Film Biopik Creation Records Segera Tayang, Catat Tanggalnya!

Film Biopik Creation Records Segera Tayang, Catat Tanggalnya!

  • By:
  • Jumat, 12 February 2021
  • 295 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Fans musik indie dan alternatif pasti tahu soal Creation Records. Creation Records merupakan salah satu label rekaman yang cukup berjaya di masa berjayanya genre shoegaze di Inggris sana. Kehadiran Creation Records mampu membawa musik shoegaze yang bising jadi sebuah trademark sejarah musik Inggris Raya dan memengaruhi banyak musisi-musisi lain secara internasional. 

Dalam memberi penghormatan terhadap kiprah dan kesuksesan Creation Records dalam mengembangkan potensi musik independen, Danny Boyle dan Irvine Welsh yang pernah bekerja sama dalam pembuatan film Trainspotting akhirnya kembali bersatu untuk membuat sebuah karya film biopik tentang pendiri Creation Records. Danny Boyle dan Irvine Welsh berperan sebagai penulis naskah sekaligus produser untuk film biopik Alan McGee, pendiri dari Creation Records. Film biopik tentang pendiri Creation Records ini disutradarai oleh Nick Moran, yang juga pernah terlibat dalam pembuatan film Telstar: The Story of Joe Meek and The Kid.

Penulisan skenario tentang film biopik Alan McGee ini diolah berdasarkan buku The Creation Records Story: Riots, Raves and Running a Label yang ditulis oleh pendiri label rekaman tersebut sebagai sebuah memoar. Ewen Bremner memerankan Alan McGee untuk film biopik ini. Ewen Bremner sebelumnya dikenal berkat perannya sebagai Spud di film Trainspotting. Jadwal perilisan film tentang Creation Records ini rencananya akan pertama kali tayang pada bulan Maret mendatang melalui Sky Cinema, sebuah platform nonton digital berbayar milik Sky TV di Inggris, untuk dapat ditonton oleh penikmat film secara umum. Namun film berkisah tentang Creation Records ini akan lebih dulu tayang pada akhir Februari untuk Glasgow Film Festival yang disiarkan secara virtual. 

Nick Moran selaku sutradara mengungkapkan bahwa film ini akan membangkitkan memori dan nostalgia tentang Creation Records sekaligus iklim musik independen di era 1980-an hingga 1990-an. Film ini akan fokus bercerita tentang bagaimana perjuangan Alan McGee dalam mendirikan Creation Records dan membuat label rekaman tersebut jadi sebuah nama yang berpengaruh di skena musik independen Inggris Raya sekaligus melihat bagaimana akhirnya Creation Records harus jatuh di masa kejayaan musik tersebut.

Bagi yang mengikuti sejarah musik independen Inggris Raya di era 1980-an hingga akhir 1990-an pasti mengetahui bahwa Creation Records adalah nama yang membawa My Bloody Valentine, Oasis, The Jesus & Mary Chain, Slowdive, dan Primal Scream mendapatkan eksposur hingga sebesar saat ini. Creation Records dibentuk di tahun 1983 oleh Alan McGee, Dick Green, dan Joe Foster. Nama Creation Records sendiri mereka ambil dari sebuah band dari era 1960-an bernama The Creation. Creation Records sendiri bukanlah bentuk kontribusi pertama yang dilakukan oleh Alan McGee terhadap perkembangan skena musik independen di Inggris Raya. Creation Records sendiri dibuat oleh Alan McGee sebagai sebuah wadah atau perpanjangan ekosistem dari venue musik The Communication Club, sebuah label fashion musik bernama The Laughing Apple, serta komunitas zine bernama Communication Blur.

Melihat perkembangan skena musik independen yang baik, Alan McGee berkeinginan agar musisi-musisi yang ada di dalam radarnya bisa memiliki rilisan fisik agar para penikmat dan penggemar musiknya terus berkembang di luar skena itu sendiri. Alan McGee bersama rekan-rekannya di Creation Records fokus untuk membantu mempromosikan musisi-musisi alternative rock, indie rock, shoegaze, indie pop, serta post-punk. Pemilihan genre tersebut merupakan keinginan Alan McGee agar Creation Records mampu jadi sebuah alternatif label rekaman di tengah gempuran musik-musik synthpop akibat berkembangnya skena new wave di pertengahan tahun 1980-an. 

Rilisan pertama yang dikeluarkan oleh Creation Records merupakan sebuah single dari The Legend. Untuk bisa memproduksi rilisan vinyl single tersebut, Alan McGee meminjam uang sebesar 1.000 poundsterling kepada bank di Inggris. Di tahun yang sama, Alan McGee pun akhirnya mendirikan sebuah klub bernama The Living Room, di London, Inggris. Klub tersebut memiliki peran dalam mempertemukan Alan McGee dengan berbagai pihak di skena musik independen, seperti musisi yang tergabung di dalam Creation Records serta mendapatkan relasi dan juga pendanaan dari Rough Trade, sebuah label independen di Inggris yang lebih dulu terkenal milik Geoff Travis.

Creation Records juga memiliki peran untuk ketenaran yang dirasakan oleh The Jesus & Mary Chain. Sebelum band tersebut pindah rumah ke Warner Records, mereka lebih dulu tergabung bersama Creation Records. Setelah The Jesus & Mary Chain hijrah, Alan McGee tetap menjadi manajer untuk band tersebut. Hasil dari profesinya sebagai manajer pun Alan McGee gunakan untuk dapat merilis karya-karya dari Primal Scream, Felt, dan The Weather Prophets di bawah Creation Records.

Di di akhir tahun 1980-an, setiap band merasa memiliki pride tersendiri untuk bergabung bersama Creation Records. Di era tersebut, Creation Records baru saja mendapatkan My Bloody Valentine sebagai anggota terbaru untuk roster mereka. Namun di era tersebut, merupakan masa-masa sulit yang harus dilewati oleh Creation Records. Pasalnya, Creation Records hampir tidak pernah lagi mampu merilis album yang sukses secara komersial. My Bloody Valentine pun dianggap jadi salah satu faktor terpuruknya Creation Records. Alan McGee dan label rekamannya selama dua tahun harus terus membantu produksi album Loveless hingga rilis di tahun 1991. 1 tahun kemudian, akhirnya Creation Records harus menjual sebagian sahamnya kepada Sony Music.

Setelah menjual sahamnya ke Sony Music, beruntunglah Creation Records berhasil mendapatkan kontrak bersama Oasis dan merilis album perdana mereka yang booming di pasaran. Kehadiran Oasis dianggap sebagai amunisi terakhir dalam perjalanan bisnis Creation Records yang membawa secercah harapan untuk hidup sebelum akhirnya harus tutup di tahun 1999.

Image courtesy of Creation Stories

0 COMMENTS