Fachmi ‘Mortus’ Mengenang Memori di Pid Pub dan Poster Café

  • By: LS
  • Jumat, 20 November 2015
  • 4164 Views
  • 1 Likes
  • 0 Shares

“Kita belum pernah main di luar Jakarta. Selama ini kami cuma main di Jakarta. Paling kita datang kalau diundang, tapi itu pun bukan sebagai band, melainkan personal,” ujar bassist Mortus Fachmi saat ditemu dalam gelaran Jakartacore, Minggu (1/11) lalu. Band trash metal Mortus sejak terbentuk tahun 1984 hingga kini masih setia bermain di kota asalnya, Jakarta. Sebagai band metal yang bertahan lebih dari dua dekade, ada berbagai perubahan yang mereka lalui di skena ini.

Berbeda dengan saat ini, Mortus dan band metal lainnya pada tahun 1990-an masih sulit mendapatkan gigs. Hal ini disebabkan pemahaman beberapa kalangan yang salah kaprah terhadap musik metal. “Jaman itu kita mau manggung aja sebenarnya susah, apalagi dengan lagu-lagu metal yang sangat susah dimengerti sama orang awam. Mungkin masyarakat Indonesia nyebutnya ini musik setan atau apa lah,” kenang Fachmi.

Isu itu pun meluas lewat berbagai media massa. Hal ini memperparah stigma terhadap band metal yang sebenarnya tidak terbukti adanya. “Kita sempat dihantam sama tabloid-tabloid yang bilang, musik metal ini aliran sesat. Menurut gue sih itu cuma nebak-nebak. Lirik-lirik dari lagu teman-teman itu ceritanya soal sosial dan politik. Malah yang tentang agama yang ngajak berbuat baik juga banyak. Jadi, tanggapan negatif memang karena kekurangtahuan orang yang mengatakan itu,” ungkap Fachmi.

Dari kesulitan tersebut, band-band underground termasuk metal mendapatkan sedikit jalan. Sebuah tempat bernama Pid Pub di kawasan pertokoan Pondok Indah, Jakarta ambil andil dalam pergerakan musik Mortus dan band underground lainnya. Fachmi mengatakan, “Dia menyediakan tempat untuk band-band underground. Pid Pub memang terbuka buat promo perjalanan musik underground, khususnya metal”.

Selain adanya pub ini, mereka pun mendapatkan venue yang mau menerima musik mereka, Poster Café. Kafe yang dimiliki rocker Ahmad Albar ini juga turut ambil sejarah dalam penampilan-penampilan awal dari Getah, Fudge, Rumahsakit, Naif dan juga Mortus. “Sebelum Pid Pub itu ada Manari Café, dia cuma nerima musik rock. Setelah ganti jadi Poster Café, mereka mulai nerima band metal yang mau manggung,” cetus Fachmi.

Foto: Fahman Fauzi

0 COMMENTS

Info Terkait