Kolaborasi Rocket Rockers dan Kuburan Lahirkan Single “KRNY”

Kolaborasi Rocket Rockers dan Kuburan Lahirkan Single “KRNY”

  • By:
  • Selasa, 9 February 2021
  • 474 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Langkah berani dan eksperimental diambil oleh unit veteran punk rock Indonesia, Rocket Rockers, di awal tahun 2021. Mereka memulai tahun baru ini dengan merilis single kolaborasi dengan band yang punya haluan berbeda dengan identitas Rockets Rockers yaitu Kuburan Band.

Kolaborasi antara band yang sama-sama berasal dari Bandung ini disebut spontan, dadakan. Ya , dalam kolaborasi ini banyak hal yang unik seperti ide dari kolaborasi yang muncul secara mendadak. Kolaborasi antara Rocket Rockers dan Kuburan itu pada akhirnya melahirkan single berjudul KRNY.

Lagu “KRNY” dibuat oleh Aska, vokalis Rocket Rockers. Setelah merekam demonya dan didengar, Aska yang saat itu bertemu dengan Kuburan langsung tercetus untuk berkolaborasi.

"Saya kayak dapat wangsit 'kenapa nggak ajak mereka aja ya?' Dan akhirnya langsung saya tembak di tempat,” kata Aska melalui siaran pers Rocket Rockers.

Menurut Aska, apa yang dilakukan oleh Rocket Rockers kali ini dengan berkolaborasi bersama Kuburan, punya tujuan lain. Rocket Rockers disebut sedang gencar melakukan berbagai hal baru termasuk di antaranya mencari regenerasi dan kolaborasi dengan musisi lain.

“Setelah Kuburan mendengarkan lagunya, mereka suka, terus langsung take buat guide-nya. Alhamdulillah masih bisa jalanin apa yang selama ini Rocket Rockers lagi gencar-gencarnya jalanin regenerasi, adaptasi & kolaborasi," tambah Aska.

Adapun, lagu kolaborasi Rocket Rockers dengan Kuburan ini mengusung genre pop punk yang bercerita tentang keseharian di kala pandemi yang memiliki berbagai perubahan seperti kewajiban untuk memakai masker, jaga jarak, dan himbauan untuk tetap di rumah yang bikin aktivitas menjadi terbatas.

"Judulnya karena inget dulu ada beberapa lagu hits yang judulnya singkatan seperti J.A.P , C.I.N.T.A. Ditambah sekarang lagi hits film NKCTHI yang judulnya serupa. Walaupun KRNY ini bukan singkatan sih. Temen-temen bakal tahu jawabannya kalau udah dengerin reff lagu ini," tutur Aska.

Menurut Kuburan, mereka pun menyambut baik ajak kolaborasi Rocket Rockers. Bahkan kedua band ini menyebut bahwa sekarang telah mempersiapkan rencana jangka panjang untuk melanjutkan kerja sama antar mereka.

"Kalau kami, sih, pertama tentu saja senang bisa kolaborasi dengan Rocket Rockers, band yang bisa dikatakan tumbuh bersama di Bandung. Kolaborasinya saja sudah senang, apalagi kalau memang ada rencana dibikin album. Mudah-mudahan bisa terealisasi," ujar bassist dari Kuburan, Denny.

"Ada beberapa opsi, tapi salah satu opsi yang dikembangkan adalah konsep battle. Nanti bisa tambah berkembang seiring berjalannya waktu," tuturnya menambahkan.

Rocket Rockers yang Tak Lekang Dimakan Zaman

Rocket Rockers sendiri belum terlalu lama ini merayakan hari jadi ke-21 tahun. Band bergenre pop-punk asal Bandung ini pertama kali terjun di belantika musik Indonesia pada 17 Agustus 1999.

Berdiri di era 90-an akhir, musik-musik Rocket Rockers banyak dipengaruhi oleh band-band lawas seperti The Cure, Alphaville, OMD, Nena, Culture Club, Cyndi Lauper, Duran-Duran, The Police, Joy Division.

Selayaknya sebuah teknologi, musik-musik yang disuguhkan oleh Rocket Rockers mengalami perkembangan seiring kiblat musik yang mereka dengarkan dari band macam Blink-182, Pearl Jam, NOFX, Pennywise, Weezer, hingga The Full Effects.

Pada awal berdiri, Rocket Rockers beranggotakan lima orang yaitu Noor Al Kautsar 'Ucay' (vokal), Aska Pratama (gitar/vokal), Rizki Fahdli 'Lowpe', Bisma Arya Nugraha (bass), dan Doni Setiansyah (drum).

Pada film mini dokumenter yang dirilis di channel YouTube Rocket Rockers, Bisma menjelaskan awal mula nama Rocket Rockers ini ditemukan dan akhirnya digunakan.

"Ucay dulu menemukan kata Rocket Rockers dari kamus, ada kata Rocket dan Rockers di bagian kata R. Rockers diartikan sekumpulan anak muda yang bermain musik rock, sedangkan Rockets senjata yang meluncur dengan pesat ke atas," kata Bisma.

Setelah menciptakan beberapa lagu dan mendapat kesempatan tampil di berbagai panggung, Rocket Rockers akhirnya merilis album pertama mereka bertajuk Soundtrack For Your Life pada 2002 melalui label rekaman indie asal Bandung.

Di tengah karier yang mulai menanjak, Rocket Rockers diterpa badai pertama. Adalah drummer mereka, Doni, yang memutuskan keluar pada pengujung 2003. Doni sendiri menyebut keputusannya keluar disebabkan karena adanya konflik internal.

Rocket Rockers yang dikejar waktu untuk terus berkarya dan merampungkan proses pembuatan lagu akhirnya memutuskan mencari pengganti Doni lewat audisi. Saat itu, Khrisna atau yang akrab disapa Ozom akhirnya terpilih untuk mengisi posisi drum.

Kedatangan Ozom juga diikuti dengan hadirnya berkah lain untuk Rocket Rockers. Pada 2004, mereka akhirnya resmi mendapatkan kontrak dari salah satu label rekaman besar di Indonesia, Sony Music.

Bersama mayor label, Rockets Rockers merilis album kedua mereka dengan tajuk Ras Bebas. Ada 15 lagu pada album kedua mereka seperti Bangkit dan Tergila. Ada pula lagu remake dari Elfa's Singer yang berjudul Pesta. Lagu ini diakui Aksa sebagai lagu yang membawa nama Rocket Rockers kian melambung. Namun, Rocket Rockers memutuskan keluar dari mayor label pada 2007 dan merilis album ketiga melalui label yang mereka dirikan sendiri.

Sayap karier Rocket Rockers terus terbuka lebar setelah album keempat ini rilis. Pada akhir 2012, mereka mendapat kesempatan untuk melakukan tur di Eropa, Peter Says Denim Europe Invasion Tour 2012. Mereka manggung dari Jerman hingga Belanda.

Setelah kesuksesan demi kesuksesan datang, badai kembali datang kepada Rocket Rockers. Adalah kabar keluarnya Ucay di awal 2013 yang merupakan pendiri dari band ini.

Album keenam dan teraktual Rocket Rockers muncul pada 2017 dengan nama Cheers From Rocket Rockers. Album ini terdiri dari aransemen ulang lagu-lagu lawas mereka seperti Hitam Putih Dunia, Tergila, Dia, dan beberapa single baru seperti Hari Untukmu dan Tunggu Apalagi.

Lagi-lagi Rocket Rockers harus menerima kenyataan ketika gitaris sekaligus salah satu pendiri mereka, Lowpe, memutuskan keluar pada 2018. Meski kini personil Rocket Rockers tinggal menyisakan tiga orang, mereka tetap eksis dan berkarya hingga memasuki usia 21 tahun di skena punk Tanah Air.

0 COMMENTS