Joshua Heath Scott: Menggema Bersama JHS Pedals

Joshua Heath Scott: Menggema Bersama JHS Pedals

  • By:
  • Rabu, 10 March 2021
  • 215 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Berawal dari iseng untuk memaksimalkan potensi pedal efek gitar yang dimilikinya, Joshua Heath Scott pun tertarik untuk mengenal lebih dalam terkait teknis dalam pembuatan efek gitar. Ketertarikannya tersebut memaksa Joshua Heath Scott untuk mempelajari ilmu elektro, padahal dirinya mengawali karier sebagai musisi amatir tanpa ada latar belakang pendidikan elektro sama sekali. Akhirnya, apa yang berangkat dari kegemarannya tersebut pun membuahkan hasil yang baik hingga akhirnya Joshua Heath Scott mendirikan JHS Pedals di tahun 2007.

Salah satu key selling point pada produk JHS Pedals yang dibuat oleh Joshua Heath Scott adalah semua pedal efek gitarnya dirakit secara manual menggunakan tangan. Jadi, Joshua Heath Scott sendiri pula yang memastikan bahwa setiap pedal yang dirilis oleh JHS Pedals harus mampu tidak hanya menghadirkan nuansa suara berbeda namun juga terdengar apik tanpa isu mekanik yang dapat mengganggu frekuensi suara gitar yang dikeluarkan melalui amplifier. 

Joshua Heath Scott mulai mengotak-atik pedal efek gitar saat salah satu efek blues driver keluaran Boss miliknya tidak berfungsi secara baik. Saat itu, Joshua Heath Scott mempunyai dua buah seri blues driver berbeda, satu versi standar dan satu lagi merupakan keluaran edisi terbatas. Saat mencoba untuk melakukan reparasi pada efek gitar versi standarnya, Joshua Heath Scott pun ikut penasaran mengapa kedua efek dengan nama yang sama tersebut memiliki suara yang berbeda. Akhirnya, Joshua Heath Scott pun merombak bagian dalam dari efek gitar edisi terbatasnya dan menemukan alur sirkuit elektrik yang berbeda di dalamnya sekaligus mengetahui apa yang jadi pembedanya.

Dari pengalamannya tersebut, akhirnya Joshua Heath Scott pun mulai membeli bahan-bahan yang dibutuhkan untuk merakit sebuah efek gitar secara mandiri. Efek pertama yang dirinya buat sebuah efek gitar fuzz yang kelengkapannya Joshua Heath Scott beli melalui internet. Selanjutnya Joshua Heath Scott pun kembali membeli bahan-bahan elektrikal dan berhasil membuat sebuah drive booster pedal. Setelah yakin dengan kemampuan dalam mengotak-atik sirkuit elektrik, akhirnya Joshua Heath Scott pun kembali melakukan modifikasi pada koleksi pedal efek gitar yang dirinya punya. Joshua Heath Scott mulai mengubah kapasitor atau dioda yang ada pada pedal efek gitarnya tersebut dan menemukan hasil suara yang berbeda. Meskipun dirinya mengakui bahwa kala itu, Joshua Heath Scott masih belum memahami tentang hal-hal yang bersinggungan dengan elektro, tapi dirinya dapat mengetahui adanya perbedaan dari suara yang dihasilkan. Kepekaan terhadap perubahan frekuensi suara tersebut memang secara tidak langsung dilatih saat dirinya fokus memulai karier sebagai seorang musisi.

Joshua Heath Scott menyadari bahwa melakukan modifikasi sekaligus membuat efek gitar secara mandiri bukanlah hal yang mudah. Namun, Joshua Heath Scott cukup menyukai prosesnya. Menurut pendiri JHS Pedals, dirinya merasa bahwa papan sirkuit elektronik dari sebuah efek gitar sama halnya dengan peta harta karun. Joshua Heath Scott harus menyusuri beberapa langkah sulit dan risiko yang besar untuk menemukan hasil yang dia inginkan. Semakin yakin dengan kemampuannya, akhirnya Joshua Heath Scott pun mulai menawarkan jasa modifikasi pedal efek gitar kepada rekan-rekan musisinya. Hobi yang dilakukan oleh Joshua Heath Scott pun menjadi sebuah pekerjaan sambilan yang lambat laun menghadirkan kestabilan dalam aspek finansial dirinya saat itu. 

Di tahun 2008, Joshua Heath Scott pun mulai menghadirkan beberapa rangkaian pedal efek gitar yang dirinya rakit secara mandiri. Ada tiga buah pedal efek gitar pertama yang Joshua Heath Scott rakit dari awal, yaitu Morning Glory, Pulp ’N’ Peel, dan All American. Ketiga pedal tersebut juga merupakan pedal efek gitar pertama yang mendapatkan treatment label JHS Pedals pada body-nya. Dalam merakit pedal efek gitar, Joshua Heath Scott membutuhkan waktu hingga 18 jam dalam sehari. Di tahun 2009, Joshua Heath Scott memutuskan untuk memindahkan workshop JHS Pedals yang ada di rumahnya di Missisipi ke Kansas City dan mulai membuka lowongan untuk membantunya dalam mengerjakan proses perakitan efek pedal gitar. Di tahun yang sama Joshua Heath Scott pun resmi mengubah JHS Pedals dari produksi rumahan menjadi sebuah organisasi profit. Hingga saat ini Joshua Heath Scott, bersama John Pennington sebagai R&D serta Steve Offutt dengan jabatan General Manager mengelola JHS Pedals dengan 31 karyawan. 

Dari tahun ke tahun, secara konstan JHS Pedals yang didirikan oleh Joshua Heath Scott pun semakin merasakan perkembangan yang baik secara ekonomi dan juga brand awareness. Baik musisi amatir maupun profesional pun mulai mengagumi hasil rakitan pedal efek gitar Joshua Heath Scott. Bahkan, Joshua Heath Scott pun mendapatkan sebuah kesempatan kerja sama dengan salah satu gitaris legendaris dari Mr. Big, Paul Gilbert. Joshua Heath Scott dipercaya untuk membuat sebuah efek distorsi signature untuk Paul Gilbert. Pengalaman tersebut lantas jadi salah satu pengalaman yang tidak terlupakan bagi Joshua Heath Scott. Pasalnya, sebagai seorang musisi ternama dan legendaris, Paul Gilbert pun tidak sungkan untuk memberikan masukan kepada Joshua Heath Scott dalam merancang efek distorsi khusus untuk sang gitaris. Banyak cerita dan ilmu yang Joshua Heath Scott dapatkan dari kerja sama yang dirinya lakukan bersama Paul Gilbert. Joshua Heath Scott mengakui bahwa Paul Gilbert kembali menghadirkan semangat bagi dirinya untuk terus bermain gitar dan menemukan hal-hal menarik dari merakit efek gitar.

Image courtesy of Sweetwater

0 COMMENTS