masker

Masker Jadi Merch Wajib di Kalangan Band dan Musisi

  • By: NND
  • Rabu, 2 September 2020
  • 307 Views
  • 1 Likes
  • 0 Shares

Di tahun 2020 ini, pandemi mewabah dan dampaknya pun bisa dirasakan oleh semua orang, sama halnya dengan industri musik. Ancaman penyebarannya pun memaksa banyak negara untuk menutup pagelaran musiknya masing-masing. Sejumlah festival, konser, gigs, hingga berbagai acara pun terpaksa ditunda, beberapa darinya bahkan terpaksa batal. Singkat kata, musisi kehilangan salah satu moda pendapatan terbesar mereka: live shows.

Meski begitu, masih ada pilar pemasukan yang tetap dapat bergulir meski ditengah pandemi. Ialah penjualan merch, dan bagi beberapa musisi/grup, ia menjadi penyokong hidup yang cukup mumpuni. Selama ini, merch musisi/band biasanya dikenal sebagai kaos, jaket, rilisan fisik, dan lain sebagainya, namun yang unik dari 2020 dan situasi pandemi, ialah merch baru yang sekarang semakin nge-tren. Apa lagi, selain masker.

Ya, sekarang ini, masker telah menjadi aksesoris wajib jika hendak pergi keluar. Apapun itu kebutuhannya, entah hanya ke warung, hingga ke kawinan sekalipun, masker sudah jadi protokol standar, setidaknya di Indonesia. Itu sebabnya, sekarang merch band pun banyak yang meluncurkan masker.

Nama-nama besar internasional sudah melakukannya semenjak awal mewabah keluar China. Korn dan Megadeth, misalnya, mereka menjadi dua grup besar yang meluncurkan merch resmi masker saat awal pandemi marak mewabah. Ada juga My Chemical Romance yang sudah memproduksi banyak masker untuk gelaran comeback mereka di padang pasir, yang naasnya harus dibatalkan. Meski begitu, maskernya pun menjadi relevan untuk dijual menjadi merch di masa-masa pandemi ini. Darinya, banyak band dan musisi yang turut menyusul, menyajikan masker sebagai merch resmi mereka.

Sekarang, coba saja kunjungi online store band favorit kalian, tidak sedikit yang menawarkan masker sebagai merch. Black Sabbath, Slipknot, Metallica, Lady Gaga, Katy Perry, The Weeknd, hingga Billie Eilish dan nama-nama besar lainnya sudah menjual masker, sama halnya dengan grup-grup underground atau arus samping di luar negeri.

Barangkali aman dikatakan bahwa di tahun 2020 ini, face mask is the new concert tees. Bukan tanpa alasan, kaos tur biasanya jadi penanda kehadiran–sertifikat non-resmi bahwa seorang penggemar berhasil hadir dan menyimak idolanya. Namun di era pandemi ini, saat gelaran musik harus menutup panggungnya, “tanda kehadiran” mana lagi yang lebih relevan selain masker. Ketika tidak ada tur, festival, konser, gigs, dan party, masker jadi penanda bahwa (setidaknya) seorang penggemar berhasil melewati tahun unik 2020 yang sangat berdampak pada industri musik, meski tanpa menyimak idolanya itu.

Skena musik Tanah Air pun juga menampilkan tren yang sama. Banyak band lokal–terutama mereka yang bergerak secara independen, mulai meluncurkan masker sebagai merch, atau sebagai hadiah giveaway ketika membeli merch lainnya seperti kaos, jaket, CD, dan lain sebagainya. SUPERMUSIC pun turut ambil peran dan telah berkolaborasi dengan beberapa musisi lokal untuk meluncurkan masker ekslusifnya sendiri!

Tercatat ada masker eksklusif SUPERMUSIC dengan The Upstairs, The SIGIT, dan yang terbaru adalah bersama Jason Ranti. Rangkaian kolaborasi merch merupakan bagian dari serial virtual concert terbaru SUPERMUSIC, yakni This Is My Wave Concert. Setelah kemarin berhasil menggelarnya bersama The Upstairs dan The SIGIT, besok kita akan menampilkan Jason Ranti, nih. Jadi jangan lupa untuk cek IG SUPERMUSIC untuk info lengkapnya, ya!

 
0 COMMENTS