Grrrl Gang Ramaikan Panggung Virtual Rocking the Region 2021

Grrrl Gang Ramaikan Panggung Virtual Rocking the Region 2021

  • By:
  • Jumat, 12 February 2021
  • 236 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Kabar besar sekaligus kabar baik diberikan oleh Grrrl Gang. Trio rock asal Yogyakarta ini resmi mengumumkan bahwa mereka tampil dalam festival musik internasional, Rocking the Region.

Grrrl Gang tampil dalam acara yang berlangsung dari tanggal 29 Januari hingga 12 Februari 2021 mendatang. Tidak hanya sendiri, Grrrl Gang juga ditemani oleh dua nama lagi dari Indonesia, yakni Sunwich dan juga Ballads of the Cliche.

Akan tetapi, Grrrl Gang tidak akan mentas secara langsung di panggung Rocking the Region yang ada di Singapura. Grrrl Gang kali ini memberikan penampilan terbaiknya dan membawa nama Indonesia secara virtual.

Untuk tahun 2021, lineup dalam acara ini termasuk band-band asal Singapura macam rock indie/math rock Woes, kuartet indie Cherry Syrup, unit alt-rock/shoegaze Coming Up Roses, duo Islandeer yang saat ini sedang naik daun, band rock Saints Amongst Sinners, dan penyanyi solo pop Quite Quiet. Mereka akan tampil di Esplanade Outdoor Theater.

Sementara mewakili Thailand yang tampil secara visual, seperti indie/psych-pop Folk9*. Kemudian grup pop-punk Grrrl Gang, band indie-pop Sunwich, dan Ballads of the Cliché yang mewakili Indonesia melalui panggung online.

Adapun, bagi Grrrl Gang ini menjadi kali kedua bagi mereka tampil di panggung Rocking the Region. Grrrl Gang sebelumnya tampil di pentas yang sama pada edisi 2018 yang saat itu berlangsung secara langsung di Singapura. Selain Grrrl Gang, ada pula Bedchamber dan Gizpel yang ikut tampil di festival itu.

Panggung tersebut, juga menjadi rangkaian dari tur fantastis Grrrl Gang sebagai sebuah unit musik di tahun 2018. Band beranggotakan Akbar Rumandung, Angeeta Sentana, dan Edo Alventa ini melewati 22 panggung dalam rangka promosi mini album mereka, Not Sad, Not Fulfilled.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Grrrl Gang (@grrrlgang)

EP perdana Grrrl Gang ini mendarat pada Oktober 2018 lewat label Kolibri Rekords. Romansa cinta anak muda masih jadi tajuk utama di EP debut mereka ini.

"Album ini berkutat di kehidupan picisan anak muda yang penuh intrik, cinta, dan pencarian jati diri. Begitupun pada departemen musik, di mana pengaruh indie pop, indie rock, punk, hingga sentuhan blues diolah jadi balutan nuansa segar dan dekat dengan generasi muda,” tulis mereka dalam rilis pers kala itu.

Grrrl Gang menghabiskan waktu sekitar lima bulan untuk menyelesaikan mini album ini, atau terhitung sejak April 2018 di Lahan Erros Studio. Band asal Yogyakarta ini dibantu Tutoet Daru saat proses rekaman, serta Ferry Kurniawan di bagian mixing dan mastering. Nama terakhir juga berandil melesatkan single Film Favorit milik Sheila On 7. 

Total ada lima lagu yang mereka suguhkan, termasuk “Dream Grrrl” yang direkam ulang. “Pop Princess” menjadi lagu yang Grrrl Gang pilih sebagai single pertama di EP itu. Lagu ini mengisahkan tentang toxic relationship. “Lagu ini berupaya mendorong para wanita muda untuk berani meninggalkan hubungan yang tidak sehat demi hidup yang lebih bahagia,” ujar Angee.

Perjalanan karier Grrrl Gang sebetulnya sedang melesat dalam beberapa tahun terakhir, bahkan di tahun 2020 mereka sempat mendapat peluang untuk melebarkan sayap hingga ke Amerika Serikat dengan diundang tampil dalam festival South by Southwest (SXSW) di Austin, Texas.

Tapi, akibat virus corona, mereka batal terbang ke Negeri Paman Sam. Akbar Rumandung mengatakan, keputusan ini tetap diambil meski persiapan sudah matang, termasuk booking hotel. Pembatalan ini juga secara mendadak dikabarkan oleh pihak penyelenggara SXSW kepada Grrrl Gang.

"Ada beberapa band yang tetap berangkat dan main ke kota lain. Nggak worth it-lah, daripada dideportasi. Batalin aja, enggak masalah," ucapnya.

Grrrl Gang juga sempat ngobrol dengan band Indonesia lainnya, Reality Club, yang juga dijadwalkan manggung di SXSW 2020. Mereka sepakat bahwa bahwa tidak sepadan untuk tetap pergi di tengah wabah virus corona.

Angeeta menambahkan, tampil di SXSW sebenarnya bukan tujuan akhir dalam karier Grrrl Gang. Namun, kesempatan ini menjadi salah satu pencapaian mereka setelah bermusik selama kurang lebih empat tahun.

Terlebih, karena tampil di SXSW dapat membuka akses buat Grrrl Gang dalam bertemu booking agent, label rekaman, dan band lain dari penjuru dunia. Meski begitu, Grrrl Gang kini mendapat kesempatan yang tidak kalah penting untuk melebarkan sayap ke panggung internasional.

0 COMMENTS