Earhouse: Cara Endah N Rhesa Membangun Komunitas Seni

Earhouse: Cara Endah N Rhesa Membangun Komunitas Seni

  • By:
  • Selasa, 9 February 2021
  • 192 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Endah N Rhesa memang punya cara sendiri untuk mengapresiasi dan menghidupkan wadah kreativitas di Tangerang Selatan. Belum lama ini duo yang berstatus suami istri itu merilis sebuah single berjudul Pulang ke Pamulang.

Seperti judulnya, lagu ini bertemakan dan berkisah tentang makna pulang. Ini juga sebagai cara Endah N Rhesa memaknai hikmah dari pandemi COVID-19 yang berjalan hampir sepanjang tahun 2020 dengan kembali ‘pulang’.

Sedikit cerita tentang Pamulang yang ada pada lagu ini, adalah sebuah wilayah kecamatan yang terletak di Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Pamulang merupakan wilayah suburban yang terletak di bagian selatan Jakarta di mana banyak dari penduduknya bekerja di Jakarta, Tangerang, dan Bogor.

Begitu ciamik pula eksekusi pembuatan video lirik yang dibuat oleh Endah N Rhesa. Pada akun YouTube mereka, video lirik Pulang ke Pamulang yang diarahkan oleh Nala Satmowi berisikan footage-footage jalanan menuju dan sekitar Pamulang.

Video itu dibuka dengan pemandangan jalan layang menuju Pamulang di sore hari. Semakin ciamik dan karena diperlihatkan pemandangan langit sore seolah menggambarkan situasi ketika orang-orang pulang ke rumah usai berkegiatan.

Endah N Rhesa juga Nala tak lupa menyelipkan footage-footage lucu di dalam video klip tersebut. Beberapa di antaranya fenomena seorang ibu-ibu yang mengendarai motor dan hendak berbelok ke kiri tapi memberi tanda lampu sein ke arah kanan.

Sepanjang lagu dan video berdurasi 3 menit 48 detik itu, Endah N Rhesa secara cermat menggambarkan kondisi Pamulang. Menuju bagian akhir lagu, Endah N Rhesa memfokuskan pengambilan video musik di kafe yang mereka dirikan bernama Earhouse.

Berada tepat di Jl. Pajajaran No.54, Pamulang Barat., Kec. Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Earhouse tak hanya berfungsi sebagai tempat nongkrong yang menyajikan berbagai kuliner. Di sini, Endah N Rhesa juga menghadirkan nuansa cafe dengan musik khasnya. Mereka mengibaratkan Earhouse sebagai ruang tamu dari Endah N Rhesa.

Kafe ini didirikan Endah dan Rhesa sejak 2013 dengan berlandaskan semangat ingin berbagi pengalaman, ilmu serta menjalin pertemanan, serta membangun komunitas di bidang seni apa pun, termasuk di antaranya musik, desain, atau fotografi.

Nama Earhouse sendiri tidak memiliki filosofi macam-macam. Nama tersebut hanya singkatan dari Endah N Rhesa House. Sebuah akronim yang sederhana, namun cukup ikonik dan mudah diingat.

Ide awal mendirikan Earhouse datang ketika Endah N Rhesa menghadiri konferensi musik di Prancis. Rhesa mengingat betul ucapan manajer Incubus yang menyebut bahwa salah satu cara meningkatkan penikmat musik, maka harus dimulai dari kawasan sekitar kita.

Oleh karena itu Rhesa memulainya dengan mendirikan Earhouse yang menyajikan serta mengenalkan musik di lokasi yang dekat dengan tempat tinggalnya di kawasan Pamulang. Selain itu, ia juga ingin membuktikan musisi juga bisa berbisnis seperti ini. Menurutnya, dengan begitu mungkin bisa menginspirasi para orang tua agar mendukung setiap anak yang ingin menjadi musisi.

Selain menyajikan berbagai macam kuliner, Endah N Rhesa menghadirkan berbagai macam kegiatan berbeda di Earhouse sebagai wadah kreativitas yang dapat dinikmati masyarakat secara gratis. Di sini, Endah N Rhesa mengadakan kegiatan seperti Song Writing Club.

Ada pula Eartalk yang merupakan sesi bincang-bincang dengan orang-orang yang berada di belakang layar seperti dari kalangan media, manajer band, fotografer, atau siapa pun yang bersedia.

Earhouse juga memiliki Open Stage yang menjadi wadah bagi siapa saja untuk tampil di Earhouse. Mereka bisa bernyanyi, bermain gitar, membaca puisi, sulap, stand up comedy, atau hiburan lainnya. Setiap penampil memiliki durasi 10 menit.

Kemudian Endah N Rhesa juga mengadakan Earhouse Guitar Club yang merupakan acara belajar gitar bersama diisi oleh mentor yang disediakan Earhouse. Bahkan tak jarang Endah dan Rhesa sendiri yang kerap menjadi narasumber acara ini. Dengan begini, Earhouse tak hanya didatangi sebagai tempat "nongkrong cantik" tetapi juga sebagai destinasi untuk menemui pengalaman baru di bidang seni dan kreativitas.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by earHouse (@earhouse)

Tentang Karier Bermusik Endah N Rhesa

Endah N Rhesa adalah pasangan suami-istri yang bermusik dengan formasi duo (vokal, gitar, bass) yang sudah berkarier di dunia musik sejak tahun 2004. Endah n Rhesa sudah menghasilkan 5 album, beberapa EP, dan banyak single yang diproduksi sendiri maupun kolaborasi.

Meski berada di sirkuit musik independen, gaung Endah N Rhesa begitu luas terdengar. Karya-karya Endah n Rhesa terdahulu bahkan masih banyak didengarkan hingga saat ini seperti lagu When You Love Someone, I Don't Remember, Lagu Indie, hingga Living with Pirates.

Endah N Rhesa juga beberapa kali terlibat dalam pembuatan film seperti pada 2012 di mana mereka menjadi penata musik pada film Cita-citaku Setinggi Tanah. Pada 2013, Endah n Rhesa juga mengisi soundtrack untuk film Cinta Dalam Kardus lewat single lagu dengan judul yang sama.

Karier Endah N Rhesa pun pernah melambung jauh hingga ke negeri seberang, tepatnya ketika mereka tampil di Festival Darwin Australia pada Agustus 2016. Setelah lebih dari 15 tahun berkarya, Endah N Rhesa mampu membuktikan mereka belum habis dengan terus menghasilkan karya-karya baru.

0 COMMENTS