Kiss Siap Luncurkan Film Biopik bersama Netflix

Kiss Siap Luncurkan Film Biopik bersama Netflix

  • By:
  • Selasa, 1 June 2021
  • 126 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Pada akhir bulan lalu Kiss berada di tengah proses persetujuan untuk dapat merilis film biopik mereka berjudul Shout It Out Loud. Netflix merupakan rumah produksi sekaligus kanal streaming eksklusif yang akan menayangkan film biopik Kiss ini. Awalnya, berita tentang film biopik Kiss ini sempat mengalami kesulitan, terutama pada kompensasi penggunaan hak intelektual dari band rock ikonis tersebut. Namun, Netflix dan Kiss sudah berhasil menemukan jalan tengah yang membuat proses produksi film biopik Kiss akan berjalan dengan lebih lancar. Rencananya pentolan di dalam tubuh Kiss, Gene Simmons dan Paul Stanley juga akan ikut terlibat dalam aspek penggarapannya. 

Kemungkinan besar kedua sosok penting di dalam Kiss tersebut akan berperan sebagai konsultan cerita agar tidak ada aspek dramatisasi yang melenceng terlalu jauh. Rencananya, Netflix akan menggarap film biopik Kiss ini dengan fokus di masa-masa awal terbentuknya band rock asal New York ini hingga akhirnya mereka mulai dikenal publik. Selain itu, film biopik ini juga berencana untuk mengangkat lebih dalam hubungan band bersama mantan anggota Kiss, Ace Frehley dan Peter Criss. Perjalanan masa remaja Gene Simmons juga akan diungkap dalam film biopik ini. Mencoba untuk mengungkapkan keinginannya bermusik bersama Kiss, Paul Stanley menyatakan bahwa dirinya sejak kecil sudah dianggap sebagai anak yang aneh. Vokalis di dalam tubuh Kiss tersebut mengakui bahwa dirinya mengalami kondisi tuli secara parsial dan kondisi fisik yang sedikit membuat dirinya berbeda dari orang-orang yang ada di lingkungannya. Selain itu, Paul Stanley juga mengungkapkan bahwa beranjak remaja dirinya tumbuh sebagai anak yang memiliki permasalahan berat badan berlebihan. Vokalis Kiss tersebut juga mengakui bahwa dirinya bukanlah orang yang tinggi semampai. Paul Stanley memilih musik sebagai pelariannya sekaligus jadi impiannya yang menjadi nyata hingga melegenda. 

Joachim Rønning merupakan nama yang paling santer diumumkan akan menjadi sutradara film biopik Kiss yang berjudul Shout It Out Loud ini. Sineas asal Norwegia tersebut dikenal memiliki pengalaman menggarap film yang cukup gemilang, di antaranya adalah Maleficent: Mistress of Evil dan Pirates of the Caribbean: Dead Men Tell No Tales. Dalam menggarap film biopik untuk Kiss ini, sang sutradara juga dibantu oleh kehadiran Ole Sanders sebagai penulis naskah. Hingga saat ini baik pihak Kiss maupun Netflix masih belum mengumumkan kabar lanjutan terkait kapan perilisan film biopik band ikonis asal New York tersebut.

Ketika band rock ikonis lainnya memutuskan untuk sekadar merilis film biopik, Kiss yang tadinya berencana untuk merilis film biopik juga, akhirnya memutuskan untuk menambah ruang cerita perjalanan karier dan kehidupan mereka melalui sebuah film dokumenter berjudul Biography: KISStory. Film dokumenter tentang Kiss ini bisa dibilang spesial dari film dokumenter musik lainnya. Pasalnya, Kiss berencana untuk merilis film dokumenter ini dengan durasi 4 jam. Film dokumenter Biography: KISStory ini akan tayang selama 2 hari di A&E Network pada Juni mendatang. Paul Stanley yang sudah melihat cuplikan dokumenter Kiss secara internal pun merasa cukup senang dengan hasil akhir yang disajikan oleh para tim produksi dokumenter.

Terkait tema besar mengenai film dokumenter Kiss, Biography: KISStory akan menceritakan tentang kehidupan para anggota band setelah 50 tahun berkarya. Tentu saja dalam cerita tersebut akan menghadirkan fakta-fakta menarik lainnya dari komentar yang dikeluarkan oleh para narasumber dalam film dokumenter tersebut. Selain keempat anggota Kiss dan pihak-pihak yang berada di belakang band ikonis tersebut, Biography: KISStory juga mengundang Dave Grohl dan Tom Morello sebagai narasumber. Para tim produksi yang menggarap film dokumenter Kiss ini juga menyatakan secara publik bahwa proyek ini secara khusus ditujukan oleh para penggemar berat Kiss yang tidak pernah berhenti untuk mendukung aksi band kesayangannya dari generasi ke generasi.

Di luar penggarapan film, Paul Stanley sempat mengungkapkan bahwa Kiss masih belum memiliki niat untuk merilis album atau materi musik baru. Terakhir kali Kiss merilis karya baru adalah di tahun 2012, berupa album berjudul Monsters.

Paul Stanley menjelaskan bahwa tidak ada alasan atau latar belakang yang tepat mengapa Kiss harus segera merilis album atau lagu baru. Menurutnya, hingga saat ini saja Kiss masih memiliki utang yang harus dilunasi kepada para penggemarnya, yaitu kelanjutan tur mereka yang sudah dimulai sejak tahun 2019 dan harus terhenti akibat pandemi virus Corona. Paul Stanley hanya menyatakan bahwa kemungkinan terbesar Kiss untuk merilis album adalah ketika band yang digawanginya bersaam Gene Simmons tersebut berhasil menyelesaikan tur End of The Road yang tertunda sesuai dengan keinginan seluruh anggota Kiss.

Paul Stanley juga sempat mengungkapkan bahwa dirinya cukup skeptis para penggemar benar-benar ingin mendengar album baru Kiss. Berdasarkan pengalaman, Paul Stanley menjelaskan bahwa setiap band classic rock merilis album atau lagu baru, karya tersebut tidak akan bisa bertahan lama untuk terus bersirkulasi di telinga para penikmat musiknya. Pasalnya sebagaimana dengan para musisi lainnya, inspirasi bermusik datang seiring dengan zaman. Maka, jika para fans menginginkan musik band seperti Kiss untuk tetap memiliki magis layaknya karya-karya terdahulunya, maka lebih baik tidak sama sekali merilis album di masa depan. Paul Stanley juga mengatakan bahwa pendapat yang diutarakannya tersebut tidak hanya datang dari dirinya sendiri. Rekan-rekan musisi sebaya juga merasa adanya fenomena tersebut dalam kehidupan bermusik mereka.

 

Image courtesy of Keith Tarrier / Shutterstock

0 COMMENTS