Gitaris Every Time I Die Dituntut Penonton Akibat Stage Diving

  • By: OGP
  • Jumat, 27 October 2017
  • 2575 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Musik rock identik dengan aksi-aksi liar di panggung. Maka tak heran, ‘interaksi’ yang terjalin antara band dan penggemar pun diwujudkan ke dalam berbagai aksi-aksi seperti headbang, moshing, hingga berujung stage diving. Namun naas, terkadang tak sedikit juga yang mengalami insiden kecelakaan ketika pentas dimulai.

[bacajuga]

Seperti yang tengah dialami oleh gitaris Every Time I Die, Jordan Buckley. Ia digugat secara hukum karena telah mencederai salah seorang penonton. Seorang wanita bernama Tonya Ross diketahui telah membeli sebuah tiket VIP konser punk rock di Crofoot, Pontiac, pada 13 Agustus lalu, sebagai pemberian hadiah ulang untuk putrinya.

Ketika unit rock Every Time I Die sedang naik pentas, beberapa penggemar tampak sedang menggencarkan gelombang crowd surfing, dan di situ Jordan Buckley ingin bergabung bersama tumpahan crowd. Panggung Every Time I Die memang terkenal chaos. Namun apesnya, Buckley terjun bebas dan menghantam kepala Ross yang berujung dengan insiden kecelakaan.

Dilansir melalui keterangan wawancara via WXYZ, Tonya Ross mengklaim jika dirinya mengalami sejumlah cedera di bagian kepalanya hingga patah leher akibat stage diving brutal yang dilakukan Buckley.

“Aku tersungkur ketika kepalaku menyentuh lantai. Aku mengalami migrain setiap hari karena itulah aku memakai kaca mata. Aku tak boleh terpapar cahaya. Aku juga tak boleh mendengar suara terlalu kencang. Putriku tampil di konser paduan suara dan aku tak dapat hadir,” ujarnya

Dalam tuntutan hukumnya, Tonya Ross mengaku dirinya menderita luka parah, cedera otak, leher patah dan gegar otak. Hingga kini, pihak dari Every Time I Die masih bungkam terkait insiden kecelakaan tersebut.

0 COMMENTS

Info Terkait