Gergasi Api Hadir Dengan Single Penuh Agresi nan Kelam

Gergasi Api Hadir Dengan Single Penuh Agresi nan Kelam

  • By:
  • Rabu, 7 April 2021
  • 36 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Kolaborasi di ranah seni memang jadi satu hal yang cukup penting dalam menghadirkan kebaruan serta elemen relevansi terhadap bidang yang diusung. Begitu pula yang terjadi di dunia musik. Kolaborasi di antara musisi, baik dari genre yang seirisan maupun yang melintas sekalipun kerap kali terdengar sebagai sebuah hal yang menyegarkan di telinga. Begitu juga dengan apa yang Gergasi Api lakukan saat ini.

Motor yang menggerakkan Gergasi Api datang dari nama yang sudah tidak lagi asing di telinga penikmat musik independen Tanah Air. Apalagi bagi para penikmat musik independen Bandung. Gergasi Api merupakan entitas baru yang dirancang oleh Alexandra (Sieve) dan juga Ekyno (Full of Hate, Plum). Kedua musisi yang menghidupkan Gergasi Api ini memang dikenal memiliki pengalaman yang apik di gerne musik industrial rock, post-metal, shoegaze serta darkwave. Dari pengalaman tersebut, kedua motor di dalam Gergasi Api ini mencoba untuk meleburkan identitas mereka menjadi sebuah kesatuan melalui single bertajuk The Flames That We Shared.

Menurut Ekyno, Gergasi Api hadir dari berbagai macam unsur musik dan nuansa yang saling berpadu. Gergasi Api mencoba untuk menghadirkan sebuah karya yang dapat terdengar raw yang sekaligus juga dilengkapi dengan elemen melodi. Gergasi Api juga mencoba untuk membawa karakteristik musik digital yang juga dapat terdengar analog dalam satu waktu. Alexandra pun mengakui bahwa dirinya cukup melakukan eksplorasi terhadap teknik dan karakter vokal yang dibutuhkan pada Gergasi Api. Selain itu, Alexandra pun mencoba untuk mencurahkan aspek personal dari dirinya maupun Ekyno ke dalam lirik yang tersaji dalam lagu The Flames That We Shared. Secara garis besar, Gergasi Api mencoba untuk mencurahkan apa yang mereka rasakan selama masa pandemi berlangsung. Mulai dari rasa kehilangan yang besar hingga berbagai macam upaya untuk terus bangkit meraih kendali di dalam diri dalam menghadapi kesedihan. Konsep tersebut pun akhirnya dapat berhasil direalisasikan melalui single The Flames That We Shared

Proses rekaman yang dijalani Gergasi Api juga memiliki unsur yang menarik. Rekaman The Flames That We Shared dilakukan di tiga studio terpisah, yaitu Syaelendra Music Studio, Love For Sale Studio, dan Black Mamba Studio. Proses mixing dan mastering diserahkan oleh Gergasi Api kepada Yehezkiel Tambunan. Dirilis di bawah naungan Anoa Records, The Flames That We Shared merupakan satu dari trilogi yang nantinya akan hadir membentuk identitas Gergasi Api sepenuhnya. Kedua karya lanjutan yang akan melengkapi perjalanan awal Gergasi Api tersebut nantinya akan dirilis pada bulan April dan Mei mendatang. 

Di luar rilisnya audio single The Flames That We Shared secara digital, Gergasi Api juga telah merilis sebuah video klip untuk mengajak para pendengar semakin terpikat dengan konsep musik yang diusung. Video klip yang rilis di kanal Youtube Anoa Records ini menghadirkan visualisasi yang unik dengan menghadirkan elemen luar angkasa serta mikro dan makro kosmos, diwakilkan dalam permainan warna. Dalam video klip The Flames That We Shared yang dirilis oleh Gergasi Api juga terdapat panduan lirik yang menekankan tentang pesan yang dicurahkan melalui lagu ini.

Image courtesy of Anoa Records

0 COMMENTS