bangkutaman

Manuver Musikalitas Bangkutaman di Single Terbaru, ‘Dinamika’

  • By: NND
  • Rabu, 9 September 2020
  • 242 Views
  • 2 Likes
  • 1 Shares

Sukses merilis album kolaborasi Dam Dam Pop bersama solois Harlan Boer di bulan Agustus kemarin, Bangkutaman, unit indie pop/folk rock yang mulanya terbentuk pada tahun 1999 di Yogyakarta, hadir dengan single baru. “Dinamika” judulnya, dan ia menjadi rilisan pertama mereka sejak melepas mini-album Rileks di tahun 2016.

Menilik singlenya, adapun durasi lima menit yang membuka perjalanan instrumental bernuansa jazz psychedelia bertemu neo-psychedelia, memberikan corak dan watak baru yang terbilang segar, terutama mengingat hadirnya dari Bangkutaman.

Ide di balik single ini hadir spontan. Muncul dari pola jazz standar yang bermuara menjadi track berisikan injeksi psikadelia, “Dinamika” mengkorporasikan alunan piano dan flute yang mendampingi gitar. Komposisinya pun disetir ke arah baru: Bangkutaman bermain jazz, dilengkapi dengan solo-solo serupa dari piano, flute, dan drum.

Single yang dirilis via Palm House Records ini mendapuk musisi tamu dalam penggarapannya. Ada Adra Karim di piano, Agustinus Panji Madika di flute, serta Dharmo Sudirman sebagai penata musik. Tidak lupa, ada juga Pandji Dharma dari Palm House di bangku produser.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

8 September 2020 Jam 12 Siang Pemutaran perdana Single 'Dinamika' Ekslusif di @pophariini #bangkutamandinamika

A post shared by bangkutaman (@bangkutaman_id) on

 

Bangkutaman merekam “Dinamika” dalam dua studio yang berbeda; pertama di Doors Studio, lalu lanjut ke Palm House untuk merekam piano Adra Karim, sedangkan proses mixing dan mastering juga dikerjakan di Palm House oleh Pandji.

Mengutip siaran pers yang diterima, konsep lagu “Dinamika” lahir dari sebuah “perasaan yang ingin mengasingkan diri dari dunia modern,” dilansir dari rilisan pers. Konsep itupun diterjemahkan oleh seniman visual Denisa Rahma menjadi artwork-nya.

“Single artwork Dinamika menggarap konsep mengasingkan diri dari digitalisme di era modern. Visualisasi dibuat dengan menggabungkan sosok humanoid dan unsur-unsur flora dan fauna melalui fotografi dan ilustrasi,” ungkap Denisa menjelaskan.

“Dengan palet warna yang cerah dan hangat, artwork ini menceritakan tentang seorang individu yang merasa dengan konsumerisme teknologi yang ia lakukan, tubuhnya mulai terasa seperti mesin, mukanya semakin pucat, karena itu, ia mencoba memulihkan dirinya dengan mencoba untuk menyatu kembali dengan alam, dimana tubuhnya pun akhirnya mulai kembali sehat.”

Menyusul dengan perilisan single ini secara digital, Bangkutaman juga membuat format fisik dari single ini dalam bentuk kaset, berisi single “Dinamika” dan sebuah lagu b-side yang tidak akan ditemukan di manapun. Kaset ini akan dicetak secara terbatas.

Single “Dinamika” adalah awalan dari sebuah album yang akan mereka siapkan selanjutnya. Ini menjadi album studio ketiga bangkutaman sejak Love Among The Ruins (2003) dan Ode Buat Kota (2010). Dengarkan di bawah ini:

0 COMMENTS