def jam

Ekspansi Def Jam ke Berbagai Belahan Dunia: Dari Asia Tenggara ke Afrika

  • By: NND
  • Kamis, 4 June 2020
  • 10337 Views
  • 3 Likes
  • 5 Shares

Def Jam Recordings, salah satu label rekaman hip-hop terbesar di dunia, resmi mengumumkan peluncuran Def Jam Afrika, yang beroperasi di dalam benua tersebut guna merepresentasikan musik dan musisi-musisi terbaik Afrika--baik itu hip-hop, afrobeats, hingga yang mengusung genre trap. Hal ini melanjutkan ekspansi kontinental Def Jam yang sudah berlangsung sebelumnya.

Langkah pertama mereka adalah membuka markas di dua kota besar: Johannesburg dan Lagos. Roster awal pun sudah dimajukan, daftarnya diisi oleh nama-nama musisi asal Afrika Selatan dan Nigeria. Kebanyakan dari mereka juga sudah terlebih dahulu tergabung dalam label UMG (Universal Music Group, label mayor raksasa yang menaungi Def Jam) di negara masing-masing. Musisi Afrika Selatan diisi oleh Boity, Cassper Nyovest, Nadia Nakai, Nasty C, Tshego, Tellaman, Ricky Tyler; sedangkan musisi Nigeria diwakilkan oleh Larry Gaaga dan Vector.

Di ke depan hari, Def Jam berencana untuk mendapuk musisi-musisi dari seluruh negara di benua Afrika. Tim UMG di Nigeria dan Afrika Selatan menjadi ujung tombak perluasan tersebut, yang bekerja langsung di bawah Music Director UMG bagian Afrika dan Sub Sahara, Sipho Dlamimi.

“Banyak dari (orang Afrika) besar dengan musik-musik legendaris di bawah payung UMG,” tutur Dlamimi. “Dari label Blue Note untuk jazz, Mercury Records yang juga jadi rumah musisi Hugh Masekela, Uptown Records yang menggaet Jodeci dan Mary J Blige, dan masih banyak lagi. Untuk hip-hop, tidak ada label yang memiliki relevansi budaya dan sejarah selain Def Jam. Dari Run DMC, LL Cool J, Dusturbing tha Peace, hingga Jay-Z, Big Sean dan Kanye West, Def Jam selalu jadi tujuan utama dalam hip-hop dan budaya urban lintas dunia.”

“Berhasil mendatangkan label ikonik ini ke Afrika merupakan sebuah pencapaian besar. Bersama-sama, kita akan menciptakan rumah yang otentik dan terpercaya bagi mereka yang berambisi untuk menjadi yang terbaik dalam hip-hop, afrobeats, dan trap. Bersama, kita akan membangun sebuah komunitas yang mendorong batasan hip-hop di Afrika, dan mencapai audiens global,” sambungnya.

Tidak hanya benua Afrika, Def Jam juga sudah menyentuh daerah kita, Asia Tenggara. Tahun 2019 kemarin, UMG meresmikan Def Jam dan Astralwerks South East Asia. Kantor pusatnya pun sudah berdiri, yang beroperasi dari Singapura. Pada awalnya diresmikan, Indonesia diwakilkan oleh rapper muda asal Jakarta yang masuk ke Def Jam SEA, yakni Ariel Nayaka. Kini roster dari Indonesia bertambah, seperti Rayi Putra, Ben Utomo, dan Mukarakat. Selengkapnya baca di sini.

Semoga perluasan kontinental yang dijalankan oleh Def Jam ini mampu mendorong perkembangan industri musik secara global dan menampilkan karya-karya setiap musisi hip-hop dari daerah masing-masing, ke audiens dunia secara terbuka.  

0 COMMENTS