Marcello Tahitoe

Exclusive Interview: Anti-Statisme Marcello Tahitoe

  • By: NND
  • Sabtu, 14 September 2019
  • 498 Views
  • 10 Likes
  • 2 Shares

Marcello Tahitoe—akrab dipanggil Ello—singer-songwriter yang belum lama ini merilis album baru sebelum tampil di Hodgepodge Superfest 2019. Ditemui sehabis set meriahnya, Ello tampak nyaman; duduk sendiri di sofa sembari memangku satu kaki. Terlihat aura percaya diri merembes keluar dari sosoknya.

Kami berkesempatan untuk mewawancari Ello secara ekslusif. SUPERMUSIC pun menggunakan kesempatan ini untuk mengorek latar dari proses dan cerita Antistatis. Album kelimanya ini resmi mengudara setelah empat tahun setelah Jalur Alternatif (2014).

Di sesi kali ini, Ello bahwa dirinya benar-benar meyakini album barunya dan terlihat jelas kepuasan dirinya dengan karya terbarunya. Mungkin, beginilah caranya bermusik, ini semua terlihat dari wajahnya. Simak wawancara SUPERMUSIC dengan Ello, di bawah ini!

Gimana kabarnya nih, Ello?

Baik!

Setelah album baru, kabarnya makin baik?

Gini, gue selalu seneng sih setiap gue ngeluarin album baru... karena ada sesuatu yang bisa gue kasi buat fans gue. Harus tetep produktif karena gue main musik juga buat mereka.

Terus, langsung aja nih ya kita bahas album baru?

Selow!

Antistatis, judulnya. Kalo yang kita tahu itu, judulnya diambil dari salah satu trek di dalem album baru ini karena benang merah yang melingkupi tema yang pengen Ello angkat di album baru ini...

Ya, gue pengen ngangkat tentang filosofi yang gue pegang: bahwa lo tuh nggak bisa gitu-gitu aja di dalam hidup, lo gabisa statis. Lo harus evolve; lo harus berkembang dan berevolusi— baik itu pikiran lo, ataupun jiwa lo. So, this album is all about that.

Nah, berarti tema utama atau narasi utama yang pengen lo angkat itu adalah konsep “perubahan”, kan?

Iya! Iya, tapi nggak semua lagu intinya tetang perubahan. The big concept is about perubahan, tapi lagu-lagunya beragam; ada politiknya juga, ada motivasionalnya, terus ada kaya nyampahnya juga hahaha... kaya gitulah!

Oke, tetap merujuk sama tema besar yang udah lo angkat ini, kenapa sih lo pilih untuk mengangkat tema “perubahan” ini tuh sekarang gitu? Adakah relevansinya dengan kondisi hidup lo sekarang, atau gimana?

Gini, gue sebagai musisi itu bernaung di bawah suatu label. Walaupun... ini album terakhir gue di sana, abis itu gue go indie.

Oh begitu? Abis ini indie, nih?

Iya! Ini album terakhir gue. Jadi, kenapa turning point-nya tuh sekarang. Ya, karena label baru ngedukungnya sekarang. Lo tau kan label tuh ada banyak boss-nya gitu, dan boss-nya ganti-ganti. Sekarang, boss-nya tuh kaya asik banget dan dia support gue sama proses berkarya gue.

Berarti lo kayak dapet celahnya sekarang?

Bener banget! Gue dapet celahnya sekarang! Gila, gila; gue langsung kaya, ‘Oke! Gue maunya gini, gini dan gini!” dan gue menjadi kembali ke selera asal gue sih karena hal itu.

Jadi, ini bisa di bilang salah satu album yang unik dalam prosesnya gitu, kan?

Yap, betul!

Kalo begitu, perbedaanya apa sih, mas? Kalau album ini unik, bedanya di mana tuh?—dari segi proses, nulis, dan rekaman ya.

Jadi album Antistatis ini... Gini, biasanya gue bikin lagu—nulis, rekam, segala macemnya itu  gue kerjain sendiri. Tapi, sekarang ini gue bener-bener bareng sama temen main band gue yang tadi tuh di atas (panggung Hodgepodge Superfest 2019); kita main bareng tuh; main gitar, main bass, main drum segala macem. Terus, ya udah gitu, kita main di studio terus-terusan selama satu bulan ngerjain kesembilan lagu yang masuk itu.

Berarti merekapun ikut turun dan terlibat, ya?

Of course! Ya, jadi nggak ribet gitu. Misalnya mau manggung bawain rekaman, orangnya sama gitu.

Terakhir deh mas dari kita. Gimana kesannya main di Hodgepodge Superfest 2019 tahun ini gimana, nih?

Gue seneng banget ya, karena gue pikir ini salah satu festival yang pertama buat gue setelah gue keluar rehab hahaha... Dan gue selalu suka festival, gitu. Seru deh, lo bisa stage hopping, terus lo bisa backstage hopping dan ketemu temen-temen. Hahaha!

Banyak musisi yang bilang festival tuh cukup menantang, karena yang nonton belum tentu mau nonton lo atau bahkan suka sama musik lo, pendapat lo?

Gue nggak peduli sih kalo yang gitu-gitu, hahahaha! Yang penting main!!

Hahahaha... Okedeh mas, segitu aja. Thank you banget Ello! Sukses terus, ya!

Yoi, sama-sama!

Set Ello malam itu sungguh segar, energetik, dan otentik. Chemistry-nya dan bandnya terasa kental sehingga memperkuat aksi panggungnya. Penonton terhibur melalui aksi-aksi yang mereka lepas dalam gelaran hari kedua Hodgepodge Superfest 2019. Lepas dari penampilannya, menyikapi album Antistatis, kami jadi tidak sabar menunggu karya-karya baru dari Ello. Rock on!

Tenang, tidak hanya Ello; masih ada banyak lagi musisi lokal lineup Hodgepodge Superfest 2019 yang kami wawancara. Jadi, pantau terus SUPERMUSIC!

1 COMMENTS
  • Christianseanl

    Like

Info Terkait

superbuzz
123 views
superbuzz
177 views
superbuzz
126 views