Inilah 5 Sosok Penyanyi Punk Wanita yang Berperan Besar Terhadap Pergerakan Punk Rock Dunia

Inilah 5 Sosok Penyanyi Punk Wanita yang Berperan Besar Terhadap Pergerakan Punk Rock Dunia

  • By:
  • Selasa, 12 January 2021
  • 269 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Berasal dari sebuah pergerakan yang merambah ke gaya hidup, punk merupakan salah satu genre musik yang memiliki semangat untuk melepaskan eksklusivitas. Siapapun, baik laki-laki ataupun wanita bisa menjadi motor untuk membantu pergerakan punk. Maka dari itu tidak aneh jika di industri musik, cukup banyak penyanyi punk wanita yang jadi frontwoman untuk band-band ternama atau bahkan berkarier sebagai musisi solo.

Penyanyi punk wanita bahkan bukan sekadar dianggap jadi hal yang keren. Menurut sejarah, wanita memiliki kontribusi dan peran yang cukup signifikan untuk perkembangan musik punk rock di tahun 1970-an. Maka dari itu, keberadaan penyanyi punk wanita di industri musik dunia bukanlah hal baru. Keberadaan penyanyi punk wanita membuktikan jika punk rock menjadi salah satu genre musik yang ingin selalu merangkul dan menjadi representasi bagi setiap orang.

Mendalami peran wanita di industri musik, berikut adalah 7 nama penyanyi punk wanita yang berhasil mengubah lanskap musik punk rock dunia.

  1. Debbie Harry

    Populer melalui pergerakan punk rock dan new wave di Amerika Serikat yang cukup mendunia, nama Debbie Harry merupakan salah satu penyanyi punk wanita yang punya pengaruh besar bagi punk rock di industri musik hingga saat ini. Tergabung dalam band Blondie, Debbie Harry merupakan satu-satunya anggota wanita di dalam tubuh band tersebut. Karakteristik suara Debbie Harry yang unik sebagai salah satu penyanyi punk wanita saat itu cukup membawa popularitas untuk dirinya dan band yang digawanginya. Bersama Blondie, peran Debbie Harry sebagai salah satu penyanyi punk cukup membawa pengaruh besar terhadap skena new wave di New York. Bahkan aksinya bersama Blondie dianggap sebagai sebuah pergerakan yang sophisticated di tahun 1970-an.

  2. Patti Smith

    Selain dikenal sebagai seorang penyari, Patti Smith juga merupakan salah satu penyanyi punk wanita yang cukup membawa pengaruh besar terhadap pergerakan skena punk rock di Amerika Serikat. Bahkan Patti Smith dijuluki sebagai The Godmother of Punk. malang melintang di skena punk sebagai seorang penulis dan penyair, Patti Smith baru membentuk bandnya di tahun 1974 bersama Lenny Kaye dengan nama Patti Smith Group. Menggunakan nama dirinya sebagai nama band tentu saja membuat salah satu penyanyi punk wanita ini jadi pusat dari poros kreatifnya. Pertama kali merilis album berjudul Horses, karya dari penyanyi punk wanita dan bandnya tersebut diketahui jadi inspirasi dari beberapa musisi punk yang lebih modern, seperti Sonic Youth salah satunya.

  3. Siouxsie Sioux

    Beralih ke Inggris, Siouxsie Sioux dikenal sebagai salah satu musisi dan seniman yang cukup punya peranan penting dalam pergerakan skena punk di tanah kelahirannya. Siouxsie Sioux juga merupakan seorang penyanyi punk wanita yang tergabung di dalam band Siouxsie Sioux and the Banshees dan The Creatures. Keberadaan dua band yang dimotori oleh salah satu pennyanyi punk wanita di Inggris ini juga menjadi inspirasi dari beberapa musisi new wave di Inggris, seperti PJ Harvey serta LCD Soundsystem. Album debut dari Siouxsie Sioux and the Banshees yang berjudul The Scream dianggap sebagai salah satu album terbaik sepanjang masa menurut media musik di Inggris. Ketertarikan Siouxsie Sioux terhadap musik punk dia temukan ketika pertama kali menonton penampilan Sex Pistols secara live dan langsung jatuh cinta dan mulai mengembangkan sisi musikalitasnya dengan menggabungkan elemen punk rock dengan genre musik lainnya, seperti jazz dan blues. Gaya fashion gothic yang diusung oleh Siouxsie Sioux juga cukup membuat skena goth punk menjadi populer. Bahkan gaya pakaian tersebut juga menginspirasi aksi panggung dari The Cure.

  4. Chrissie Hynde

    Tergabung sebagai salah satu pendiri dari band The Pretenders dan sebagai salah satu penyanyi punk wanita di kancah permusikan dunia, Chrissie Hynde juga dikenal dengan kolaborasi lintas genre dan generasi bersama Frank Sinatra hingga Cher. Pengenalan dirinya dengan skena punk dimulai sejak dirinya masih bekerja sebagai seorang jurnalis untuk media musik di Inggris. Selanjutnya di tahun 1978, bersama Pete Farndon,James Honeyman-Scott, dan Martin Chambers, Chrissie Hynde mendirikan The Pretenders sebagai seorang penyanyi punk wanita di dalam tubuh band tersebut. Bersama The Pretenders, sang penyanyi punk wanita tersebut langsung berhasil mencetak lagu hit berjudul Brass in Pocket di tahun 1980 dan berhasil mendapatkan pengakuan dari salah satu penggiat skena punk, Simon Reynolds, atas orisinalitas yang dilahirkan melalui olah vokal dan penulisan lirik Chrissie Hynde.

  5. Viv Albertine

    The Slits merupakan salah satu band punk dengan seluruhnya beranggotakan wanita dan Viv Albertine berperan sebagai penyanyi punk wanita di dalam band tersebut. Sebagai salah satu penyanyi punk wanita yang membawa pengaruh terhadap skena punk rock di Inggris, Viv Albertine berkenalan dengan skena tersebut melalui aksi panggung dari Sex Pistols. Tidak berhenti di situ, bahkan Viv Albertine juga bersahabat dengan Sid Vicious serta bersama Mick Jones dan Joe Strummer dari The Clash. Viv Albertine bukanlah orang yang membentuk The Slits. Penyanyi punk wanita asal Inggris ini baru bergabung di dalam band tersebut pada tahun 1972, menggantikan salah satu pendiri The Slits yang lebih dulu memutuskan untuk mengundurkan diri. Karya Viv Albertine sebagao penyanyi punk wanita di dalam tubuh The Slits dan berhasil membawa band tersebut mencapai kesuksesan mainstream di Inggris. Kesuksesan The Slits juga berhasil memperkuat pergerakan band riot grrrl di skena punk rock.

0 COMMENTS