fithor faris

Fithor Faris Angkat Rubah Liar Sebagai Simbol Perubahan

  • By: NND
  • Sabtu, 22 February 2020
  • 330 Views
  • 5 Likes
  • 4 Shares

“Rubah itu hewan liar, sebangsa serumpun anjing, perubahan itu liar biasanya pun digunjing,” begitulah penggalan yang disematkan Fithor Harus di "Rubah Itu Liar," karya terbarunya.

Melalui narasi yang disokong oleh lagu ini, Fithor membuka ruang kontemplasi yang cukup memantik nalar. Tema tersebut adalah bahasan yang bisa disejajarkan sebagai sebuah momok bagi setiap pelaku perubahan, tak peduli apapun itu wujudnya. Entah perubahan bagi diri sendiri, teman dan keluarga, hingga lingkungan, baik yang dekat maupun jauh.

Meski menakutkan, perubahan akan selalu hadir. Dan bagi mereka yang berani memperjuangkannya, mereka patut diberikan kepanjangan tangan. Mungkin, itupula kegunaan dari lagu ini, sebuah pesan penyemangat bagi mereka yang berjuang untuk melahirkan perubahan baru.

"Setiap perubahan pasti akan selalu menghadapi ketidasetujuan, karena dominasi 'normal' yang terus diagung-agungkan dan menggerogoti akal sehat," terangnya melalui siaran pers.

"Rubah Itu Liar" hadir untuk menyuarakan dua sisi koin tadi, tentang fenomena "berbahaya" pada perubahan itu; serta menyorot perjuangan mereka yang rela menyelami "bahaya" tersebut.

“Norma hanya kedok semata, untuk mengenyangkan manusia," rangkum Fithor.

Berpaling ke halaman aransemen, rancangannya tidak rampung dalam waktu yang singkat. Menyusunnya, Fithor Faris menempuh waktu kurang lebih satu tahun untuk melahirkan melodi piano intens di "Rubah Itu Liar." Hasilnya cukup apik: nada yang saling menyilang berlawanan arah, terkesan panik dan tidak bisa diam.

"Menengok ke kanan dan ke kiri, memastikan tak ada yang membahayakan," ujar Fithor menjelaskan.

Uniknya, tatanan serupa tidak hadir dalam pengemasan vokal single tersebut. Seperti berbanding terbalik, vokal dalam "Rubah Itu Liar" dihidangkan secara halus. Fithor bernyanyi dengan gumam, tak terdistraksi oleh segala ketegangan musiknya.

Menerka lebih dalam, aransemen musiknya terasa seperti kondisi tegang dan mencekam, biasa hadir menghantui seseorang yang hendak membawa perubahan. Seperti hewan liar, dianggap berbahaya, lalu diburu hingga mati.

Sementara, menilik vokal, pendengar seperti dibawa menyusuri ketenangan pasti, sama seperti perubahan itu sendiri. Meski perlahan, namun tidak bisa dihindari. Pasti.

Lagu anyar ini adalah single kedua dari Fithor Faris. Dirilis melalui Kedubes Records (Kedutaan Besar Bekasi), ia melanjutkan single "I Am a Clown" yang sebelumnya sudah sempat hadir dengan garapan video klip. Adapula album live session yang juga sudah mengudara, berisikan lima nomor yang direkam live di gelaran Kita Anak Negeri.

0 COMMENTS

Info Terkait

superbuzz
16 views
superbuzz
197 views
superbuzz
172 views
supericon
159 views
superbuzz
238 views