Evermore sebagai Album Kejutan dari Taylor Swift

Evermore sebagai Album Kejutan dari Taylor Swift

  • By:
  • Rabu, 27 January 2021
  • 152 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Kejutan hadir dari Taylor Swift menjelang berakhirnya tahun 2020. Penyanyi wanita kenamaan berusia 31 tahun ini merilis album surprise bertajuk Evermore yang menjadi album studio kesembilan dari Taylor Swift.

Album ini sekaligus menjadi album kedua yang dilepas Taylor Swift pada tahun 2020. Sebelumnya, Taylor Swift merilis album studio kedelapannya bertajuk Folklore pada Juli tahun lalu, oleh karena itu album Evermore disebut sebagai saudara dari Folklore.

Bahkan sebelum 'Evermore' mendarat, penggemar dan sesama musisi - termasuk kolaborator album ini Haim dan The National Aaron Dessner - membanjiri Twitter dengan postingan yang menarik dan dukungan untuk Taylor Swift.

Untuk album penuh kejutan ini, Taylor Swift mendapat banyak pujian dari sesama musisi serta dari para penggemarnya. Bagaimana tidak, dalam satu tahun terakhir ketika dunia sedang dilanda pandemi COVID-19, Taylor Swift bisa begitu produktif menghasilkan karya.

Lagu pertama sebagai formasi di album Evermore yang dirilis ke publik berjudul Willow pada 11 Desember. Semakin istimewa saja kiprah pelantun Love Story itu karena turun langsung untuk menyutradarai video musik Willow.

Dalam obrolan pra-video perdana, Swift menjawab pertanyaan penggemar dan memberikan beberapa petunjuk tentang makna video. "Satu adegan mewakili perasaan saya tentang ketenaran. Ada adegan untuk mewakili setiap musim sepanjang perjalanan video," tulis Taylor Swift.

Memperluas suara indie / folk dari karya Taylor Swift sebelumnya, Evermore adalah album rock alternatif yang dibangun dengan aransemen petikan gitar serta suara piano. Liriknya berkisar pada tema fiktif dan non-fiktif tentang cinta, pernikahan, perselingkuhan, noir dan kesedihan, yang diuraikan dalam bentuk narasi orang ketiga dan cerita impresionis.

Album terbaru Taylor Swift inipun menampilkan penampilan tamu dari band Amerika Bon Iver, Haim, dan National. Evermore menerima pujian universal dari kritikus musik, yang memuji dinamika karakter dan produksi eksperimentalnya, dengan banyak yang menjulukinya sebagai pendamping yang kontras dengan Folklore.

Evermore sendiri menduduki nomor satu tangga lagu di Australia, Kanada, Selandia Baru, Inggris Raya, dan Amerika Serikat. Debutnya dibuka sebagai pemuncak Billboard 200 yang menjadikan Taylor Swift sebagai penyanyi wanita pertama dalam sejarah Amerika Serikat yang mengumpulkan delapan debut album nomor satu berturut-turut di tangga lagu.

Taylor Swift juga memecahkan rekor jarak terpendek antara dua album nomor satu di Australia, dan wanita tercepat yang mengumpulkan enam album nomor satu di Inggris. Republic Records melaporkan lebih dari satu juta kopi Evermore terjual di minggu pertama secara global.

Sederhananya, saya tidak bisa berhenti menulis lagu. Untuk mencoba dan membuatnya lebih puitis, rasanya seperti saya berdiri di tepi hutan folklorian dan punya pilihan: berbalik dan kembali atau berjalan lebih jauh ke dalam hutan musik ini," ujar Taylor Swift kepada NME.

"Saya memilih untuk berkelana lebih dalam . Saya belum pernah melakukan ini sebelumnya. Di masa lalu, saya selalu memperlakukan album sebagai era satu kali dan beralih ke perencanaan berikutnya setelah album dirilis."

Ada yang berbeda dengan Folklore. Saat membuatnya, saya merasa tidak seperti saya akan pergi dan lebih seperti saya kembali. Saya menyukai pelarian yang saya temukan dalam dongeng imajiner / bukan imajiner ini. Saya menyukai cara Anda menyambut pemandangan mimpi dan tragedi dan kisah epik cinta yang hilang dan ditemukan dalam hidup Anda. Jadi saya terus menulis lagu," jelas Taylor Swift.

Taylor Swift dan Karier Bermusik

Kedekatan Taylor Swift dengan dunia musik sudah dimulai sejak dirinya berusia 9 tahun. Ketika itu ia mentas di sebuah teater musikal. Saat menginjak usia 12 tahun, Taylor Swift lantas mulai belajar bermain gitar dan mampu menciptakan lagu berjudul Lucky You.

Untuk mendukung karier bermusiknya di genre country, orang tua Taylor Swift pindah ke Nashville. Di sana ia bekerja sama dengan penulis lagu berpengalaman macam, Troy Verges, Brett Beavers, Brett Hames, Mac McAnally, Liz Rose, hingga Warren bersaudara.

Karier musik profesional Taylor Swift benar-benar dimulai ketika merilis album perdana dengan tajuk namanya pada Oktober 2006. Album ini mendapat respons positif dari berbagai pihak dan sukses menempati posisi lima Billboard 200 di Amerika Serikat selama 157 pekan. Terhitung hingga Agustus 2016, album tersebut terjual hingga 7,75 juta kopi di seluruh dunia.

Album kedua Taylor Swift bertajuk Fearless rilis pada November 2008 dengan single utama berjudul Love Story. Album ini menambah kesuksesan Taylor Swift yang menerima penghargaan sebagai Album of the Year dan Best Country Album pada Grammy Awards 2010.

Album-album selanjutnya dari Taylor Swift hampir selalu meraih sukses besar ketika dirilis seperti Speak Now yang merupakan album ketiga pada 2010, Red sebagai album keempat di 2012, 1989 di album kelima, dan Reputation pada 2017. Di album Reputation, Taylor Swift tampil dengan genre agak berbeda melalui lagu yang diiringi musik hip hop dan EDM.

Produktivitas Taylor Swift berlanjut di Agustus 2019 dengan merilis album ketujuh melalui tajuk Lover. Melalui album ini, Taylor Swift menjadi penyanyi wanita pertama yang bisa menjual enam albumnya lebih dari 500 ribu kopi dalam satu pekan saja. Tak hanya itu, 18 lagu dari album ini masuk ke dalam Billboard Hot 100 di pekan yang sama.

Lantas, pada Juli 2020 lalu, Taylor Swift memberi album kejutan. Tanpa pemberitahuan dan promosi sebelumnya, Taylor Swift merilis album kedelapan yang bertajuk Folklore. Lagu-lagu di album ini ditulis Taylor Swift selama masa isolasi akibat pandemi COVID-19.

Kemudian seperti yang sudah diketahui, Taylor Swift melanjutkan kejutan itu dengan merilis album Evermore di pengujung tahun 2020. Dengan intensitas berkarya yang sangat tinggi, sangat menarik untuk menantikan apa lagi yang bakal diberikan oleh Taylor Swift pada tahun 2021.

0 COMMENTS