Glaskaca Bermetafora di Video Klip 'Polymath'

  • By: OGP
  • Kamis, 14 September 2017
  • 2220 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Di kancah rock alternatif nasional, banyak bermunculan pasokan band-band muda nan potensial. Mereka seolah saling membuktikan kapasitas sebagai pendatang baru berbahaya. Salah band potensi yang tengah jadi buah bibir itu adalah Glaskaca.

Band alternatif asal Jakarta itu baru-baru ini merilis single baru berjudul “Polymath”. Track ini merupakan lagu dengan sentuhan dan karakter khas Glaskaca yag telah diasah ke tingkat yang lebih tinggi. “Polymath” menyajikan nuansa bittersweet dengan harmonisasi tiga gitar yang kompleks, bass lines yang unik serta melodi vokal yang kuat dan dominan di sepanjang lagu.

[bacajuga]

Selain merilis single, Glaskaca juga menyuguhkan video klip terbaru di nomor andalan mereka tersebut. Klip bernuansa gelap ini digarap apik oleh Kemal Syahrianda selaku sutradara. Video dibuka dengan sepotong adegan sesosok ‘psikopat’ yang menyekap sang korban. Tema eksploitasi jadi benang merah keseluruhan cerita di dalamnya. Dentuman nada dan visual yang tertuang mengingatkan kembali kesan muram dan ‘keterasingan’ ala elit alternatif Radiohead.

Melalui siaran pers yang diterima SuperMusic.ID, Glaskaca turut memberikan pernyataan terkait perilisan single dan video klip teranyar mereka tersebut.

“Lirik ‘Polymath’ mengatakan bahwa pada dasarnya manusia adalah seorang polymath, yaitu seseorang yang menguasai berbagai bidang pengetahuan yang berbeda. Di dunia ini, di mana orang-orang terobsesi dengan spesialisasi bidang, manusia akan menyadari bahwa segala hal di dunia ini terhubung dan tidak perlu untuk membuat batasan-batasan,” terang mereka.

“Videoklip ‘Polymath’ merupakan sebuah metafora yang dapat diinterpretasikan secara berbeda oleh setiap penonton, namun ingin menyampaikan satu pesan bahwa manusia akan tetap menjadi bentuknya yang sesungguhnya (seorang polymath) dalam keadaan dan masa apapun,” pungkas Glaskaca. 

Glaskaca digawangi oleh kuintet Dias Widjajanto (vokal/gitar), Rayhan Noor (gitar/synth), Moses P. Mahitala (gitar), Aldi Nugroho (drum) dan Fahmi Darussalam (bass). Belum lama ini mereka baru saja merilis album mini berjudul Stædig. Menyambut perilisan single “Polymath”, Glaskaca juga akan mengadakan showcase pada 16 September 2017 mendatang, bertempat di Borneo Beerhouse di bilangan Kemang, Jakarta Selatan.

Tonton video klip "Polymath" dari Glaskaca di bawah ini:

0 COMMENTS

Info Terkait

superbuzz
212 views
superbuzz
236 views
supershow
1508 views
supertapes
1111 views

Supertapes: Glaskaca

superbuzz
1028 views