Fakta Unik Grandmas House: Trio Punk Perempuan Asal Bristol Inggris

Fakta Unik Grandmas House: Trio Punk Perempuan Asal Bristol Inggris

  • By:
  • Senin, 28 December 2020
  • 637 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Kota Bristol, Inggris, selalu punya waktu untuk melahirkan band-band punk rock potensial hingga kenamaan. Salah satunya yang baru-baru ini mulai terdengar gaungnya, Grandmas House. Sejak pertama kali manggung di gigs pada Juli 2018, Grandmas House mulai menarik perhatian di skena punk rock Bristol.

Grandmas House sendiri adalah sebuah bentuk ekspresi karya yang begitu jujur dari para personel yang semuanya merupakan perempuan, Poppy (drum), Yasmin (gitar), Zoe (bass). Mereka seperti menjadi lanjutan perjuangan dari gerakan Riot Grrrl (gerakan feminist underground yang menggunakan musik punk pada era 1990-an di Amerika Serikat).

Namun, Grandmas House punya langkah yang berbeda untuk menyuarakan keadilan, kesetaraan, dan hak-hak kaum perempuan melalui musik. Menurut Poppy, Grandmas House merasa sangat beruntung bisa menjadi bagian dari musik di Bristol.

"Musik-musik dan suara yang lahir dari Bristol sangat membuat semangat dan semua orang di sini sangat saling terhubung dan saling mendukung satu sama lain," ujar Poppy kepada Music Flow.

"Rasanya sangat luar biasa bisa memiliki band yang seluruh anggotanya perempuan di Bristol. Ada banyak perempuan yang mencoba membuat band dan musik di sini, semuanya saling mendukung satu sama lain," jelasnya.

Dalam awal perjalanan kariernya, Grandmas House kembali mengingat gigs pertama mereka dua tahun lalu yang hanya disaksikan oleh perempuan. Menurut Zoe, momen itu menjadi penampilan yang sangat emosional.

"Momen itu membuat kami menangis pada akhirnya, tapi sungguh pertunjukkan saat itu sama sekali tidak aneh. Lagu-lagu kami disajikan untuk bersenang-senang, meski lagu ini mengangkat tentang topik kesulitan," tutur Zoe.

"Grandmas House bersenang-senang bersama, merasa hidup, dan saling memahami satu sama lain. Saya pikir itulah yang menjadi refleksi dalam musik Grandmas House," katanya.

Grandmas House Sempat Ganti Personel

Grandmas House memang baru berusia sekitar dua tahun, namun mereka sudah merasakan pergantian personel. Adalah Daisy yang hengkang dari Grandmas House dan digantikan oleh Zoe.

Menurut Poppy dan Yasmin, alasan kenapa Daisy hengkang dari posisi bassist Grandmas House adalah lokasi tempat tinggal yang berjauhan. Meski berganti personel, Poppy dan Yasmin merasa kekuatan musikalitas mereka tak berubah.

"Alasan Grandmas House berpisah dengan Daisy adalah karena dia tinggal di London dan hal ini membuat sangat sulit untuk bekerja bersama. Dia datang pada malam hari sebelum pertunjukan dimulai dan kami berlatih sebentar sebelum tampil," ujar Yasmin.

"Kami tidak punya waktu untuk menulis lagu baru bersama sebagai band dan hal ini mulai membuat stres. Setelah kami berdiskusi, langkah terbaik bagi kami adalah berpisah," sambung Poppy.

Grandmas House Tampil di Pertunjukan Promo Album Debut Slagheap

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Grandmas House menyebut bahwa ikatan antar band perempuan di Bristol sangat kuat. Ini dibuktikan ketika mereka menjadi pengisi acara dalam pertunjukan untuk promo album debut band punk perempuan asal Bristol lainnya, Slagheap.

"Kami sangat bersemangat ketika melihat ada perempuan lain yang tampil di atas panggung dan Anda bisa mengatakan bahwa orang-orang juga sangat antusias. Pertunjukan itu sangat menginspirasi, Slagheap juga sangat luar biasa, empat perempuan hebat memainkan musik yang mereka sukai," ujar Yasmin.

 

Pernah Tampil dengan Frankie Cosmos

Meski terbilang baru, kiprah Grandmas House tak bisa disebut sembarangan. Mereka beberapa kali tampil sebagai bintang tamu dan pendukung acara musisi kenamaan dunia. Salah satunya adalah Frankie Cosmos saat tampil di Bristol pada September 2019.

Frankie Cosmos sendiri merupakan nama panggung dari Greta Kline, seorang musisi perempuan asal Amerika Serikat. Diakui oleh Grandmas House, pernah tampil sebagai pendukung acara dari Frankie Cosmos adalah sebuah kebanggaan.

"Hal itu sangat menyenangkan, saya mendengarkan musik Frenkie Cosmos sudah sejak lama. Sangat menyenangkan bisa tampil dengan penonton yang memiliki selera musik berbeda dengan aliran musik kami. Kami sangat beruntung bisa tampil di gigs itu," kenang Poppy.

Lebih Senang Tampil Live di Gigs

Sebagai band punk yang lahir dan konsisten berada di jalur indie. Sejak pertama kali tampil di depan publik pada Juli 2018 itu, Grandmas House memang kerap diundang ke berbagai gigs. Namun, Grandmas House belum juga melahirkan sebuah rekaman.

Menurut pengakuan Poppy, Grandmas House sedang melakukan proses rekaman. Namun, mereka tidak mau terburu-buru dalam merilis karya-karya rekaman musik mereka ke pasaran.

"Grandmas House sebetulnya sedang dalam proses merekam dua lagu, lebih profesional daripada rekaman kami sebelumnya. Tapi, kami juga sangat menikmati ketika bisa tampil live, kami akan tetap melakukan dua hal ini," jelas Poppy.

"Kami selalu berkata mungkin kami bisa sedikit mengurangi bermain gigs di Bristol, tapi kami tidak bisa menolak penawaran yang datang untuk tampil di gigs," sambung Yasmin.

0 COMMENTS