Kelompok Penerbang Roket Tampil di ‘A Night At Schouwburg’ Edisi Kedua

  • By: NTP
  • Jumat, 17 November 2017
  • 3557 Views
  • 1 Likes
  • 0 Shares

Trio Kelompok Penerbang Roket akan tampil pada gelaran A Night at Schouwburg kedua pada 17 Desember mendatang di Gedung Kesenian Jakarta, Jakarta Pusat. Kali ini John Paul Patton (bass), Rey Marshall (gitar) dan Gusti Vikranta (drum) akan tampil sepanjang dua jam yang terbagi dalam dua sesi.

Konser ini juga akan dirilis dalam format album ganda dalam format CD dan piringan hitam serta DVD. Tentunya ini akan menjadi rilis terbaru setelah Teriakan Bocah (2015) dan album tribute Panbers, HAAI (2015).

[bacajuga]

Seri konser ini pertama kali menampilkan Naif pada 2008 silam, yang juga dirilis dalam format serupa.

“Sembilan tahun kemudian ada band yang kita naksir. Ini kurasinya berat dan enggak main main,” ujar Emil Husein, bassis Naif dan perwakilan kolektif Jababa selaku penyelenggara saat jumpa pers di bilangan Kemang, Jakarta Selatan pada Kamis, 16 November.

Setelah diajukan oleh Jababa dan melewati proses kuratorial Komite Musik Dewan Kesenian Jakarta, Kelompok Penerbang Roket didaulat menjadi band rock pertama yang tampil di gedung bersejarah ini.

Menurut Coki Singgih dari Jababa, mereka ingin menampilkan Kelompok Penerbang Roket dalam format terbaik, dari segi penataan maupun aksi panggung. Coki juga menggarisbawahi pentingnya dokumentasi audio dan visual yang akan dihasilkan konser ini.

“Sebenernya A Night at Schouwburg adalah sesi rekaman albumnya KPR. Kami mengundang teman-teman ke dalam prosesnya”, papar Coki.

Trio asal Jakarta ini akan memainkan beberapa materi baru dan lagu-lagu yang jarang mereka bawakan. Kelompok Penerbang Roket juga akan menampilkan beberapa lagu dengan aransemen baru, serta menghadirkan beberapa musisi tamu.

“Kami udah mulai workshop buat aransemen baru. Ada beberapa aransemen baru yang fresh, dan mungkin cuma bisa ditonton di A Night at Schouwburg,” jelas “Viki” Vikranta.

“Semua yang pernah kami rencanain bertiga kayaknya bisa terwujud di sini. Kali ini kami bisa nampilin apa aja yang selama ini terkubur,” pungkas John Patton.

*Foto: Dokumen SuperMusic.ID, dokumen penyelenggara

0 COMMENTS

Info Terkait

superbuzz
12143 views
Supporting Stage
2422 views
supershow
3385 views
supernoize
3787 views
supershow
6815 views