Frontman Motorhead

Frontman Motorhead, Lemmy Kilmister Akan Kembali Lahir dalam bentuk Action Figure

  • By:
  • Sabtu, 7 November 2020
  • 556 Views
  • 3 Likes
  • 1 Shares

Sebagai pentolan dan juga salah satu pendiri Motorhead, Lemmy Kilmister tidak hanya dikenal karena karya-karyanya yang fenomenal. Penampilannya yang khas serta kharisma yang dimilikinya memperkuat citra heavy metal untuk band yang didirikan pada tahun 1975 silam tersebut. 

Kepergian Lemmy pada bulan Desember tahun 2015 jadi berita yang cukup mengejutkan bagi para penggemar Motorhead. Di tahun tersebut para fans Motorhead juga mengetahui bahwa Lemmy sudah genap berumur 70 tahun. Namun semangatnya dalam bermusik masih terasa sangat kuat. Bahkan di bulan Mei pada tahun yang sama Lemmy pun masih terlihat aktif tampil di atas panggung bersama Motorhead. 

Tanpa disangka, ternyata hingga akhir hayatnya, Lemmy dan seluruh pihak di dalam Motorhead merahasiakan kondisi kesehatan Lemmy yang kala itu sudah diserang oleh kanker di bagian leher, otak, serta prostat dirinya. Hasil diagnosa oleh dokter tersebut memvonis Lemmy yang hanya memiliki harapan hidup mencapai dua hingga enam bulan. Lemmy meninggal dunia empat hari setelah hari ulang tahun ke-70 akibat komplikasi kanker prostat, jantung, dan hati.

Hampir 5 tahun atas kepergiannya, di tahun 2020, Super7 yang merupakan sebuah brand desain mainan dan lifestyle mengumumkan bahwa mereka akan segera merilis action figure Lemmy Kilmister sebagai bentuk apresiasinya serta sebagai bentuk perayaan ulang tahun ke-40 dari album Ace of Spades milik Motorhead. Untuk album Motorhead yang pertama kali rilis di tahun 1980 ini, sang desainer, Brian Flynn merancang action figure Lemmy berdasarkan correct period di tahun 1980, dengan tampilan wajah yang lebih muda, lengkap dengan aksesoris kaos Motorhead berwarna hitam, celana kulit, dan ikat pinggang bertema peluru, serta bass berwarna coklat yang khas dari aksi panggung sang pentolan Motorhead tersebut. Sebelum merancang action figure untuk merayakan hari jadi album Motorhead ke-40 ini, Brian Flynn juga telah merancang berbagai memorabilia budaya pop ternama, seperti Iron Maiden, Misfits, Star Wars, Alien, dan Planet Of The Apes.

Berbicara mengenai album Ace of Spades milik Motorhead, album ini digadang sebagai album dengan pencapaian paling sukses di antara album lainnya yang lahir dari band asal Inggris tersebut. Pasalnya, tidak membutuhkan waktu lama bagi album Ace of Spaces untuk membawa Motorhead mendapatkan predikat album emas dari asosiasi musik Inggris kurang dari satu tahun sejak perilisannya. 

Di tahun 2013, Lemmy pernah mengutarakan bahwa album Ace of Spades merupakan album terbaiknya yang dirinya buat bersama Motorhead. Hal ini disebabkan tidak hanya karena album ini membantu mendongkrak popularitas Motorhead secara internasional, namun juga meneguhkan karakteristik suara yang membuat Motorhead dikenal hingga saat ini. Proses pengerjaan album Ace of Spades kala itu juga membutuhkan waktu yang lama dibandingkan dua album sebelumnya, Bomber dan Overkill yang berhasil menarik banyak perhatian untuk Motorhead. 

Demi menemukan materi yang sesuai untuk album keempatnya ini, Motorhead bahkan perlu merekam sebuah demo sebagai katalis dari karakteristik yang diinginkan oleh Lemmy Kilmister. Motorhead menghabiskan waktu kurang lebih 5 minggu di dalam studio untuk merampungkan album Ace of Spades. Hal ini disebabkan karena arahan sang produser, Vic Maile yang menginginkan kualitas produksi suara terbaik. Bahkan sang produser tidak segan menyuruh para anggota Motorhead untuk merekam ulang bagian permainan mereka jika dirinya merasa kualitas suara instrumennya kurang jernih menurut pandangannya. Selain itu, Vic Maile juga mengarahkan agar permainan musik Motorhead dibuat dengan nuansa yang lebih organik dan mendasar. Permainan riff blocking dengan dinamika yang cepat jadi identitas untuk album keempat Motorhead ini secara keseluruhan.

Pengaruh personal dan kolektif di dalam tubuh Motorhead juga memiliki pengaruh dalam proses kreatif untuk setiap karya yang masuk ke dalam album Ace of Spades. Untuk lagu (We Are) the Road Crew, Motorhead membuat lagu ini untuk sebagai sebuah dedikasi atas para kru dan teknisi panggung mereka yang telah membantu band tersebut dalam memberikan penampilan yang maksimal. Sedangkan untuk lirik single yang juga berjudul Ace of Spades, Lemmy menuliskan tentang bagaimana dirinya memandang perjudian dan alasan mengapa dirinya gemar berjudi. Karena menurutnya, menang kalah dalam perjudian merupakan hal yang biasa, namun rasa tegang dan adrenalin memuncak saat melakukan permainan tersebutlah yang membuat Lemmy Kilmister tertarik untuk terus bermain. 

Ace of Spades juga jadi penanda album perdana Motorhead yang berhasil menembus pasar Amerika Serikat. Meskipun Motorhead telah merilis 3 buah album dan selalu mendapatkan hasil positif di Inggris dan juga di benua Eropa, nyatanya perusahaan rekaman di Amerika Serikat tidak tertarik untuk membantu distribusi karya-karya Motorhead yang terkesan underground dan lekat dengan citra band heavy metal asal Inggris lainnya, seperti Iron Maiden dan Judas Priest.

Sejak pertama kali rilis hingga saat ini, album Ace of Spades karya Motorhead telah beberapa kali dirilis ulang dalam berbagai format seperti single disc, double disc, dan piringan hitam di berbagai negara. Selain itu, single utama Ace of Spades juga terhitung sudah 16 kali hadir menjadi soundtrack atau insert songs di berbagai film, di antaranya adalah Hardware, Zombie Nightmare, Grosse Pointe Blank, Superbad, dan Smokin Aces.

Berita terbaru dari Motorhead kini, mereka tengah mempersiapkan sebuah film biopik yang akan menceritakan tentang perjalanan hidup Lemmy Kilmister. Film ini rencananya akan disutradarai oleh Greg Oliver yang di tahun 2010 juga pernah membuat film dokumenter berjudul Lemmy untuk Motorhead.

0 COMMENTS