Kasino Brothers

Kasino Brothers Gambarkan Kesenjangan di “Mereka Yang Lupa”

  • By:
  • Rabu, 18 November 2020
  • 394 Views
  • 2 Likes
  • 1 Shares

Tidak hanya perihal kesehatan, pandemi Covid-19 jelas terlihat menghadirkan dampak yang menggelisahkan bagi para pekerja di industri kreatif. Di antaranya adalah musisi. Banyak musisi yang harus rela membatalkan jadwal manggungnya dengan alasan keselamatan dan kesehatan. Tidak terkecuali Kasino Brothers. Kasino Brothers merupakan kelompok musik garage rock dengan nafas rock and roll asal Jogja yang mau tidak mau harus menghabiskan tahun 2020 dengan mengisolasi diri. Band yang terbentuk pada tahun 2011 ini sebelumya sudah sering menghiasi panggung-panggung musik beraliran rock, terutama garage rock. Namun di tahun ini mereka harus menerima bahwa ada belasan panggung yang harus batal mereka sambangi.

Meskipun seakan terbelenggu akibat pandemi, nyatanya tidak mematahkan semangat dari band yang beranggotakan Jeff (vokal), Yuki (gitar), Dary (drum), dan Fareeq (bass) ini. Kasino Brothers di tahun 2020 akhirnya berhasil menyelesaikan single terbarunya yang berjudul Mereka Yang Lupa dan sudah rilis melalui platform musik digital sejak 6 November 2020 lalu.

Single ini sebenarnya telah masuk proses penggarapan sejak tahun 2019 yang lalu, namun Jeff sang vokalis masih belum merasa menemukan rangkaian kalimat yang tepat untuk mewakili lagu terbaru dari Kasino Brothers tersebut. Hingga akhirnya, Jeff mengusung konsep lirik berbahasa Indonesia dengan tema yang diangkat dari fenomena nyata yang terjadi di kehidupan sehari-hari. Dalam pencarian liriknya, vokalis Kasino Brothers tersebut juga memilih untuk berkunjung dan belajar bersama vokalis Fstvlst, Farid Stevy Asta. Langkah Jeff untuk memperluas referensinya terkait penggarapan lirik berbahasa Indonesia tersebut disambut positif oleh teman-teman lainnya di dalam tubuh Kasino Brothers.

Selain Jeff sang vokalis, Dary sang penabuh drum pun mengasah pengetahuannya tentang audio engineering. Oleh karena itu, Kasino Brothers mencoba untuk memaksimalkan pengetahuan dan potensi yang dimiliki di dalam tubuhnya untuk memproduksi musik secara mandiri, mulai dari proses rekaman track. Selain itu Dary juga memiliki andil sebesar 70 persen dari keseluruhan arah musik yang coba disampaikan oleh Kasino Brothers. Keterlibatan Dary untuk lagu Mereka Yang Lupa ini dilakukan mulai dari konsep aransemen lagu, penentuan karakteristik sound design, hingga arahan teknik vokal untuk memaksimalkan output lagunya sendiri. Dalam proses penyempurnaannya, Kasino Brothers juga dibantu oleh Arul Fortis untuk proses mixing dan mastering.

Yuki sebagai gitaris juga punya peranan dalam pengembanagan potensi karya terbaru dari Kasino Brothers. Dirinya mencoba untuk mengajukan konsep video klip untuk lagu ini. Pembuatan video klip ini selaras dengan ide Fareeq yang ingin memperkuat image Kasino Brothers di berbagai platform digital, baik itu media sosial, platform musik digital, atau Youtube. Bekerja sama dengan 7daysoff Production House, Kasino Brothers mengangkat aktivitas builder motor custom untuk tema video klip lagu Mereka Yang Lupa. Hal ini didasari oleh kedekatan Kasino Brothers dengan festival musik yang diselenggarakan oleh komunitas motor custom di Indonesia. Mereka pun memiliki keinginan suatu saat nanti untuk bisa memiliki dan mengendarai motor custom mereka sendiri. Para anggota Kasino Brothers memerankan seluruh elemen penting sebagai builder motor custom. Jeff berperan sebagai welder, Yuki sebagai ilustrator, Dary sebagai mekanik, dan Fareeq sebagai painter. 

Melalui video klip tersebut, Kasino Brothers mencoba untuk menarasikan cerita tentang sosok para pekerja yang telah merencanakan suatu konsep pekerjaan namun mendadak harus menerima kenyataan pahit akibat rencana hancur tidak sesuai dengan ekspektasi. Buyarnya rencana yang telah disusun secara matang mengharuskan para pekerja tersebut untuk bekerja melakukan apa saja demi untuk dapat bertahan hidup dalam terpaan keadaan serta berada dalam penuh tekanan penguasa. Tekanan tersebut juga hadir dalam bentuk penerimaan kompensasi yang tidak sesuai serta adanya kesenjangan dan ketidak setaraan antara keduanya.

0 COMMENTS