dzul a far cry

Lepas Album Debut, Solois Dzul Gelar Tur Asia

  • By: NND
  • Senin, 20 January 2020
  • 318 Views
  • 6 Likes
  • 10 Shares

Berangkat dari pemahaman bahwa seni adalah medium katarsis dan dapat memantik rasa "haus" pelakunya, DF Ahmad menyikapi proses penuangan ide dan kontemplasinya dengan dorongan serupa; menerabas mencoba lolos dari sekat konsep yang bersifat membatasi.

Alhasil? Jadilah Dzul, solo proyek terbaru DF Ahmad yang mencoba memeras jus kreatifnya sebagai seorang musisi multi-disipliner guna merancang komposisi sederhana berbalut sentuhan atmosferik. Semua elemen tersebut menjadi A Far Cry; empat nomor ambient berdurasi panjang yang terkadang cukup intens, dan cukup mendalam.

Tercatat tracklist album yang rilis pada tanggal 15 Januari ini diisi oleh track "when it rains, it pours," "call it a day," (yang sebelumnya sudah rilis sebagai single) "turning over a new leaf," dan "to see red."

Melalui album ini, juga melalui moniker Dzul, DF Ahmad "mencoba merangkum dan merefleksikan rangkaian peristiwa yang sudah ia alami selama satu tahun kebelakang," dikutip dari rilisan pers yang diterima.

Tidak berhenti di sana, "haus"-nya Dzul pun membuatnya ingin melebarkan A Far Cry ke audiens yang lebih luas. Di awal tahun 2020 ini, tepatnya di bulan Januari, ia memulai tur bertajuk a far cry beyond infinity. Tur tersebut akan menyambangi sejumlah negara di Asia.

Dzul Fawaid Ahmad adalah musisi dan produser kelahiran Blora, 22 Desember 1995. Sebagai musisi, ia tergabung dalam Tiderays, Sunlotus, Vice Versa, serta mengisi beberapa proyek musik sebagai session player dan kolaborator. Hingga kini, beberapa grup yang dinaunginya masih aktif membuat rilisan dan melakukan pertunjukan.

Dengarkan keutuhan album A Far Cry melalalui kanal Bandcamp dan Souncloud Dzul, atau langsung dengarkan di bawah ini:

0 COMMENTS

Info Terkait

superbuzz
47 views
superbuzz
41 views
superbuzz
66 views
superbuzz
69 views