Lagu Napalm Death Jadi ‘Alarm’ Bitcoin

  • By: NTP
  • Minggu, 13 May 2018
  • 1263 Views
  • 1 Likes
  • 1 Shares

Label rekaman extreme metal independen, Earache baru-baru ini meluncurkan situs terbaru, yang pertama kalinya sejak diluncurkan di tahun 1995. Berdekatan dengan peluncuran situs mereka, Earache juga mulai bertualang di dunia teknologi blockchain.

Sementara itu, situs baru Earache menampilkan dokumentasi penampilan band-band Earache di berbagai panggung seperti Glastonbury Festival.

Earache melakukan encode “Napalm Death Death – You suffer but why?” yang berasal dari lirik lagu terpendek di dunia (1.316 detik), “You Suffer”. Mereka juga merayakan peluncuran situs dengan akun Twitter, @NapalmDeathBot yang mencuit harga Bitcon per jam.

Label asal Inggris ini menggunakan metode Base58, di mana alamat Bitcoin dikode dengan jaringan teks alfanumerik, yang memungkinkan lirik “You Suffer” terpatri permanen di blockchain.

“Penampilan mereka di Glastonbury membuktikan pada kami bahwa Napalm Death masih awet untuk waktu yang lama, kami kini memastikan nama mereka tercatat selamanya di blockchain,” ujar pendiri dan pemilik Earache, Digby Pearson.

Lagu “You Suffer” jadi erat dengan lelucon Bitcoin berkat digunakan sebagai peringatan (alarm) jebloknya harga Bitcoin bagi karakter Gilfoyle dalam serial televisi Silicon Valley.

“You Suffer” resmi didapuk sebagai lagu terpendek di dunia oleh Guinness World Records. Nomor ini berasal dari album perdana Napalm Death, Scum (1987).

0 COMMENTS

Info Terkait