Iron Maiden Kembali Berkolaborasi dengan Klub Sepak Bola asal Inggris

Iron Maiden Kembali Berkolaborasi dengan Klub Sepak Bola asal Inggris

  • By:
  • Sabtu, 15 May 2021
  • 251 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Kolaborasi dari satu musisi dengan musisi lainnya merupakan sebuah aktivitas yang cukup lumrah. Di luar itu, ada juga kolaborasi antara musisi dan seniman yang juga umum untuk terjadi. Namun, ada sebuah kolaborasi dari musisi yang tampak asing namun berhasil menarik banyak penggemar dan terhitung sukses terselenggara. Kolaborasi tersebut datang dari Iron Maiden bersama sebuah klub sepak bola, West Ham United. Jika kalian berpikir bahwa kolaborasi Iron Maiden dan West Ham United ini lahir dalam bentuk anthem atau lagu, ada baiknya simpan jawaban tersebut di dalam benak kalian saja Superfriends. Kolaborasi antara Iron Maiden dan West Ham United ini hadir dalam bentuk perlengkapan olahraga resmi untuk klub sepak bola asal London tersebut.

Perlu diketahui bahwa kolaborasi antara Iron Maiden dan West Ham United ini bukanlah yang pertama terjadi. Kolaborasi pertama yang dilakukan oleh Iron Maiden bersama West Ham United terjadi pada tahun 2019 lalu. Kala itu, Iron Maiden dan West Ham United secara resmi merilis sebuah merchandise baju sepak bola kandang dengan logo Iron Maiden dan kutipan “Die With Your Boots On”. Kali ini, kolaborasi band metal dan klub sepak bola tersebut kembali hadir untuk melengkapi seragam tandang dari West Ham United. Kali ini tidak hanya eksklusif untuk seragam tandang saja, merchandise kolaborasi Iron Maiden dan West Ham United ini juga hadir dalam bentuk jaket training untuk para penggemar klub sepak bola atau band metal asal Inggris tersebut.

Ide kolaborasi ini awalnya hadir karena kecintaan Steve Harris, selaku pendiri dan pemain bass Iron Maiden, terhadap klub West Ham United. Steve Harris menyatakan bahwa sejak tahun 1965 dirinya telah menggemari West Ham United. Bahkan di bass yang dimainkannya saja ada stiker dari klub sepak bola tersebut. Meskipun sudah mencintai West Ham United sejak lama, pentolan di dalam tubuh Iron Maiden tersebut baru bisa merealisasikan kolaborasinya di tahun 2019. Awalnya, kolaborasi yang dilakukan oleh Iron Maiden dan West Ham United ini lahir sebagai bentuk dukungan saja. Namun, mengetahui bahwa merchandise hasil kolaborasi tersebut mampu terjual ribuan items, membuat Iron Maiden dan West Ham United memutuskan untuk kembali bekerja sama melengkapi seri home/away kit untuk seragam sepak bola klub asal London tersebut. 

Hasil penjualan yang tinggi bukan jadi alasan utama mengapa Iron Maiden mau kembali bekerja sama dengan West Ham United. Steve Harris mengakui bahwa performa klub sepak bola yang dicintainya musim ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Oleh karena itu, demi mempertahankan semangat bagi para pemain di dalam West Ham United dan penggemarnya, dirinya mau untuk melanjutkan kerja sama di bawah nama Iron Maiden. Dengan rilisnya seragam tandang West Ham United, Steve Harris mewakili Iron Maiden juga berharap bahwa seragam tersebut dapat memberikan keberuntungan bagi West Ham United di masa depan dan mampu bertanding di liga tertinggi Eropa. Bagi kalian yang merupakan fans dari Iron Maiden maupun West Ham United, kalian bisa langsung memesan memorabilia eksklusif ini di situs merchandise resmi Iron Maiden, ya Superfriends.

Meskipun sudah aktif bermusik sejak tahun 1975 dan menyandang status sebagai legenda musik metal dunia, Iron Maiden hingga saat ini masih cukup terbilang aktif. Di tahun 2020 saja Iron Maiden sempat beberapa kali menjalankan tur konsernya yang berujung harus mengalah akibat merajalelanya penyebaran virus Corona di seluruh dunia. Selain itu, Iron Maiden juga sempat merilis sebuah album live di tahun 2020 berjudul Nights of the Dead, Legacy of the Beast: Live in Mexico City. Album live tersebut direkam dari pertunjukan konser Iron Maiden yang diadakan di Mexico City pada tahun 2019 silam. Di tahun 2021, Iron Maiden baru saja mendapatkan penghargaan rock bergengsi di tingkat dunia. Pada bulan Februari lalu, Iron Maiden dinobatkan sebagai salah satu band rock yang berhasil menyandang predikat legendaris dari Rock and Roll Hall of Fame.

Untuk karya album sendiri, Iron Maiden terakhir kali merilis album pada tahun 2015. Untuk sekelas band legendaris, tentu saja rilisnya album tersebut belum terbilang begitu lama. Album terakhir Iron Maiden diperkenalkan dengan judul The Book of Souls. Menjadi album ke-16 dalam sejarah Iron Maiden, band asal Inggris tersebut menghadirkan treatment yang cukup spesial untuk album The Book of Souls. Pasalnya, album ke-16 Iron Maiden tersebut merupakan double album pertama yang dirilis oleh band milik Steve Harris tersebut sepanjang sejarah kariernya. Tidak hanya itu, album tersebut juga mendapatkan predikat sebagai album dengan durasi terpanjang, yakni durasi putar yang mencapai 92 menit. Dalam menggarap album ke-16, Iron Maiden kembali bekerja sama dengan Kevin Shirley. 

Kevin Shirley merupakan seorang kolaborator dan produser yang sudah sering kali mendukung proses produksi album Iron Maiden sebelumnya. Proses pengerjaan album ke-16 Iron Maiden ini juga berjalan dengan lancar dalam waktu yang singkat. Tercatat, Iron Maiden hanya perlu menyelesaikan album The Book of Souls dalam rentang waktu 4 bulan saja di akhir tahun 2014. Guillaume Tell Studios di Paris jadi pilihan Iron Maiden untuk merekam 10 lagu yang ada di dalam album ini. Meskipun lancar dalam proses produksi, Iron Maiden harus mengalami kendala dalam masa promosinya. Pasalnya, tur konser untuk album The Book of Souls ini harus mengalami kemunduran pada jadwalnya untuk menunggu kesembuhan dari vokalisnya, Bruce Dickinson yang baru saja menjalani operasi pengangkatan tumor.

Image courtesy of Iron Maiden

0 COMMENTS