modern approach temples

Lanjutkan Obor Post-Punk, Modern Approach Lepas Karya Debut

  • By: NND
  • Selasa, 4 February 2020
  • 2315 Views
  • 3 Likes
  • 2 Shares

Ultraviolence adalah nama prominen dalam kancah musik post-punk kota Malang. Tahun lalu, tepatnya pada bulan Januari 2019, mereka sempat merilis album debutnya yang bertajuk References sebagai sebuah statement, juga berlaku sebagai penghormatan terhadap ujung tombak post-punk dan subkultur gothic, Bauhaus.

Selepas album perdana itu mengudara, trio Ultraviolence: Maulana Akbar (vokal), Torkis Waladan (gitar), dan Bayu Silalahi (bass) memutuskan untuk bubar.

Menyikapi tahun 2020 yang baru ini, Maulana Akbar dan Bayu Silalahi hadir kembali dalam pendar musik serupa. Melalui Modern Approach, grup yang mereka rintis semenjak pembubaran Ultraviolence, duo tersebut resmi melantangkan musik baru.

Single debut mereka, “Temple,” mendarat pada tanggal 30 Januari 2020 kemarin. Dengarkan di bawah ini:

Menyelami durasi dua menit 36 detik dari track anyar tersebut, terasa jelas bayang gelap post-punk yang masih pekat menyelimutinya. Sementara Ultraviolence maju dengan gubahan musik post-punk dipadu dengan coldwave/darkwave, dalam “Temples,” Modern Approach melangkah dekat dari pakem tersebut.

Meski begitu, Modern Approach dan single mereka tak bisa disamakan dengan Ultraviolence. duo Akbar dan Bayu seperti melangkah ke spektrum yang lebih terang ketimbang saat bermain di trio mereka sebelumnya. Nuansa sound kali ini digiring dua-tiga langkah ke titik yang lebih “cerah”, meski masih dalam gradasi muram ala post-punk. Bedanya mungkin kali ini mereka sudah tidak lagi begitu gothic.

Terpaan synth ala tahun 80-an yang terdengar retro-futuristik, dijaga stabil oleh solidnya bassline monoton, lalu diracik pula dengan kocokan gitar di paruh akhir lagu tersebut menjadi titik-titik highlight dari track “Temples.” Selebihnya, ketika semua itu berpadu dengan vokal Maulana Akbar yang kelam dan datar, siap-siap diseret masuk ke dalam “kuil-kuil” si para pemuja vampir penghisap darah.

Sebuah suguhan toxin yang generik pada kelasnya, tapi terasa cukup memabukkan. Pantau mereka!

0 COMMENTS