Kid Cudi Angkat Bicara Soal Tren TikTok yang Menyantumkan Karyanya

Kid Cudi Angkat Bicara Soal Tren TikTok yang Menyantumkan Karyanya

  • By:
  • Senin, 5 April 2021
  • 150 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Mungkin bagi beberapa pihak atau musisi, kehadiran TikTok bisa jadi salah satu sarana yang baik dalam mempromosikan karya-karya mereka kepada audiens yang lebih luas. Namun tidak bagi Kid Cudi. Rapper asal Ohio ini baru saja menyatakan pandangannya terkait tren TikTok yang terinspirasi dan menggunakan salah satu karyanya yang berjudul Day N Nite. Lagu Kid Cudi tersebut sebetulnya merupakan lagu yang sempat dirilis oleh sang musisi sejak tahun 2008. 

Kid Cudi melangsungkan protes yang cukup keras terkait tren lagunya yang tersebar di kalangan content creator di TikTok. Kid Cudi merasa bahwa apa yang dilakukan oleh para content creator TikTok tersebut cukup melukai perasaannya. Terlebih sebagai seorang musisi yang menulis lagu menggunakan hati. Pasalnya, saat Kid Cudi melihat tren TikTok tersebut, sang musisi kaget bahwa beberapa di antara content creator membuat karya visual tanpa memasukan unsur lirik yang ditulisnya sama sekali. Pernyataan protes akan tren TikTok tersebut, Kid Cudi ungkapkan melalui akun Twitter pribadinya pada pertengahan maret lalu.

Menurut Kid Cudi, jika memang content creator yang membuat konten TikTok menggunakan lagunya tersebut adalah penggemar karya-karyanya, harusnya mereka memahami bahwa lirik merupakan salah satu elemen yang penting yang melengkapi karyanya menjadi sesuatu yang utuh. Apalagi, banyak dari lirik yang ditulis oleh Kid Cudi datang dari pengalaman personalnya yang tentu akan menghilangkan esensi dari sebuah cerita atau pesan yang coba disampaikan dari lagunya tersebut. Menurut Kid Cudi, protes yang dilakukan oleh dirinya merupakan salah satu langkah yang wajar. Meskipun interpretasi sebuah karya akan jadi bola liar setelah dilempar ke publik, Kid Cudi tetap merasa memiliki hak untuk memberi edukasi atau pengetahuan terkait penggunaan karya yang utuh.

Protes yang dilangsungkan oleh Kid Cudi tersebut membentuk suatu pandangan bahwa sang rapper asal Ohio, Amerika Serikat tersebut memang peduli terhadap karya-karyanya. Selain itu, jika ditelusuri secara mendalam, rasanya pantas Kid Cudi melangsungkan sebuah protes akan lagu tersebut. Pasalnya, Day N Nite merupakan lagu yang Kid Cudi tulis sebagai bentuk penghormatan serta preservasi kenangan terhadap hubungan sang rapper dengan pamannya yang telah tutup usia di tahun 2006. Sang paman merupakan salah satu sosok penting yang membantu Kid Cudi merintis kariernya sebagai musisi profesional. Sang paman merupakan orang pertama yang mendukung Kid Cudi sekaligus juga memberikan tempat tinggal bagi sang rapper saat mulai berkarier dengan basis di New York. 

Kid Cudi mengakui bahwa dirinya sempat bertengkar dengan sang paman dan berujung mengusir sang rapper dari kediamannya di New York. Kid Cudi sadar bahwa pertengkaran tersebut memang datang dari ulah dirinya dan ketika pamannya meninggal, Kid Cudi merasa bersalah tidak pernah sama sekali meminta maaf atas kesalahannya. Oleh karena itu, Kid Cudi menulis lagu Day N Nite sebagai bentuk permohonan maaf kepada sang paman. Kid Cudi mengakui bahwa saat menulis lagu Day N Nite dirinya cukup merasa sangat bersalah, bahkan cukup mengganggu kondisi mentalnya saat itu. Namun, Kid Cudi kini yakin jika sang paman masih hidup, pasti dirinya bisa merasa bangga dengan apa yang telah Kid Cudi hasilkan sebagai seorang musisi.

Selain jadi musisi, Kid Cudi juga saat ini sedang mencoba peruntungan lain di dunia akting yang lebih serius. Kid Cudi mengumumkan bahwa tahun ini dirinya tengah sibuk menjalankan proses syuting untuk film horror / thriller berjudul X. Dalam film yang akan dibintangi oleh Kid Cudi ini disutradarai oleh Ti West dan berencana untuk memilih Selandia Baru sebagai lokasi pengambilan gambar untuk filmnya. Selain Kid Cudi, film ini juga akan dimeriahkan oleh kehadiran Brittany Snow , Mia Goth, dan Jenna Ortega. Di luar film, proyek audio visual lainnya yang tengah digarap oleh Kid Cudi adalah sebuah program acara. Proyek program acara ini merupakan ide yang datang dari Kid Cudi sendiri bersama seniornya di dunia hiphop, 50 Cent.

Kid Cudi mengumumkan bahwa akhir Januari lalu, dirinya baru saja dihubungi oleh 50 Cent dan sang rapper senior tersebut mengajak Kid Cudi untuk ikut serta dalam produksi program acara barunya. Namun, Kid Cudi juga menjelaskan bahwa sampai saat ini, 50 Cent masih belum memberikan detail yang pasti terkait konsep dan acara apa yang akan dibuatnya bersama 50 Cent. Namun, Kid Cudi tetap merasa senang dan bersyukur karena masih diberi kesempatan untuk bisa ikut serta dalam sebuah acara oleh sang rapper senior. Kabar terkait proyek bersama 50 Cent tersebut Kid Cudi sebar luaskan melalui akun Twitter pribadinya.

Untuk proyek musik,tahun 2021 Kid Cudi juga akan melepas deluxe version dari album ketujuhnya, Man On The Moon III: The Chosen. Album ketujuh versi reguler dari Kid Cudi ini berisi 18 yang proses penggarapannya dibantu oleh rekan-rekan musisi seperti Pop Smoke, Skepta, Phoebe Bridgers, dan Trippie Redd. Untuk versi reguler dari album ini sebenarnya sudah dirilis sejak awal Desember tahun lalu dan cukup mendapatkan respon positif di tangga lagu Billboard 200 dengan menempati posisi kedua di bawah single Evermore dari Taylor Swift. Untuk album ketujuh dari Kid Cudi, sang rapper menjanjikan pendekatan musik yang berbeda serta nomor tambahan untuk melengkapi album versi deluxe-nya. Namun hingga saat ini Kid Cudi masih belum memberikan informasi resmi terkait kapan deluxe version dari album ketujuhnya akan dirilis.

Image courtesy of Kid Cudi

0 COMMENTS