Dua Inovasi Terbaru dari Spotify yang Unik

  • By: NTP
  • Selasa, 25 September 2018
  • 1377 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Spotify akan memulai program bagi beberapa musisi dan band terpilih untuk mengunggah langsung karya mereka melalui akun Spotify For Artist. Program ini sudah dimulai sejak 20 September kemarin.

Program yang masih dalam tahap beta ini sudah diuji diam-diam bersama sekelompok kecil band dan musisi seperti Noname, Michae Brun, VIAA dan Hot Shade.

Nantinya, undangan ini akan diperlebar menggunakan “undangan untuk beberapa ratus musisi dan band independen di AS.” Musisi dan band akan dipersilakan mendaftar melalui mailing list agar bisa menerima undangan dalam beberapa minggu atau bulan ke depan.

Musisi dan band yang memiliki Hak Kekayaan Intelektual atas karya mereka, dan tidak memiliki label atau perjanjian distribusi dapat menggunakan akun Spotify For Artists. Melalui akun ini, mereka dapat langsung mengunggah musik, mengisi informasi metadata, melakukan pratinjau laman dan mengatur jadwal peluncuran karya mereka.

“Kami memfokuskan diri untuk membuat prosesnya mudah, fleksibel dan transparan. Tidak akan ada batas atau batasan soal pengunggahan karya. Kami pikir program ini dapat membuka ruang-ruang kreatif bagi musisi dan band untuk mulai membagikan musik mereka pada para penggemar di Spotify,” ujar perwakilan Spotify For Artist, Kene Anoliefo dikutip dari Alternative Press.

Musisi dan band yang ingin mengikuti program serta menggunakan akun ini harus memiliki HAKI atas semua karya mereka. Spotify juga akan melakukan penghitungan royalti dan laporan per bulan melalui payment processor Swipe.

Berikutnya, Spotify juga bekerjasama dengan Ancestry menciptakan kreasi baru, di mana layanan streaming itu dapat membuat playlist berdasarkan dari DNA pengguna. Caranya, para pengguna yang telah mengunggah tes DNA-nya ke Ancestry, bisa menyambungkannya ke playlist generator Spotify. Nanti Spotify akan menyusun lagu-lagu populer maupun bersejarah dari tanah leluhur si pengguna.

“Ini sangat lebih dari sekadar statistik, data, dan rekaman. Bagaimana kami bisa membantu orang-orang merasakan budaya asli mereka, tak sekadar membacanya? Tampaknya lewat musik adalah cara yang tepat,” ujar Vineet Mehra, Executive Vice president dan Chief Marketing Officer Ancestry. Selengkapnya kunjungi situs ini.

Selamat mencoba!

0 COMMENTS

Info Terkait

superbuzz
375 views
superbuzz
801 views
superbuzz
966 views