Seringai

Ketika Iko Uwais Bikin Rusuh di Video Klip Lagu Seringai ‘Adrenalin Merusuh’

  • By:
  • Sabtu, 10 October 2020
  • 641 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Band high-octane rock Indonesia, Seringai, pernah menggunakan aktor yang tak biasa dalam video klip lagu mereka. Band yang terbentuk pada 2002 ini bekerja sama dengan aktor yang biasa tampil di dalam film laga dan aksi, Iko Uwais.

Kolaborasi di antara keduanya terjadi pada 2018 ketika Iko Uwais secara mengejutkan hadir sebagai pengisi peran dalam video klip lagu Seringai berjudul Adrenalin Merusuh yang berasal dari album Seperti Api.

Ide cerita untuk video klip ini sendiri muncul dari para personil Seringai sendiri. Seringai juga menggandeng drummer Edy Khemod sebagai sutradara dan diproduseri oleh Cerhati Cinehouse.

Iko Uwais hadir sebagai pengisi video clip dengan bantuan tim khususnya. Suami dari Audy Item (Paula Allodya Item) kala itu mengaku senang bisa berkolaborasi dengan Seringai, ia menyebut genre musik dan lagu Adrenalin Merusuh cocok dengan genre action.

"Cocok dan menyenangkan kolaborasi dengan Seringai. Musik dan lagunya pas dengan genre action yang biasa gue lakukan. Merusuh dan penuh adrenalin!," ujar Iko Uwais.

Secara garis besar, lagu Adrenalin Merusuh berkisah tentang gairah Seringai dalam bermusik dan bagaimana keseharian mereka sebagai sebuah grup band. Dari sini, mereka pun mencoba menggambarkannya ke dalam video klip yang keren.

Pengambilan gambar video klip lagu ini diambil di lantai 4 Rossi Fatmawati yang diawali dengan pesta showcase Seringai lengkap bersama aksi moshing, minuman alkohol, permainan skateboard, serta keseruan lain yang ingin mereka tampilkan dalam aksi panggung mereka.

Seringai mencoba menggambarkan video klip mereka senyata mungkin dengan banyak melibatkan Serigala Militia, sebutan untuk penggemar setia Seringai. Dari sini, konflik dan inti dari video klip lagu Adrenalin Merusuh mulai ditunjukkan.

Saat lagu memasuki durasi 1 menit 35 detik, Iko Uwais yang diceritakan tinggal satu lantai di atas showcase Seringai merasa terganggu dan bangun dari tidurnya. Cerdiknya, Seringai tak lupa menyelipkan unsur komedi lewat scene di mana Iko Uwais mencoba menelepon tempat showcase tersebut namun justru teleponnya dihadapkan kepada speaker dengan suara keras.

Keributan pun dimulai ketika Iko Uwais menghajar seseorang di depan pintu tempat 'pesta' Seringai berlangsung. Di sana terlihat ada Soleh Solihun tampil sebagai cameo.

Tepat saat penggalan lirik Adrenalin Merusuh terdengar di saat itu pula Iko Uwais memulai aksinya dengan menendang pintu yang membuat salah satu orang terpental.

Iko Uwais lantas menghajar semua orang di dalam ruangan tersebut termasuk para personil seringai itu sendiri. Di akhir video dengan iringan tone gitar yang keras, Iko Uwais meninggalkan ruangan di mana para personil Seringai terkapar setelah dihantam olehnya.

Terlihat betul aksi-aksi bela diri Iko Uwais yang handal di video klip ini. Berpadu dengan musik Seringai yang keras, menonton video klip ini seolah sedang menyaksikan salah satu adegan Iko Uwais dengan soundtrack yang pas.

Lewat video klip ini, kita seolah diberi harapan bahwa suatu saat akan ada scene klimaks film laga yang diperankan Iko Uwais bersanding dengan musik Seringai karena musik intens band ini terasa amat tepat dengan koreografi laga Iko Uwais.

Selain kerseruan yang tertuang dalam video klipnya, lagu Adrenalin Merusuh ini membuktikan keseriusan Seringai dalam bersenang-senang, di samping keseriusannya dalam menyoroti nilai-nilai sosio politik.

Dalam karya-karya lainnya di album Seperti Api ada beberapa lagu yang dimaksudkan Seringai sebagai bentuk keresahan mereka akan beberapa hal seperti “Disinformasi” yang membicarakan hoax serta “Enam Lima”, berbicara tentang tragedi HAM yang belum terselesaikan hingga kini. 

Dengan pesan sederhana tanpa perlu interpretasi berlebihan serta eksekusi koreografi yang rapi, video musik Adrenalin Merusuh dari Seringai dan dibintai Iko Uwais ini benar-benar membawa kesegaran baru dalam musik metal Indonesia.

Sekilas Seringai

Seringai merupakan band metal yang berasal dari Jakarta. Beranggotakan Arian13 (vokalis), Ricky Siahaan (gitar), Sammy Bramantyo (bassist), dan Edy Khemod (drum), mereka telah eksis di dunia permusikan Indonesia selama 18 tahun.

Pada awalnya, Seringai beranggotakan Arian13, Ricky, Khemod, dan Toan. Namun pada 2004 Toan keluar dan digantikan oleh Sammy. Seringai mulai menancapkan eksistensi mereka dengan merilis mini album (EP) bertajuk High Octane Rock pada 2004.

Tajuk ini diambil untuk album pertama mereka sebagai representasi dari gaya bermusik dan band-band yang mereka dengarkan seperti Black Sabbath, Motorhead, MC5, dan Slayer.

Pada 2007, Seringai lantas merilis album penuh pertama mereka dengan tajuk Serigala Militia. Seringai melanjutkan kariernya mereka dengan merilis sebuah box set DVD pada 2010 dengan nama Generasi Menolak Tua.

Tak ada lagu baru yang mereka sajikan dalam box set tersebut, mereka bermaksud mendokumentasikan perjalanan mereka sebagai band musik. Ada banyak kameo yang muncul dari dokumenter ini mulai dari musisi, jurnalis musik, artis, hingga para penggemar.

Setelah hampir lima tahun tidak merilis lagu baru, Seringai akhirnya mengeluarkan single berjudul Tragedi pada 2012. Di tahun yang sama pada bulan Juli, Seringai akhirnya merilis album baru bertajuk Taring.

Album ini menuai banyak kesuksesan untuk Seringai yang dibuktikan dengan penjualan 999 copy dalam dua hari pertama perilisannya. Saat itu Seringai menyebut musik di dalam album Taring sangat dipengaruhi oleh musisi-musisi heavy rock idola mereka. Sementara lirik-lirik yang mereka sajikan merupakan bentuk kritik sosial dan politik.

Pendar Seringai tak memudar setelah sekian tahun berkarier yang dibuktikan dengan tampilnya mereka sebagai artis pembuka untuk konser Metallica di Jakarta pada Agustus 2013.

0 COMMENTS