Eternity Lepas Single dan MV Kedua Berjudul “Alibi”

Eternity Lepas Single dan MV Kedua Berjudul “Alibi”

  • By:
  • Rabu, 31 March 2021
  • 80 Views
  • 1 Likes
  • 1 Shares

Usai merilis single debut berjudul “Never Give Up”, Eternity tak mau lama berdiam diri. Kuintet Alternatif Rock asal Malang tersebut langsung melepas single kedua yang bertajuk “Alibi”. Tak tanggung-tanggung, lagu ini dilepas dalam kemasan Music Video (MV) yang sudah bisa disaksikan di YouTube mulai tanggal 18 Februari 2021.

MV “Alibi" dilepas dalam dua versi: Band & Story Cut. Ragam yang pertama menampilkan perform para personel Eternity. Sedangkan yang kedua lebih terasa naratif & menampilkan benang merah dari lagu ini. Keduanya digarap oleh Suki dan Sukit serta disutradarai oleh Winda.

Lagu “Alibi” sendiri berangkat dari pengalaman personal gitaris mereka, Sokran Candra Ori. Konon, lagu ini tercipta dari satu cerita tentang seorang kawan di masa lampau. “Bayangkan saat namamu dijadikan ‘tameng’ atas segala hal buruk yang diperbuat seseorang. (Kamu) gak tahu apa-apa, lalu difitnah, dan disuruh menanggung segala dampak buruk yang diakibatkan perilaku orang tersebut,” tutur Sokran dari keterangan pers Eternity.

“Ketika keserakahan membutakan segalanya, maka kepercayaan tak lagi ada harganya.,” tambahnya.

Dalam menerjemahkan isi hatinya tersebut, ia tidak sendiri. Pria tersebut dibantu oleh Randy Levin Virgiawan (KMPL) sebagai penulis lirik lagu ini. Prosesnya: Sokran menulis notasi & draft lirik bahasa Indonesia, lalu dibantu rekannya tersebut menerjemahkan keinginan Sokran dalam bahasa Inggris. Secara musik, benang merah itu diproyeksikan dirinya ke dalam notasi-notasi yang cenderung terdengar seperti speaking words.

"Aku membawakannya dengan gaya yang sedikit datar. Almost like berbisik, namun dengan nada yang terdengar sinis,” tutur Bimo Donoseputro, lead vocalist dari unit ini.

Launching single kedua oleh Eternity ini berlangsung secara private sesuai dengan protokol kesehatan dengan tidak mengundang banyak orang. Acara kali ini diselenggarakan di Garage Hub Kota Malang pada rabu lalu (17/2). Kegiatan ini dibawakan langsung oleh para personil yang menjadi pembawa acara dan hanya dihadiri oleh tim produksi, serta beberapa keluarga terdekat.

Bimo mengatakan bahwa pandemi ini membuat semuanya terhambat sehingga kebutuhan mulai dari produksi hingga hari rilis dikerjakan oleh tim.

"Pandemi ini membuat semua orang takut untuk melakukan aktivitas diluar apalagi berhubungan dengan kumpul-kumpul seperti ini. Walaupun kapasitasnya sudah kami cut-off hingga 80% dari kapasitas biasanya,” ujar sang vokalis sekaligus pembawa acara ini.

Kegiatan ini hanya diisi dengan sedikit talk show antara personil dengan tim yang turut membantu dalam produksi movie serta menayangkan hasil movie yang telah dikerjakan. Adit sebagai salah satu gitaris sekaligus penanggung jawab equipment menjelaskan bahwa acara ini dibuat dengan ringkas dan seminimalis mungkin dengan penggunaan alat-alat terpenting saja.

Hal lain juga dirasakan Latih sebagai bassis yang merangkap sebagai penanggung jawab keuangan. Ia mengatakan bahwa launching single kali ini dilakukan secara mandiri tanpa bantuan sponsorship karena pandemi.

"Tiap personil diwajibkan untuk patungan yang nantinya hasil dari patungan tersebut digunakan untuk menyewa perlengkapan equipment, konsumsi, dll. Single yang seharusnya kami adakan secara terbuka mengingat salah satu goals kami yaitu mengenalkan ke beberapa kota terutama Kota Malang ini, nyatanya masih terkendala oleh pandemi sehingga kegiatan ini murni kami sendiri yang membuat, melaksanakan. Seperti dari kami oleh kami," tutur pria asal Jombang ini.

Eternity berharap pandemi COVID-19 bisa cepat berlalu sehingga para personil bisa melakukan tour ke beberapa kota dalam beberapa bulan ke depan. Tentu saja aransemen fusi rock & EDM yang jadi ciri khas Eternity masih kental terasa pada trek ini. Selain MV yang dapat disaksikan di YouTube, versi audio trek ini juga telah tersedia di berbagai gerai digital seperti Spotify hingga Apple Music.

Adapun, single debut dari Eternity "Never Give Up" dilepas pada Oktober tahun lalu. Harapan dan doa menjadi dua kata yang menginspirasi Eternity dalam menggarap lagu tersebut. Hal itu jadi lebih nyata dengan kondisi pandemi yang melanda.

"Setiap orang sangat lelah, beberapa telah menyerah, seakan tak ada harapan di tengah kekacauan ini," ujar Bimo dikutip dari Antara.

Lagu ini dikemas dalam format video musik yang digarap oleh Grace Siena Tselci. Diakui Grace penggarapan video musik untuk lagu ini cukup menantang karena peralatan yang terbatas dan waktu penggarapan yang cukup singkat menjadi faktornya.

"Saya sangat terbantu dengan tim yang cukup mampu menerjemahkan apa yang tertuang dari isi pikiran saya. Terlebih, video musik ini digarap dalam waktu sehari saja," jelas Grace.

0 COMMENTS