Inilah 4 Band Terkenal yang Bubar Di Puncak Kariernya

Inilah 4 Band Terkenal yang Bubar Di Puncak Kariernya

  • By:
  • Senin, 25 January 2021
  • 1088 Views
  • 1 Likes
  • 0 Shares

Membangun dan mempertahankan sebuah band bukanlah perihal yang mudah. Banyaknya kepala dan ego di dalam sebuah lingkungan, kerap kali membuat keharmonisan band tersebut jadi terganggu dan menjadi penyebab utama dari bubarnya sebuah band. Tidak jarang hal ini dialami oleh kelompok musik yang tenar bahkan band terkenal yang bubar ini harus menerima nasib dinamika kolaborasinya rusak di masa-masa keemasannya.

Selain adanya ego yang besar dari masing-masing anggota, force majeure juga bisa jadi faktor mengapa beberapa band terkenal ini memutuskan untuk bubar. Salah satu alasan band terkenal yang bubar ini adalah karena harus menerima realita ditinggalkan oleh salah satu anggotanya untuk selamanya. Tidak jarang beberapa band terkenal yang bubar di masa lalu akibat kejadian tragis tersebut meskipun mereka sedang berada di puncak kariernya. Berikut adalah beberapa nama band terkenal yang bubar di masa kejayaannya.

  1. Joy Division

    Predikat atau image terkait band terkenal yang bubar di puncak kariernya mungkin sebuah hal yang tepat untuk disematkan pada Joy Division. Pasalnya, band tersebut harus dibubarkan padahal kelompok musik post-punk asal Inggris tersebut tinggal selangkah lagi bisa menapakkan kaki di Amerika Serikat. Band terkenal yang bubar di masa puncaknya ini harus bubar akibat meninggalnya sang vokalis, Ian Curtis di tahun 1980. Band terkenal yang bubar ini harus kehilangan kesempatan bermain untuk memperkenalkan musik mereka kepada audiens yang lebih luas. Anggota yang ditinggalkan seperti Bernard Sumners, Peter Hook, dan Stephen Morris, memutuskan untuk membubarkan Joy Division dan tetap bermusik bersama di bawah nama New Order. 

    Sedikit sejarah tentang Joy Division, band terkenal yang bubar di masa keemasannya ini terbentuk di tahun 1976. Terbentuknya Joy Division merupakan ide dari Bernard Sumner dan Peter Hook yang sama-sama terinspirasi oleh aksi panggung Sex Pistols yang mereka saksikan pada sebuah konser di Manchester, Inggris. Bernard Sumner dan Peter Hook pun mengumumkan sebuah info melalui toko musik di kawasan Manchester bahwa mereka sedang mencari vokalis. Ian Curtis yang kebetulan mengenal Bernard Sumner dan Peter Hook pun akhirnya menghubungi mereka untuk bergabung ke dalam formasi awal dari salah satu band terkenal yang bubar di masa kejayaannya tersebut.

  2. My Chemical Romance

    Meskipun sudah kembali reuni dan berkarya bersama kembali, My Chemical Romance merupakan salah satu band terkenal yang bubar di masa-masa puncak kariernya. Setelah berhasil menelurkan 4 buah album dalam rentang tahun 2002 hingga tahun 2010 sejak pertama kali terbentuk di tahun 2001. Band terkenal yang bubar ini sebelumnya sudah punya rencana untuk melepaskan ikatan mereka dalam My Chemical Romance jauh dari tahun 2013 ketika resmi mengumumkan pembubaran mereka. Band terkenal yang bubar di masa keemasannya ini pernah punya rencana untuk membuat album ketiga mereka, The Black Parade (2006) sebagai album terakhir mereka bersama. Namun rencana bubar tersebut baru terealisasi 3 tahun setelah album keempatnya rilis. Band terkenal yang bubar di masa kejayaannya ini akhirnya memutuskan untuk kembali berkarya bersama di tahun 2019 namun dalam formasi yang kurang lengkap. Pasalnya, sang penabuh drum, Bob Bryar tidak ikut masuk ke dalam formasi reuni tersebut.

  3. Led Zeppelin

    Led Zeppelin juga masuk ke dalam daftar band terkenal yang bubar di masa kejayaannya. Bubarnya Led Zeppelin juga terjadi akibat meninggalnya sang drummer, John Bonham di tahun 1980. Band terkenal yang bubar di masa kejayaannya ini harus menerima pil pahit ditinggal oleh sang penabuh drum saat sedang menjalankan tur konser di Amerika Serikat. Alhasil, rangkaian konser tur yang sedang dijalani Led Zeppelin harus dibatalkan dan tidak lama kemudian, Led Zeppelin pun dinyatakan bubar. Para anggota dari band terkenal yang bubar di masa kejayaannya ini mulai sibuk bermusik masing-masing. Robert Plant diketahui membuat band baru The Honeydrippers. Sang vokalis di dalam tubuh Led Zeppelin tersebut mencoba untuk mendiversifikasi dirinya dari citra band terkenal yang bubar di masa kejayaannya tersebut dengan memutuskan untuk bermain musik bernuansa soul rock.

  4. At The Drive In

    Perjalanan karier At The Drive In sebagai grup musik bernafaskan post-hardcore memang terbilang panjang. Band ini mulai aktif berkarya sejak tahun 1993 hingga tahun 2001. Namun, sebagai band independen, At The Drive In harus memupuk kesuksesannya sendiri dari panggung ke panggung, dari album ke album. Hingga akhirnya mereka mendapatkan popularitas di akhir tahun 1990-an hingga awal 2000-an. Tepatnya di tahun 2001, At The Drive In memutuskan bubar setelah merampungkan tur konser dunianya. Diketahui bahwa band terkenal yang bubar di masa kejayaannya ini sudah mencoba mempertahankan keretakan hubungan antara Cedric Bixler-Zavala sang vokalis dengan Omar Rodríguez-López sang gitaris. Selain itu, adiksi terhadap obat-obatan terlarang yang dialami oleh Cedric Bixler-Zavala juga jadi salah satu faktor kenapa At The Drive In jadi band terkenal yang bubar di masa puncak kariernya. 

    Sang vokalis pun mengakui bahwa dirinya bertanggung jawab atas bubarnya At The Drive In. Di saat yang bersamaan dirinya pun menyayangkan industri musik yang memisahkan karya musik dalam sebuah genre. Hal tersebut diakui oleh frontman band terkenal yang bubar di masa kejayaannya tersebut sebagai sebuah hal yang menghalangi dirinya dalam berkarya sebebas mungkin karena terbebani dengan predikat band post-hardcore. Dirinya pun mengakui, jika tidak bubar At The Drive In ingin mencoba untuk memasukkan elemen psychedelic rock ke dalam musiknya.

0 COMMENTS