habitat For Humanity, Feeding America and The Boston Resiliency Fund. Sedangkan untuk infrastruktur penyelenggaraan konser live streaming dikelola oleh Pega, sebuah perusahaan teknologi di Boston.

Berasal dari Boston, Fenway Park dianggap sebagai salah satu tempat legendaris bagi Dropkick Murphys. Pasalnya, stadion tersebut merupakan rumah bagi tim baseball favorit Dropkick Murphys, Boston Red Sox. Di tahun 2004, 2007, 2013, dan 2018 Dropkick Murphys juga sempat mengajak para fans Boston Red Sox untuk beramai-ramai mendatangi stadion tersebut sekaligus merayakan kemenangan tim baseball kesayangan mereka di ajang World Series. Dropkick Murphys juga sempat mengadakan konser di Fenway Park di tahun 2011. Pencapaian bersejarah tersebut juga berlanjut. Konser amal tersebut juga menjadikan Dropkick Murphys dan Bruce Springsteen sebagai musisi yang berhasil untuk tampil di atas area yang dianggap keramat oleh para fans tim baseball Boston Red Sox, yakni di area infield.

Konser Dropkick Murphys bersama Bruce Springsteen bukanlah konser virtual yang pertama kali band punk tersebut rasakan. Sebelumnya, Dropkick Murphys juga sudah berhasil menggelar konser virtual pada bulan Maret yang lalu. Konser virtual Dropkick Murphys tersebut diadakan untuk memperingati St. Patrick's Day. Gelaran konser dalam memperingati St. Patrick’s Day merupakan acara tahunan yang telah jadi ritual bagi Dropkick Murphys, namun untuk tahun 2020 ini jadi kali pertama mereka tidak bisa menggelar konser secara live dengan riuh kemeriahan para penggemarnya.

Terselenggara selama dua jam, Dropkick Murphys menggelar konser virtual untuk St. Patrick’s Day melalui berbagai kanal sosial media yang mereka miliki, yakni Youtube, Facebook, dan Instagram. Menurut band asal Boston tersebut, dua jam tersebut merupakan rentang waktu yang cukup menggembirakan bagi Dropkick Murphys. Pasalnya, meskipun tidak bisa menghadirkan konser secara live, tapi Dropkick Murphys masih bisa menghadirkan kebahagiaan kepada para penggemarnya sekaligus tetap menjaga protokol kesehatan yang berlaku. Kehadiran konser tersebut juga membuat Dropkick Murphys seakan merupakan kelamnya masa-masa awal pandemi di Amerika Serikat.

Meskipun menjadi hal yang menggembirakan, awalnya Dropkick Murphys juga tidak merasa yakin bahwa konser virtualnya akan berhasil. Pasalnya, mereka kurang percaya diri bahwa lagu-lagu mereka bisa terkoneksi dengan baik dengan para penggemarnya. Namun, ketika mereka melihat bahwa di konser tersebut hanya ada kru, maka fokus Dropkick Murphys pun berubah untuk memainkan musik bagi para krunya jadi prioritas utama.

Melalui konser virtual yang mereka garap secara mandiri, Dropkick Murphys juga menemukan beberapa hal membuat mereka lebih merasa prihatin dengan kejadian yang ada di dunia saat ini. Dropkick Murphys pun secara simbolis memainkan lagu You’ll Never Walk Alone sebagai salah satu upaya untuk memberikan semangat kepada para penggemar Dropkick Murphys yang berada di Italia. Pasalnya, ketika awal pandemi terjadi, Italia merupakan salah satu negara yang memiliki tingkat kasus yang tinggi di dunia. Para anggota Dropkick Murphys pun juga jadi dapat merefleksikan tentang kehidupan para keluarga mereka yang lebih dulu hidup di zaman perang dan penjajahan. Bagaimana semua orang hidup dalam ketakutan dan ketidak pastian, sama halnya dengan yang mereka rasakan akibat virus Corona ini.

0 COMMENTS