HELLHOUND MENUJU PROGRESI BARU YANG LEBIH DAHSYAT DAN BERCERITA

  • By: SS
  • Kamis, 21 January 2016
  • 4553 Views
  • 1 Likes
  • 0 Shares

Band technical death metal asal kota Malang, Hellhound, dikabarkan tengah menyiapkan album kedua mereka. “Saat ini Hellhound disibukkan dengan penggarapan album kedua. Dalam waktu dekat, kami akan rilis dua singel terlebih dahulu sebelum launching album penuhnya,” ujar gitaris Andika kepada situs Portal Musik Malang, baru-baru ini. 

Proses pengerjaan album kedua Hellhound ini ditargetkan bakal tuntas pada pertengahan tahun 2016. Album yang berisi 10 lagu itu akan tetap dirilis oleh label mereka sebelumnya, Brutal Infection Records. Ada beberapa perubahan dan hal-hal yang menarik dalam bakal albumnya nanti.

Di album kedua ini ada modifikasi perihal mitos-mitos Yunani, atau Greek. Yang digabungkan dalam bentuk lirik tetapi nggak sefrontal seperti album pertama, For Whom You Pray. Jadi lebih mainin cerita, banyak kata-kata deskriptif dan juga artwork-nya lebih berwarna,” ucap sang drummer, Irul. "Konsepnya adalah sebuah cerita beruntun. Jadi nanti ada genesisnya, ada kejadian, ada puncak chaos-nya dan berakhir dengan omega atau ending. Semacam kehancuran dari mitos yang kita ciptakan tadi."

Selain itu, Hellhound akan menggeber aransemen musiknya menjadi lebih progresif. Inspirasi musikal itu tadi mereka dapatkan dari band-band progressive death metal macam Gorod atau Alkaloid.

Habit musik masih tetap, namun unsur progresifnya sedikit lebih kental. Kita juga main lebih luas, memasukan unsur old-school digabungkan dengan new wave. Pengaruh neo-classical tetap ada, namun nggak sekental di album pertama,” jelas Andika.

Formasi Hellhound saat ini juga turut mengalami perubahan. Vokalis Nofa dan bassist Dedi, yang sempat terlibat di album pertama telah mengundurkan diri dari band yang terbentuk sejak tahun 2012 lalu. Tidak butuh waktu lama, muncul nama Farizki Ade Pratama yang mengisi kekosongan pada posisi bass. Hellhound kemudian menggelar audisi untuk mencari vokalis pengganti. Muncul lima nama kandidat vokalis di awal audisi tersebut, hingga akhirnya mengerucut menjadi dua nama yang mereka ajak dalam beberapa kali sesi latihan bersama di studio. Setelah dijajal di dua panggung, akhirnya diputuskan Ayatollah Habibi sebagai vokalis tetap Hellhound.

Memasuki tahun 2016 ini, Hellhound tidak terlalu muluk-muluk dalam merancang segalanya. Kendati begitu, target positif tetap ada dalam tujuan mereka, “Harapan kami semoga iklim musik di Malang semakin lebih baik terutama di scene death metal, dan kami tetap berupaya seoptimal mungkin.”

Foto: Portal Musik Malang / Hellhound / Brutal Infection Recs

0 COMMENTS