Mengintip Masa Kejayaan Hardcore Punk Boston Lewat Buku 'XXX Fanzine'

  • By: NTP
  • Senin, 27 November 2017
  • 3730 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Zine xXx dikenal di era 80-an sebagai salah satu ‘kitab’ kancah hardcore dan punk bawah tanah di Boston, AS. Beberapa band yang diangkat dan ditulis oleh xXx nantinya menjadi ikon hardcore di kota Boston.

Pada bulan ini, buku berjudul xXx Fanzine (1983-1988) Hardcore & Punk in the Eighties yang berisi sejarah xXx akan dirilis. Buku setebal 288 halaman ini telah dirilis pada 10 November lalu.

Selain berisi sejarah kancah bawah tanah Boston, buku ini juga disertai album kompilasi Still Having Their Say yang memuat cover lagu-lagu band di kancah hardcore dan punk Boston. Kompilasi ini disiarkan secara gratis di akun YouTube Bridge Nine Records.

[bacajuga]

Kompilasi Still Having Their Say menampilkan beberapa cover nomor klasik hardcore, seperti “Fix Me” dari Black Flag, dibawakan Letlive, “Safe” dari Dag Nasty dibawakan H2O, “Man in the Trees” dari Die Kreuzen dibawakan Voivod, juga "When the S--t Hits the Fan" dari Circle Jerks yang dibawakan oleh Fu Manchu.

“Setelah mengerjakan materinya selama empat tahun bersama Chris Wrenn dari Bridge Nine, rasanya aneh saat menerima buku ini di tangan saya! Bagi saya, buku ini akhirnya melengkapi banyak hal di hidup saya. Buku ini juga menceritakan kisah yang lebih besar ketimbang hanya menulis ulang zine hardcore ini,” papar Mike Griter, penulis utama dan editor buku xXx.

“Di masa itu, saya menerbitkan sendiri xXx sambil menyaksikan kancah musik berkembang. Seorang punk menjadi musisi dan penulis lagu. Beberapa sub-genre seperti metal-punk crossover, youth crew, dan pertumbuhan indie rock dimulai saat itu. Masa-masa itu sungguh inspiratif untuk diamati,” imbuhnya.

0 COMMENTS

Info Terkait

superbuzz
380 views
supernoize
695 views
superbuzz
326 views
superbuzz
966 views