Konser Oasis di Knebworth Bakal Dijadikan Film Dokumenter

Konser Oasis di Knebworth Bakal Dijadikan Film Dokumenter

  • By:
  • Jumat, 18 June 2021
  • 131 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Di masa kejayaannya, Oasis pernah begitu digandrungi oleh para penikmat musik, khususnya mereka yang menyukai britpop. Kepopuleran Oasis terbilang didapatkan dengan waktu yang relatif cepat, hal ini dibuktikan dengan sebuah konser besar yang pernah mereka selenggarakan.

Sekitar lima tahun setelah mereka terbentuk, Oasis menggelar konser Knebworth yang mencatat rekor dengan menarik 250 ribu penggemar selama dua hari penyelenggaraan. Pertunjukan tersebut diadakan setahun setelah album What's The Story (Morning Glory) dirilis.

Tak mengherankan jika konser ini disebut sebagai konser tersukses Oasis. Catatan epik selama dua hari ini pun termasuk pemesanan tiket terbanyak dalam sejarah konser di Inggris, pasalnya lebih dari 4% populasi di Negeri Ratu Elizabeth itu memesan tiket konser Oasis tersebut.

Karena konser tersebut jadi salah satu yang paling legendaris dalam sejarah musik rock Inggris, Knebworth akan dijadikan film dokumenter. Dilansir The Hollywood Reporter, Noel dan Liam Gallagher eks Oasis akan menjadi eksekutif produser untuk film tersebut. Biaya dan distribusinya ditangani oleh Sony Music Entertainment, serta dirilis di bioskop oleh Trafalgar Releasing.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Oasis (@oasis)

Sementara Jake Scott yang telah membuat video musik untuk Oasis, R.E.M., U2, The Verve, dan The Rolling Stones akan menjadi sutradaranya. Jake Scott menggambarkan proyek terseut sebagai "aliran kesadaran visual yang dibangun di sekitar rekaman arsip ekstensif dari acara tersebut".

Film ini rencananya akan dirilis di bioskop Inggris pada akhir 2021 untuk merayakan ulang tahun ke-25 konser Knebworth. 

"Ini adalah cerita yang sepenuhnya didorong oleh musik, pengalaman rock and roll, menceritakan momen pada saat itu, dan seperti apa saja tampilan visual yang dibangun. Intinya tentang arsip mengenai acara tersebut," terang Scott.

Disebutkan juga tidak akan ada sesi wawancara di depan kamera atau kenangan selebritis yang dianggap tidak perlu dalam film ini konser Oasis ini. Scott menambahkan bahwa film tersebut adalah "sebuah cerita yang sepenuhnya didorong oleh musik, pengalaman rock and roll, yang diceritakan pada saat itu".

Produser mengklaim bahwa konser Oasis di Knebworth layak mendapatkan tempat di samping film dokumenter konser lainnya seperti Let It Be, Monterey Pop, dan Ladies and Gentlemen: The Rolling Stones.

Noel Gallagher mengkonfirmasi dalam sebuah wawancara bulan lalu bahwa film tersebut akan sangat bergantung pada rekaman arsip yang belum pernah dilihat sebelumnya yang diambil pada saat pertunjukan seminal.

"Ada banyak kabar di pers tentang film biopik yang tentu saja tidak. Pertunjukan Oasis di Knebworth 25 Agustus dan pada tahun 1997 kami merekam semuanya secara profesional dengan banyak kamera, kami memiliki kamera di kereta dengan penggemar," "kata Noel kepada BBC Radio 2.

"Tetapi karena satu dan lain alasan, film ini tidak pernah keluar tetapi karena ini adalah hari jadi yang akan datang, kami akan merilisnya sekarang. Saya telah melihat cuplikan kecilnya dan ini adalah cuplikan yang fantastis dari masa lampau sebelum Internet. Hebat, sangat hebat,” jelasnya.

Selain urusan dengan Oasis dan film dokumenter konser Knebworth, Noel juga baru-baru ini mengumumkan album greatest hits. Album ini dirilis untuk proyek solo Noel yang diberi tajuk Noel Gallagher's High Flying Birds berjudul Back the Way We Came: Vol 1 (2011-2021).

Sesuai dengan judul albumnya, hampir seluruh materi yang tersedia untuk album baru Noel Gallagher's High Flying Birds ini diambil dari karya mereka yang sudah dirilis di rentang tahun 2011 hingga 2021. Rencananya album greatest hits dari band milik Noel Gallagher ini akan rilis pada bulan Juni mendatang.

Album Back the Way We Came: Vol 1 (2011-2021) merupakan cara bagi Noel Gallagher untuk merayakan sekaligus menghormati perjalanan karier dirinya sebagai musisi bersama bandnya sepanjang 10 tahun terakhir. Untuk judul album tersebut, Noel Gallagher mengakui bahwa dirinya merasa tidak perlu ada pemilihan diksi yang rumit.

Dengan menggunakan kalimat yang menghadirkan kesan nostalgia, Noel Gallagher rasa hal tersebut sudah mampu merangkum segala bentuk kebahagiaannya untuk berkarya bersama Noel Gallagher's High Flying Birds. Sedangkan untuk penjelasan mengenai Vol. 1 dalam judul albumnya, Noel Gallagher mengumumkan bahwa akan ada inisiasi lainnya yang segera hadir dari Noel Gallagher's High Flying Birds. 

 

Image source: NME/Roberta Parkin./Redferns

0 COMMENTS