Lathi dari Weird Genius: Lagu Paling Banyak Dicari di Indonesia pada 2020

Lathi dari Weird Genius: Lagu Paling Banyak Dicari di 2020

  • By:
  • Jumat, 29 January 2021
  • 278 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Weird Genius kembali menorehkan catatan gemilang di tahun 2020. Melalui hits mereka berjudul Lathi, Weird Genius tercatat sebagai pemilik lagu paling banyak dicari dalam Google Indonesia sepanjang tahun 2020.

Ya, Lathi. Single fenomenal tersebut mengantarkan trio yang kini berisikan Reza Oktovian, Eka Gustiwana, dan Gerald Liu meraih sukses komersial sepanjang tahun 2020.

Berdasarkan laporan dari Year in Search yang dikabarkan CNN Indonesia, lagu Lathi milik Weird Genius menjadi lagu yang paling banyak dicari dalam Google Indonesia sepanjang 2020. Lathi mengalahkan lagu Dynamite milik BTS yang berada di peringkat kedua.

Lathi masuk dalam pencarian kategori lirik lagu. Lathi sendiri dirilis oleh Weird Genius pada 28 Februari 2020 dengan menggandeng penyanyi asal Surabaya, Sara Fajria. Dengan kolaborasi ini, Lathi sukses mencuri perhatian sekaligus pasar musik Tanah Air.

Nada dan beat dari lagu Lathi yang catchy membuat lagu ini mudah untuk diingat. Selain itu keunikan lainnya terdapat pada elemen musik tradisional dalam lagu Lathi. Weird Genius secara ciamik memasukan elemen gamelan dan tembang sinden berbahasa Jawa ke dalam lagu Lathi. 

Bukan hanya lagu, video musik Lathi juga menjadi sorotan setelah dirilis. Pada video musik berdurasi tiga menit lebih itu terdapat berbagai tarian dan rias wajah serta pakaian Sara yang menarik.

Tak lama setelah video musik Lathi rilis, sejumlah netizen meramaikan Lathi Challenge dengan meniru rias wajah Sara. Termasuk pesohor seperti Didik Nini Thowok, Sarwendah, dan Kris Hatta.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Weird Genius (@weird.genius)

Kepopuleran lagu Lathi juga hadir berkat banyak content creator yang melakukan cover lagu tersebut. Bahkan ada juga fenomena “Lathi Challenge” yang sempat viral di Youtube dan Tiktok.

“Lathi Challenge” merupakan sebuah konten, setiap kreator mencoba untuk mereka ulang sedikit bagian yang ada di dalam video klip single Weird Genius tersebut dengan cara dan persona masing-masing kreator.

Ketenaran lagu Lathi dari Weird Genius tidak berhenti di situ. Berhasil menduduki posisi pertama di berbagai tangga lagu platform digital, seperti Spotify Indonesia Top 50, Spotify Viral Top 50 indonesia, iTunes Indonesia Top 200, Deezer Indonesia Top 300, JOOX Indonesia Top 100, Resso Top 30 Global, Resso Indonesia Top 20, TikTok Global 20, dan Shazam Chart Indonesia, serta peringkat kedua untuk tangga lagu Spotify Viral Top 50 Global.

Selain itu Weird Genius juga berhasil menduduki puncak tangga lagu di beberapa radio ternama di kota-kota besar di Indonesia berkat lagu Lathi. Pencapaiannya tersebut membawa nama Weird Genius untuk mendapatkan atensi yang lebih besar lagi, salah satunya adalah terpampangnya billboard Weird Genius di kawasan Times Square, New York, Amerika Serikat.

Atensi dari publik mancanegara yang lebih besar dari sebelumnya, akhirnya membawa keberuntungan lain bagi Weird Genius. Kali ini trio dari Reza, Eka, dan Gerald berhasil dilirik untuk bergabung menjadi bagian dari perusahan rekaman di Amerika Serikat, Astralwerks.

Di bawah naungan Universal Group, Astralwerks sebelumnya telah menaungi musisi-musisi papan atas seperti Marshmello, Alison Wonderland, The Chemical Brothers, dan Surf Messa. Kehadiran Weird Genius juga jadi sebuah tanda bahwa mereka adalah satu-satunya musisi atau kelompok musik dari Asia yang berhasil bekerja sama dengan label rekaman papan atas asal Amerika Serikat tersebut.

Kerja sama antara Astralwerks dan Weird Genius dimulai pada kisaran bulan Agustus hingga September 2020 lalu. Awalnya, pihak Astralwerks merasa tertarik atas kesuksesan Weird Genius melalui karyanya, Lathi. Perbincangan antara kedua pihak pun berlanjut, akhirnya perusahaan rekaman asal Amerika Serikat tersebut memahami tentang arah karya-karya dan dibuat serta visi dan misi yang dimiliki oleh Weird Genius.

Weird Genius juga mengakui, bahwa sebelum Astralwerks, banyak juga perusahaan rekaman Amerika Serikat yang datang untuk dapat melangsungkan kerja sama bersama mereka. Namun, Weird Genius mantap memilih Astralwerks, melihat perusahaan rekaman tersebut memiliki fokus untuk membantu mengembangkan potensi musisi-musisi electronic dance music (EDM) di kancah permusikan global.

Perbincangan antara kedua pihak pun berlanjut, akhirnya perusahaan rekaman asal Amerika Serikat tersebut memahami tentang arah karya-karya dan dibuat serta visi dan misi yang dimiliki oleh Weird Genius. Merasa adanya kecocokan dengan sudut pandang yang ada di dalam Astralwerks, akhirnya perusahaan rekaman tersebut memutuskan untuk melangkah bersama demi mengembangkan perjalanan musik Weird Genius ke pasar yang lebih luas.

Sementara itu, setelah Lathi ada lagu Dynamite yang dirilis 21 Agustus lalu hanya berhasil menempati peringkat kedua. Disusul Psycho milik Red Velvet, Cuek milik Rizky Febian, dan Menghapus Jejakmu yang dinyanyikan Ariel Noah featuring Bunga Citra Lestari.

Kemudian dari peringkat lima sampai 10 ditempati How You Like That milik BLACKPINK, Yummy milik Justin Bieber, Savage Love milik Jason Derulo serta Jawsh 685, Before You Go milik Lewis Capaldi, dan Heather milik Conan Gray.

0 COMMENTS